Fanfiction Barbie Hae Sequel Chapter 3

BARBIE HAE SEQUEL COVER FANFICTION KIHAE SIHAE KYUHAE KIBUM DONGHAE ROMANCE FLUFF NC17 MATURE CUTE

Title : Barbie Hae Sequel
Author : Nazimah Elfish
Pairing : KiHae
Cast : Kim Kibum, Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Kim Heechul, Kim Ryeowook, Choi Siwon, Park Jung Soo, Cho Ahra
Rating : T-M
Genre : Romance, Fantasy, Family
Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa
Summary : Baca Barbie Hae dulu biar bisa lebih mengerti FF ini, (kategori : Fanfiction)
Waring : Gender switch! Cerita tidak masuk akal! Cerita pasaran!
.
.
Tidak suka, tidak usah dibaca
.
.

Sebelumnya ….
.
.
“Nanti kau akan kuperkenalkan pada kedua noonaku.” Ucap Kibum membuat jilatan Donghae pada ice cream coklatnya berhenti.
“Jinjja?” tanya Donghae, Kibum mengangguk masih menatap lurus ke depan.
“Kapan?”
“Setelah ini.”
“Uhuk… uhuk…”
“Waeyo nae Barbie?”
“Setelah ini? Tapi aku belum siap!” protes Donghae membuang ice creamnya begitu saja ke tanah, Kibum menghela nafas maklum kemudian mengambil sapu tangan yang selalu dibawanya untuk menghilangkan ice cream di mulut Donghae.
“Kau tenang saja! Aku yakin semua akan baik-baik saja!” Kibum berusaha meyakinkan Hae dengan menggenggam jemarinya erat.
Hae menolehkan wajahnya pada Kibum yang tersenyum manis padanya, sesaat Hae ragu namun ia akhirnya membalas senyum itu dan meletakkan kepalanya di pundak sang kekasih.
“Ne, aku percaya padamu sayang.” Kibum tersenyum mendengarnya, ia kemudian meletakkan kepalanya di atas kepala Hae. Mereka pasangan yang manis dan romantis bukan?

.
.
.
Chapter 3
.
.
.
Barbie Kim’s Shop…
.
.

“Anneyoung haseyo Heechul noona!” sapa Kyuhyun ramah saat datang ke toko Barbie milik keluarga Kim.
“Kyu? Ada perlu apa hmm?” tanya Heechul tidak kalah ramah pada Kyuhyun.
“Aku ingin membeli boneka Barbie untuk Ahra noona.” Jawab Kyuhyun.
“Kalau begitu kau beruntung Kyuhyun-ah! Kebetulan ada stok Barbie yang baru datang hari ini, sebentar ya!” ujar Heechul girang meninggalkan Kyuhyun, Kyuhyun berjalan mengekori.
“Kibum hyung mana noona?” tanya Kyuhyun sambil melihat-lihat boneka Barbie yang ada.
“Dia sedang keluar Kyuhyun-ah!” jawab Heechul tampak sibuk memperhatikan koleksi barbienya, Kyuhyun menyerigai.
“Apa noona tahu jika Kibum hyung punya yeojachingu?” tanya Kyuhyun lagi.
Heechul menghentikan aktivitasnya, ia memandang bingung Kyuhyun, “yeojachingu? Dia tidak pernah bercerita jika ia mempunyai yeojachingu!” Jawab Heechul membuat raut wajah Kyuhyun sedikit mengeras.
“Jinjja? Dia membawa yeojachingunya bernama Donghae saat pesta ulang tahun Ahra noona.” Adu Kyuhyun.
“Siapa tadi nama yeoja itu?” tanya Heechul, sepertinya nama itu tidak asing di telinganya.
“Donghae.”
“Dong…hae?” tanya Heechul ragu, Kyuhyun mengangguk. Heechul Nampak berpikir.
“Jadi dia memberi nama Barbie itu dari nama yeojachingunya.” Celetuk Heechul membuat kening Kyuhyun berkerut.
“Barbie? Maksud noona, Kibum hyung punya boneka Barbie?” tanya Kyuhyun ragu, ia merasa aneh seorang namja memiliki Barbie.
‘Barbie kan mainan anak perempuan!’ batin Kyuhyun.
“Ne, dia punya sebuah boneka Barbie bernama Hae, mungkin nama itu adalah panggilan untuk Donghae.” Tebak Heechul.
Entah kenapa Kyuhyun teringat akan Donghae ketika Heechul membenarkan jika Kibum memiliki boneka Barbie.
‘Ish! Apa yang kupikirkan?’ rutuknya dalam hati.
‘Bagaimana mungkin aku membayangkan Barbie milik Kibum itu Donghae?’ lanjutnya, Kyuhyun menggelengkan kepalanya, mengenyahkan pikiran yang ia anggap konyol.
‘Mungkin karena dia yang berpenampilan layaknya Barbie saat di pesta!’ ucapnya lagi dalam hati.
“Jadi Kibum hyung sama sekali tidak pernah memperkenalkan yeojachingunya?” tanya Kyuhyun kembali fokus pada tujuan awalnya, Heechul menggeleng.
‘Sial!’ umpatnya tentu dalam hati.
“Ya sudah kalau begitu, aku hanya bertanya. Aku membeli Barbie yang ini saja.” Kata Kyuhyun mengambil Barbie yang ada di dekatnya, sebenarnya ia hanya asal memilih Barbie.
“Ini.” Setelahnya Kyuhyun memberikan beberapa lembar uang pada Heechul.
“Terima kasih Kyuhyun-ah!” ucap heechul setelah menerima uang Kyuhyun.
“Ne, sama-sama noona!” setelahnya Kyuhyun keluar dari toko Heechul dengan wajah masamnya.

.
.
DUUKK…
.

Ia menutup pintu mobilnya kasar, “Sial!” umpatnya memukul setir.
“Bagaimana bisa aku merebut Donghae jika aku sendiri tidak mengetahui identitasnya?! Dimana dia tinggal?!” ia kembali mengumpat, pandangannya kemudian teralih pada boneka Barbie yang dibelinya tadi. diraihnya Barbie itu, diperhatikannya seksama.
“Untuk apa aku membeli ini? Aku tidak akan mau membelimu kalau bukan karena ingin mencari tahu tentang yeoja itu!” ketusnya melampiaskan amarah, dilemparkannya Barbie yang masih berada dalam kotaknya itu ke tempat sampah yang kebetulan ada di dekat mobilnya.
.
.
BRUUUMM…
Dan mobil Kyuhyun pun melaju meninggalkan toko Barbie tersebut.
.
.
Berselang beberapa menit kemudian …
.
.
Tampak Ryeowook membawa sekantung plastik besar di tangannya menuju tempat sampah.
Ia menepukkan kedua telapak tangannya setelah membuang sampah, pandangannya kemudian tertuju pada sebuah objek yang menurutnya menarik.
“Eh?” ujarnya kaget melihat boneka Barbie yang masih terbungkus ada di dekat tempat sampah.
“Siapa yang membuang boneka Barbie?” tanyanya pada sendiri, ia melihat sekitar, tidak ada siapa-siapa.
“Lebih baik kubawa masuk saja!” putusnya kemudian melangkahkan kakinya ke dalam toko.
.
.
“Bummie…” panggil Hae, saat ini mereka sudah ada di depan toko Barbie milik keluarga Kibum.
“Hmm?” tanggap Kibum menoleh, Hae tampak gelisah, terlihat dari jemarinya yang meremas ujung rok selutut yang dipakainya.
“Aku takut!” adunya membuat Kibum tersenyum, diusapnya rambut yeojachingunya itu sayang. Hae memang sering melihat Heechul dan Ryeowook, namun keduanya tidak pernah bertemu Hae sebelumnya selain ketika Hae berbentuk Barbie.
“Tenang saja, ada aku!” ujar Kibum, Hae tersenyum menanggapi.
“Kita keluar oke?” tanya Kibum, Hae mengangguk kemudian keduanya keluar dari mobil Kibum.
.
.
“Kibummie?” panggil Ryeowook pada Kibum dan Hae yang membelakanginya.
“Noona?” tanggap Kibum berbalik, begitupun dengan Hae.
Ryeowook menatap Hae dari kepala hingga kaki, rasanya ia pernah melihat pakaian yang persis dikenakannya yeoja ini,, rambutnya juga tidak terasa asing.
‘Ini seperti yang dipakai Barbie milik Kibum tadi pagi.’ Ujar Ryeowook dalam hati.
Hae ikut menatap dirinya sendiri karena Ryeowook yang terus memandangnya dengan pandangan bingung. Gaun putih polos selutut dilapisi cardingan lengan panjang yang berwarna kuning muda, flat shoes berwarna putih ((jangan lupa latar waktu chap kemarin sama chap ini sama jadinya Hae tidak perlu berganti pakaian)), hanya saja ikat rambut yang mengikat rambutnya ia lepas, berganti bando berwarna senada dengan cardigannya.
‘Tidak ada yang aneh!’ ucap Donghae dalam hati. Namun pandangan bingungnya berganti dengan pandangan kaget saat melihat Barbie yang ada di tangan Ryeowook.
“Noona, kenalkan ini Donghae. Donghae, ini noona keduaku, namanya Ryeowook noona.” Ucap Kibum.
“Oh ne!” jawab Ryeowook terkejut, ia tersenyum menatap Hae.
“Namaku Ryeowook!” ucapnya riang.
“Donghae.” Jawab Hae tersenyum setelah mengalihkan pandangannya dari Barbie yang ada di tangan Ryeowook.
“Kau sangat manis Donghae!” ungkapnya jujur, ia bahkan mencubit gemas sebelah pipi Donghae, mungkin jika sebelah tangan Ryeowook tidak memegang kotak berisi Barbie, pastilah kedua tangannya ia gunakan untuk mencubit pipi Donghae. Donghae hanya meringis namun ia masih tersenyum menanggapi perlakuan Ryeowook padanya.
“Dia yeojachinguku.” Ucapan Kibum membuat Ryeowook menoleh padanya.
“Benarkah?” tanya Ryeowook tidak menyembunyikan rasa terkejutnya.
“Ne!” jawab Kibum mantap juga bangga, Donghae yang tepat berada disampingnya memukul lengan Kibum pelan, tentu Donghae malu mendengarnya namun ia masih saja tersenyum.
“Kau yang beruntung atau Donghae yang sial ya memiliki namjachingu sepertimu?” goda Ryeowook membuat Kibum melotot, Ryeowook dan Donghae terkikik melihatnya.
“Ahahahaha, sudahlah ayo kita masuk!” ajak Ryeowook kemudian, ia melangkah masuk terlebih dahulu diikuti Kibum juga Donghae.
.
“Donghae-ah, kau ingin minum apa?” tanya Ryeowook setelah Hae duduk di sofa yang ada di rumahnya, bagian depan adalah toko Barbie, sedangkan jika masuk lebih dalam maka dapat kita temui peralatan rumah tangga.
“Tidak perlu.” Jawab Donghae ramah.
“Kalau begitu aku menaruh Barbie ini dulu, Kibummie jangan macam-macam pada yeojachingumu yang manis ini!” kembali Ryeowook menggoda Kibum, Kibum hanya mengangkat kedua jempolnya untuk Ryeowook, tak lupa ia menampilkan killer smilenya.
Donghae terus memperhatikan Barbie yang ada di tangan Ryeowook sampai yeoja itu menghilang di balik tembok. Ia sudah sangat sering melihat boneka Barbie, mamun kali ini ia merasa ada sesuatu yang lebih dari Barbie yang baru dilihatnya tadi. Instingnya mengatakan ada yang berbeda dengan Barbie itu, namun Donghae tidak dapat memastikannya secara pasti, setidaknya mungkin belum.
“Ada apa?” tanya Kibum khawatir, ia merasa ada yang aneh dengan Hae yang terus mendiamkannya.
“Tidak, aku hanya gugup!” jawab Donghae tersenyum canggung. Kibum menggenggam jemarinya, seakan memberi kekuatan untuk Donghae.
.
.
“Kibum?” panggil Heechul saat memasuki ruang tengah rumahnya, tautan tangan KiHae otomatis terlepas.
“Heechul noona, kenalkan ini Donghae yeojachinguku dan Donghae ini Heechul noona, noona pertamaku.” Ucap Kibum berdiri menghampiri Heechul, setelahnya Donghae ikut menghampiri Heechul.
“Donghae.” Ucapnya menjabat tangan Heechul.
“Heechul, panggil saja eonnie!” jawabnya ramahnya.
‘Jadi ini yang namanya Donghae!’ batin Heechul.
“Aigooo, kau sangat imut Donghae-ya!” puji Heechul mencubit kedua pipi Donghae gemas. Donghae meringis sakit, kalau boleh ia berkata jujur cubitan Heechul terasa lebih kuat dibandingkan Ryeowook tadi.
Sepertinya sudah jelas jika Heechul dan Ryeowook menyukai Donghae pada pandangan pertama.
Kibum? Ia pun ikut meringis melihat tingkah ‘kejam’ noona tertuanya pada sang kekasih.
Setelah Heechul melepas cubitannya, Donghae menangkupkan telapak tangannya pada kedua pipinya yang pasti sudah memerah, tindakan refleksnya ini membuat heechul dan Kibum semakin gemas padanya.
“Kyaa! Kau pantas menjadi ikon Barbie disini!” puji Heechul lagi mengacak rambut Donghae gemas.
“Eh?” Kibum dan Donghae melongo mendengarnya, mereka hanya dapat tersenyum canggung.
“Kenapa berdiri saja? Ayo duduk Donghae-ya!” ujar Heechul menarik lengan Donghae semangat menuju sofa.
Heechul memandang Donghae sambil tersenyum, ‘kenapa aku merasa pernah melihatnya ya?’ batin Heechul kemudian.
‘Ah mungkin hanya perasaanku saja!’ lanjutnya lagi. Kembali ia menangkupkan kedua telapak tangannya pada pipi chubby dan pink Donghae, bukan mencubitnya tapi menepuk-nepukkan tangannya pelan. Heechul tampak senang melakukannya, sedangkan Donghae hanya bisa pasrah menerima semua perlakuan aneh dari kedua noona Kibum tersebut.
“Silahkan diminum!” ucap Ryeowook menghidangkan secangkir teh dan beberapa toples yang berisi cemilan pada Donghae, Donghae hanya tersenyum manis menanggapi.
“Jadi sudah berapa lama kalian berpacaran?” tanya Heechul tidak sabar pada Donghae, Ryeowook mengangguk setuju dengan pertanyaan Heechul.
“Setahun.” Jawab Donghae kemudian tersenyum manis.
.
PLETAK!
PLETAK!
.
Donghae kembali meringis, bukan karena ia yang menjadi korban jitakan Heechul dan Ryeowook, tapi Kibum, kekasihnya lah yang mendapat dua jitakan ‘manis’ tersebut.
“Aaauww, Appo!” ringis Kibum memegangi kepalanya.
“Kenapa kalian menjitakku eoh?” protes Kibum menatap tak suka pada kedua noonanya.
“Salahmu sendiri Kim Kibum! Bagaimana bisa kau menyembunyikan makhluk semanis ini dari kami selama setahun huh?” rutuk Heechul menunjuk Donghae, yang ditunjuk hanya nyengir.
“Aku setuju denganmu eonnie!” timpal ryeowook kemudian.
“Aku hanya mencari waktu yang tepat saja noona!” bela Kibum.
.
.
.
Di mobil Kibum …
“Huuffh..” baik Kibum dan Donghae menghela nafas lega, pertemuan Hae dengan Heechul dan Ryeowook berjalan lancar, sangat lancar malah.
Heechul dan Ryeowook jauh lebih aktif berbicara dibandingkan dengan Donghae, mereka menceritakan kekonyolan Kibum saat masih anak-anak membuat Kibum protes karena masa lalunya dibongkar dihadapan yeojachingunya, sontak membuat keempatnya tertawa riang.
.
“Tidak buruk bukan?” tanya Kibum pada Donghae, Donghae mengangguk tidak lupa tersenyum.
“Hari ini adalah hari yang indaaaah sekali!” sahut Donghae membuat Kibum tertawa.
.
.
.
Kamar Kibum …
“Hati-hati!” bisik Kibum saat ia membantu Hae memasuki kamarnya lewat jendela. Salahkan Hae yang tidak bisa berubah wujud kapanpun dia inginkan.
.
HAP
.
Donghae berhasil memasuki kamar kibum, setelahnya Kibum dengan mudahnya memasuki kamarnya lewat jendela.
“Euunghh, aku lelah!” ungkap Hae mendudukkan dirinya di ranjang. Kibum tersenyum aneh kemudian ikut mendudukkan dirinya di sebelah sang Barbie dan merangkulnya.
“Kau masih punya hutang padaku!” peringat Kibum membuat Hae menoleh.
“Hutang?” tanyanya memiringkan kepalanya, kibum mengangguk.
“Apa?” tanyanya lagi, namun ia mengerti saat kibum yang mencium bibirnya lembut. Hae mendorong dada Kibum membuat ciuman lembut keduanya berakhir.
“Aku ingin mandi!” ujar Hae beranjak menuju kamar mandi. Kibum lagi-lagi tersenyum aneh mendengarnya.
“Memangnya kau bisa mandi sendiri eoh?” tanya Kibum masih tersenyum, sukses membuat Donghae yang hanya memerlukan satu langkah lagi untuk memasuki kamar mandi terhenti, ia berbalik.
“Kau ikutlah!” sahutnya, Kibum dengan cepat menghampirinya.
.
.
.
Setengah jam kemudian …
.
Ceklek
.
Seperti biasa Kibum selalu menggendong tubuh lemas Hae ala bridal style jika keluar dari kamar mandi. Bukannya merasa segar, Hae malah merasa tubuhnya semakin lelah setelah mandi. Salahkan Kibum yang selalu tidak bisa menahan diri untuk menyerangnya saat membersihkan tubuh.
.
.
“Kau tidak boleh tidur dulu chagiya!” bisik Kibum tepat di telinga Hae saat yeoja itu hendak membaringkan tubuh letihnya, berniat memejamkan matanya yang terasa berat.
“Aku lelaaahh…” rengek Hae kemudian menjatuhkan tubuhnya ke kasur yang terasa berkali lipat lebih empuk dari biasanya. Kibum hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, Hae sangat menggoda saat ini baginya.
.
.
Baru saja Hae memejamkan matanya, ia melenguh karena lidah dan tangan nakal namjachingunya.
“Ahahahahhahahah…” dan ia tertawa terbahak saat Kibum yang mengusilinya dengan cara menggelitiki tubuhnya.
“Hahaha Kibum ahahahha hentihkanh hahaha” pintanya disela tawa yang tidak Kibum dengarkan, ia bahkan semakin asyik menggelitiki Hae.
.
.
Sementara itu diluar kamar Kibum…
.
.
Heechul mempertajam pendengarannya saat telinganya menangkap suara tawa dari dalam rumahnya. Ia berjalan mencari darimana suara itu berasal. Ia berhenti di depan kamar adik bungsunya.
Heechul menggeram saat ia yakin suara itu berasal dari kamar Kibum terlebih suara tawa itu adalah suara seorang yeoja.
.
.
Duk… duk… duk…
.
Heechul menggedor pintu kamar adiknya kasar, iapun menekan-nekan kenop pintu. Kibum beruntung karena pintu kamarnya terkunci.
“Huusstttt!” seru kibum membekap mulut Hae dengan sebelah tangan.
“Kim Kibum buka pintunya!” teriak Heechul dari luar kamar.
Duk… duk… duk…
Dan kembali suara gedoran terdengar, Kibum mengedarkan pandangannya panik. Dengan cepat ia menghampiri lemari pakaian dan dibukanya lebar pintu itu, ia kemudian mengangkat tubuh Hae ala bridal style dan tanpa berpikir, namja itu langsung saja memasukkan Hae ke dalam lemari, menutupnya, dan tak lupa menguncinya.
.
.
Ceklek
.
.
“Ada apa noona?” tanya Kibum pura-pura tidak tahu. Tanpa menjawab, Heechul langsung saja memasuki kamar adiknya dan mengedarkan pandangannya.
“Kau ikut denganku!” perintah Heechul menarik pergelangan tangan Kibum keluar dari kamar tidurnya.
.
.
Blaaamm
Dan suara pintu yang ditutup dengan kasar pun terdengar.
.
.
Beberapa saat kemudian…
Didalam lemari …
.
Duk… duk… duk…
“Hiks… hiks… Kibummie!”
Duk… duk… duk…
“Bukaaaa!”
.
.
.
TBC
.
.
Bagaimana?
Jujur, saat aku membayangkan Hae terkunci dalam lemari aku merasa kasihan, tapi setelah itu aku tertawa#ditimpuk elfish.
.

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Barbie Hae Sequel, Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Heechul & Ryeowook sadis banget cubit2 Hae… saking gemesnya kali yah.😀
    Tiada hari tanpa mesum nih Kibummie… aigooo abis super duper gemesin sih yah Barbie Hae. Jd pengen punya Barbie Hae… beli dimana yah hahaha :’))))

    Suka

  2. kibum jahat !!!
    masa hae pake dikurung sih
    hae kan takut gelap
    #soktau

    hee udah curiga sama kihae
    gimana ntar kalo hee tau kalo hae itu barbie kibum?

    #suka

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: