Fanfiction Datang, Pergi, dan Kembali chapter 2

Title                      : Datang, Pergi, dan Kembali

Author                 : Nazimah Elfish

Pair                       : KyuHae or KiHae ?

Cast                      : Lee Donghae, Cho Kyuhyun, Kim Kibum, Park Jung Soo, Kim Young Woon, Kim Heechul, Tan Hangeng

Rating                  : T-M

Genre                   : Romance, Hurt/Comfort, drama, angst

Disclaimer          : Tuhan Yang Maha Esa

Summary            : Kibum dan Donghae adalah sepasang kekasih, tapi semua berubah rumit ketika Kyuhyun datang dan mengungkapkan kebenaran tentang Donghae yang tidak diketahui Kibum sebelumnya.

Warning               : Gender Switch! Crack pair except KangTeuk and Hanchul, gaje

 

 

 

 

 

Tidak suka, tidak usah dibaca ..

 

 

Sebelumnya …

 

Flashback

 

“Kyuuu,, aku tahu ini pasti kau kan? Mengaku sajalah Cho Kyuhyun!” pekik Donghae seraya memegang dua belah telapak tangan yang menutupi pandangannya. Kyuhyun tertawa kemudian melepaskan pegangan tangannya dari wajah –lebih tepatnya area mata- Donghae, setelahnya ia mengambil sebuah boneka ikan berwarna jingga dan putih –Nemo.

“Ini untukmu.” Ucapnya, Donghae kemudian menatap boneka yang disodorkan Kyuhyun padanya, sedetik kemudian ia tersenyum lebar dengan matanya berbinar menatap boneka ikan yang ada di film kartun yang begitu digemarinya –yang kelak akan menjadi boneka kesayangannya-.

“Nemo! Untukku?” Kyuhyun mengangguk.

“Jeongmal gomawo chagiyaaa!!” setelahnya Donghae memeluk Kyuhyun erat.

Flashback end

Air mata menetes di pipi Kyuhyun, namun ia tersenyum melihat keceriaan yang tidak pernah lagi ditampakkan yeoja yang dicintainya itu padanya, meski keceriaan itu untuk orang lain.

 

 

 

 

 

 

Chapter 2

 

 

Berhari-hari Kyuhyun selalu mengikuti kemana saja Donghae pergi. Dan Kyuhyun akan mendengus sebal jika Donghae bertemu dengan Kibum si namja yang tidak jelas –menurut Kyuhyun.

 

 

Kediaman Keluarga Lee …

 

Seperti biasa, Kyuhyun baru akan merasa tenang dan kembali ke rumahnya jika ia sudah memastikan Donghae memasuki pintu kediaman Lee dengan selamat. Namun kali ini berbeda, ia ingin sesuatu yang lebih. Setelah yakin ia memberanikan diri untuk ikut memasuki rumah mewah tersebut.

 

Donghae memasuki kamarnya dengan riang hingga ia lupa untuk mengunci pintu kamarnya. Ia tersenyum-senyum sendiri ketika mengingat yang terjadi di taman dimana Kibum yang terus memujinya hari ini.

 

“Aku bisa gila!” serunya menatap cermin dengan menangkupkan kedua telapak tangan ke wajahnya.

“Ini semua karena kau, Kim Kibum!” lanjutnya lagi seraya menjatuhkan tubuhnya ke kasur empuk miliknya. Ia meraba bibirnya sendiri dengan masih tersenyum, membayangkan Kibum yang mengecupnya disana.

“Kyaaaa!! Aku benar-benar sudah gila!” pekiknya membenamkan wajah pada bantal.

 

 

 

Sementara itu di ruang tengah …

 

“Kyuhyun?” panggil Leeteuk pada seorang namja yang memasuki rumahnya.

“Eomma, anneyong.” Sapa Kyuhyun ramah, Leeteuk memeluknya.

“Aku ingin menemui Donghae, eomma.” Kyuhyun mengatakan keinginan secara langsung pada Leeteuk.

“Kau yakin?” tanya Leeteuk khawatir mengusap rambut Kyuhyun, yang ia anggap layaknya anak kandung. Kyuhyun mengangguk.

“Baiklah, dia ada di kamarnya.” Setelahnya Kyuhyun mengecup pipi Leeteuk cepat dan menaiki tangga, menuju kamar Donghae.

 

 

Di depan kamar Donghae …

 

Kyuhyun memantapkan hatinya, ia merasa ragu untuk memasuki kamar yeoja itu. Perlahan ia mengetuk pintu kamar yang bertuliskan Hae’s Room, tapi tidak ada jawaban, ia akhirnya menekan kenop pintu yang ternyata tidak terkunci.

“Eh?” gumamnya mengerutkan kening. Ia kemudian melangkah masuk ke dalam kamar itu. Dapat dilihatnya Donghae yang tertidur menyamping, membelakangi Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum, ia semakin mendekati Donghae. Beberapa saat kemudian namja itu telah mendudukkan dirinya disamping Donghae, diusapnya rambut itu lembut.

“Euungh …” lenguh Donghae yang sebenarnya tidak benar-benar tertidur mengingat ia yang baru saja terlelap tadi, Kyuhyun kembali tersenyum. Diluar dugaan Kyuhyun, Donghae malah terbangun disaat ia yang hendak meninggalkan kamar tersebut.

“Kau siapa?” tanya Donghae pada Kyuhyun yang membelakanginya, hendak keluar dari kamarnya.

 

Deg

 

Kyuhyun tertegun. Perlahan Kyuhyun membalikkan tubuhnya membuat mata Donghae membelalak kaget.

“SEDANG APA KAU DISIMMMMMPPHH …” Kyuhyun segera membekap mulut Donghae dengan sebelah tangannya ketika yeoja itu meneriakinya. Pandangan mata keduanya bertemu dengan Donghae yang terduduk di ranjangnya dan Kyuhyun yang mencondongkan tubuhnya pada Donghae, tangannya masih membekap mulut Donghae.

 

Setelah merasa Donghae tenang, Kyuhyun melepaskan tangannya yang membekap mulut yeoja itu tanpa melepaskan kontak mata keduanya. Baik Kyuhyun maupun Donghae tidak ingin melepaskan tatapan keduanya dengan debaran jantung yang dipompa semakin cepat.

Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajah keduanya membuat bibirnya dan bibir Donghae menempel. Beberapa detik berlalu dan bibir itu masih menempel hingga Kyuhyun melumat pelan bibir itu dan menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan menyamankan posisi bibirnya kini.

 

Seakan terhipnotis dan melupakan rasa bencinya pada Kyuhyun, Donghae menurut saja ketika namja itu mendorong tubuhnya pelan agar berbaring dengan Kyuhyun berada diatasnya.

 

 

Leeteuk menyipitkan mata ketika penglihatannya menangkap pintu kamar putrinya tidak tertutup rapat. Ia berjalan menghampiri pintu tersebut dan Leeteuk menahan nafas ketika ia berada di ambang pintu, disuguhkan dengan pemandangan yang seharusnya tidak ia lihat meski pelakunya adalah anaknya sendiri, walaupun pakaian keduanya masih terpasang lengkap di tubuh masing-masing.

 

Leeteuk memperhatikan pergerakan Kyuhyun dan Donghae dalam diam tanpa berniat menghentikan perbuatan keduanya, ia hanya menggenggam kenop pintu erat. Mata Leeteuk membelalak ketika Kyuhyun yang mulai menggesekkan bagian bawah tubuhnya dengan bagian bawah tubuh Donghae, membuat yeoja itu melenguh nikmat.

 

Leeteuk menggeram ketika melihat Donghae yang mulai kehabisan nafas dan memberontak bahkan terisak pelan, tapi Kyuhyun tidak mempedulikannya seolah menulikan pendengarannya.

“CHO KYUHYUN!” gumam Leeteuk penuh penekanan, Kyuhyun langsung berdiri dan menjauhkan dirinya dari tubuh Donghae. Namja itu meringis pelan mendapati Donghae yang kini terduduk dengan linangan air mata mengalir di pipinya, langsung saja Leeteuk mendekap tubuh Donghae.

“Hiks… aku takut… hiks…” isak Donghae dalam dekapan Leeteuk.

“Tenanglah… eomma disini.” Seru Leeteuk berusaha menenangkan Donghae.

“Keluarlah!” perintah Leeteuk dingin tanpa melihat Kyuhyun, tanpa perlu dua kali diperintah namja itu keluar dari kamar Donghae.

 

 

“Uuughh…” ringisnya pelan setelah menutup pintu kamar Donghae, sesuatu dibalik celananya sudah bangun rupanya, membuat Kyuhyun harus pergi ke kamar mandi untuk menenangkan organ vitalnya.

 

 

Di dalam kamar mandi …

 

“Aaahh…” desah Kyuhyun nikmat setelah mencapai orgasme. Beberapa bulan ini ia memang memilih untuk menyentuh dirinya sendiri daripada tubuhnya disentuh oleh yeoja-yeoja diluar sana, terlebih ketika berada di Jepang  –pengecualian untuk Donghae.

 

Flashback

 

“Kyu, bagaimana?” tanya Donghae keluar dari kamar mandi. Kyuhyun menatapnya tanpa bisa mengedipkan matanya.

“Ke…Kenapa menatapku seperti itu?” tanya Donghae gugup kemudian menundukkan kepalanya, menutupi wajahnya yang memerah.

Kyuhyun beranjak menuruni ranjang dan mendekati Donghae. Diangkatnya dagu yeoja yang kini didepannya, memaksa pandangan keduanya bertemu.

“Karena kau begitu indah dimataku, selalu.” Kyuhyun tersenyum penuh arti, membuat Donghae tersenyum malu dan menepis tangan Kyuhyun.

“Gombal!” sungutnya dengan wajah yang masih memerah, Kyuhyun terkekeh.

“Aku serius!” belanya menangkupkan kedua telapak tangannya pada pipi Donghae.

Entah siapa yang memulai, keduanya saling mencumbu sekarang. Dan di detik lain gaun tidur selutut dengan kerah lebar yang dikenakan Donghae telah jatuh teronggok di kakinya.

 

Flashback end

 

 

Kyuhyun tersenyum kecil mengingat kenangan indahnya bersama Donghae, terlebih mengingat kepolosan yeoja itu.

 

 

Flashback

 

“Aaawww…” Donghae meringis pelan merasakan sakit di bagian selatan tubuhnya. Ia menatap Kyuhyun yang telah memejamkan mata disampingnya.

 

Donghae menyibak selimut yang menutupi tubuhnya sendiri, ia penasaran seperti apa sperma itu?

 

“Aaaaaa…” jeritnya membuat Kyuhyun yang baru saja terlelap kembali membuka matanya lebar. Setelahnya ia mendekap Donghae yang terlihat sangat terkejut.

“Ada apa chagiya?” tanya Kyuhyun panik, ia ciumi pucuk kepala Donghae guna menenangkan yeoja yang berada dalam dekapannya itu.

Donghae membenamkan kepalanya di dada Kyuhyun, takut-takut ia menunjuk salah satu bagian dari kasur mereka.

“Da…darah.” Sahutnya membuat kening Kyuhyun berkerut. Ia mengikuti arah jari telunjuk Donghae, di detik berikutnya ia tersenyum geli. Semakin didekapnya erat tubuh Donghae.

“Gewenchana. Kau ini seperti tidak pernah belajar pelajaran Biologi di sekolah saja!” ucapnya tertawa geli.

“Bu…bukannya begitu. Aku cuma terkejut saja!” jawab Donghae semakin menyamankan dirinya dalam dekapan Kyuhyun.

“Karena kau telah mengganggu tidurku, jadi kau harus mendapat hukuman!” seru Kyuhyun menyerigai membuat kening Donghae berkerut.

“Hukuman?” tanyanya bingung.

 

 

 

“Aaahh…” desah Donghae karena tangan usil Kyuhuyun yang memainkan buah dadanya.

“Hukumannya adalah, layani aku lagi chagiya. Kita lihat, sejauh mana kau bisa melayaniku.” Bisik Kyuhyun seduktif di telinga Donghae membuat yeoja itu bergidik.

 

 

 

Flashback end

 

Duk… duk… duk…

 

Ketukan –atau gedoran- dari luar kamar mandi berhasil mengembalikan Kyuhyun dari pikiran kotornya. Kyuhyun yang dapat menebak siapa pelaku penggedoran pintu kamar mandi mengenakan celananya dengan cepat.

 

Cklek

 

“Eomma?” tanya Kyuhyun gugup.

“Ikut aku!” seru Leeteuk dingin dan berjalan meninggalkan Kyuhyun, Kyuhyun berjalan mengekori.

 

 

“Mianhae, jeongmal mianhae.” Kyuhyun membuka suara setelah hening lama mendera antara ia juga Leeteuk.

“Aku sama sekali tidak bermaksud…”

“Gewenchana, eomma mengerti!” potong Leeteuk membuat Kyuhyun kembali menunduk.

Leeteuk menghela nafas, “harusnya kau lebih bisa mengendalikan emosimu nak.” Ucapnya lembut.

“Mianhae, ini salahku. Aku, aku tidak bisa menahan diriku.” Sesal Kyuhyun lagi.

“Andai kau lagi-lagi tidak bisa mengendalikan nafsumu dan eomma tak ada disana tadi, bisa dipastikan Donghae akan semakin membencimu!” ucap Leeteuk dingin, Kyuhyun semakin merasa tersudut.

 

Flashback

 

Donghae keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju mandinya saja.

“Kau? BAGAIMANA BISA KAU MEMASUKI KAMARKU HAH?” seru Donghae keras pada Kyuhyun yang berada dalam kamarnya, padahal seingatnya ia sudah mengunci pintu kamarnya sebelum memasuki kamar mandi beberapa belas menit yang lalu.

Bukannya menjawab, Kyuhyun malah memandangi tubuh Donghae dari bawah hingga atas membuat Donghae risih. Donghae melangkah mundur ketika Kyuhyun yang terus mendekatinya dengan tatapan yang eerr… lapar.

 

“Le…pas…kan!” seru Donghae yang tidak diindahkan Kyuhyun yang terus menggerayangi tubuhnya. Namja itu bahkan melepas pengikat baju mandi tersebut dengan paksa membuat Donghae menangis karena ketakutan.

 

Semenit kemudian …

 

BRAAKKK

 

Kangin, pelaku pendobrakan pintu kamar menarik kerah belakang baju Kyuhyun dan menyeretnya paksa keluar kamar.

“Gewenchana chagiya! Kau tidak perlu takut lagi!” seru Leeteuk menenangkan putrinya bersama Heechul, eomma  Kyuhyun.

 

Diluar kamar …

 

BUGH

 

Kangin meraih kerah baju Kyuhyun dengan amarah yang sudah sampai ke ubun-ubun, tapi ia melepaskan kerah itu begitu saja mengingat penyebab namja bermarga Cho itu melakukan hal tidak senonoh pada putrinya.

“Kenapa berhenti? Pukul aku!” pekik Kyuhyun menatap Kangin dan Hangeng, kedua appanya.

“Kyuhyun-ah?” panggil Hangeng menatap iba putranya.

 

 

 

Flashback end

 

“Tinggalkan putriku!” ucap Leeteuk membelakangi Kyuhyun.

“Eomma!” seru Kyuhyun tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.

“Pergilah! Kau bisa mendapatkan yeoja yang seribu kali lebih baik dari Lee Donghae jika kau mau!” ucap Leeteuk lagi dengan mata berkaca.

Kyuhyun tersenyum mengejek, “benar, kau sangat benar nyonya Lee yang terhormat! Aku Cho Kyuhyun, bisa mendapatkan banyak yeoja yang berkali lipat lebih baik dari putrimu yang sungguh tidak sempurna itu!” Leeteuk menangis dalam diam, ia sama sekali tidak marah terhadap perkataan menghina dari namja itu pada keluarganya.

“Tapi tidakkah eomma berpikir? Jika aku bisa melakukannya, aku akan melakukannya DARI DULU!” seru Kyuhyun dengan menekankan kata ‘dari dulu’.

“Aku bahkan telah berulang kali menyentuh tubuh putri kesayanganmu itu, jadi apa yang perlu kupertahankan dari dia hah?!”

“CUKUP hiks… hiks…!” jerit Leeteuk menutup kedua telinganya dengan tangan.

“Pergi! Pergi dari rumahku, sekarang!” lirih Leeteuk masih menangis, ia bahkan terduduk di lantai marmer rumahnya.

Kyuhyun memandangnya miris dengan mata berkaca, ia sungguh menyesal menyakiti hati yeoja yang telah menjadi eommanya itu, apalagi menyangkut anak kandungnya yang merangkap sebagai salah satu orang terpenting dalam hidup Kyuhyun.

“Satu yang harus eomma ingat baik-baik, aku sangat mencintai putrimu!” setelahnya Kyuhyun berbalik, meninggalkan kediaman Lee tanpa memandang ke belakang sedikitpun.

 

 

Keesokan harinya …

 

 

Donghae terduduk di kursi taman dengan memainkan kedua kakinya, ia sedang menunggu Kibum juga Bada. Ia masih memikirkan yang ia alami kemarin bersama Kyuhyun, Donghae menggelengkan kepalanya cepat mengingatnya.

“Waeyo chagi?” tanya Kibum yang ternyata sudah ada di depannya, Donghae tersenyum yang dibalas senyuman sama manisnya oleh Kibum.

“Gewenchana chagiya!” sahut Donghae manja melingkarkan tangannya di lengan Kibum setelah namja itu duduk di sebelahnya.

Kibum tertawa kecil dengan sebelah tangan mengusap kepala Bada, “jadi kita hari ini akan melakukan apa?” tanya Kibum tersenyum kecil menoleh pada Donghae, Donghae terlihat berpikir.

“Mollayo!” rutuknya tidak mendapat ide mereka akan melakukan apa, Kibum tertawa geli.

 

 

Drrt… Drrtt…

 

Smartphone Donghae bergetar, “eomma?” gumamnya setelah mengetahui siapa yang menelphone.

“Yeoseobo eomma?” sapanya pada orang disebrang sana.

“ … ”

“Ne, eomma.”  Sahutnya kemudian memutuskan panggilan tersebut.

 

 

Donghae menghela nafas, “ada apa?” tanya kibum mengusap rambut halus Donghae.

“Eomma menyuruhku pulang sekarang Kibum-ah!” rajuk Donghae meletakkan kepalanya di dada Kibum, Kibum terkekeh.

“Kalau begitu pulanglah! Aku dan Bada tidak akan apa-apa.” Ucap Kibum masih mengusap rambut Donghae.

Donghae mendesah, “baiklah, aku pulang dulu chagiya. Anneyong!” pamitnya mengecup pipi Kibum kilat dan mengusap kepala Bada seperti biasa.

“Ne, berhati-hatilah!” pesan Kibum yang sepertinya lagi-lagi tidak Donghae hiraukan karena sibuk dengan Bada.

“Chagiya…”

“Ish! Ne! aku pulang!” setelahnya Donghae berdiri dan berjalan menuju rumahnya.

 

 

 

 

“Tunggu!” Kibum berbalik karena ada seseorang yang memanggilnya, ia berniat hendak pulang tadi.

“Kau memanggilku?” tanya Kibum menunjuk dirinya sendiri, namja yang memanggilnya tadi mengangguk.

“Cho Kyuhyun imnida!” ucap Kyuhyun membungkuk memperkenalkan dirinya pada Kibum.

“Kim Kibum imnida!” balas Kibum, “dan ini Bada, anjingku.” Lanjutnya karena Kyuhyun yang memandangi anjingnya.

“Duduklah!” seru Kyuhyun, Kibum menurut.

“Yeoja itu siapamu?” tanya Kyuhyun to the point, Kibum terlihat bingung.

“Memangnya kenapa?” tanyanya penasaran, Kyuhyun tersenyum.

“Ani, hanya bertanya saja.” Jawab Kyuhyun santai.

“Oh, dia yeojachinguku.” Jawab Kibum tersenyum, tidak menyadari raut wajah Kyuhyun yang mengeras mendengar jawabannya.

“Bagaimana kalian bisa saling mengenal?” tanya Kyuhyun berusaha sesantai mungkin.

 

 

 

Flashback

 

Terlihat seorang yeoja yang berjalan dengan tatapan kosong di sebuah taman.

“Guk … guk …”

Yeoja itu tersadar dari lamunannya ketika mendengar suara gonggongan anjing yang tidak jauh darinya, diperhatikannya sekeliling dan menemukan seekor anjing kecil berwarna putih bersih yang memang ada di dekatnya.

 

Yeoja itu –Donghae berjalan mendekati anjing itu dan berjongkok untuk mengusap kepala sang anjing.

 

“Apa anjingku mengganggumu?” Donghae mendongakkan kepalanya, dilihatnya seorang namja tampan tidak jauh darinya. Namja itu mendekatinya dan ikut bderjongkok dihadapannya.

“Ani, dia tidak menggangguku. Ini anjingmu?” Kibum mengangguk.

 

 

 

 

“Kim Kibum imnida!” Kibum membungkukkan dirinya pada Donghae. Kibum terheran dengan Donghae yang tidak kunjung memperkenalkan dirinya.

“Namamu?” tanya Kibum akhirnya, yeoja didepannya terlihat bingung.

“Do…Donghae.” Jawab yeoja itu tersenyum canggung.

 

 

Flashback end

 

“Dia bermarga Lee, aku baru mengetahui nama keluarga yeojachinguku sendiri setelah tiga bulan memacarinya. Lucu bukan?” Kibum tertawa renyah, Kyuhyun menolehkan kepalanya cepat pada Kibum dengan kening berkerut.

“Tapi dia bukan seorang Lee!” koreksi Kyuhyun membuat tawa Kibum berhenti.

 

TBC

 

Bagaimana?

 

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Datang Pergi dan Kembali and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: