Fanfiction Love and Tears chapter 5

Title                      : Love and Tears

Author                  : Nazimah Elfish

Pair                       : KiHae slight SiHae

Cast                      : Lee Donghae, Choi Siwon, Kim Kibum, Kim Ryeowook, Choi Minho, Lee Hyukjae.

Rate                      : T

Genre                   : drama, romance

Summary             : kisah Donghae yang memiliki namjachingu dingin yang bernama Kibum. Apakah     Donghae akan menyerah dan meninggalkan Kibum yang tak pernah peduli padanya ?

Warning               : GS, cerita pasaran, membosankan, author baru …

 

Sebelumnya ..

 

“ apa hyung nanti ada waktu ? “

“ ….”

“ada yang ingin aku bicarakan padamu.“

“…”

“ne, kita bertemu di Café biasa jam tiga sore nanti.” Putusnya kemudian.

Namja itu memasukkan ponsel ke dalam saku celananya, kemudian pergi ke kantin untuk menemui temannya yang sudah lebih dulu pergi ke kantin atas permintaannya sendiri karena tak ingin diganggu.

 

 

 

Chapter 5

 

Donghae tengah beristirahat di kantin bersama Eunhyuk, mereka memakan makanannya dengan tenang.

“noona-noona, boleh kami bergabung dengan kalian ?” Tanya Minho sopan pada keduanya.

Eunhyuk dan Donghae saling berpandangan, “ne, duduklah!” jawab Eunhyuk kembali melihat Minho dan Jinki bergantian.

Minho memilih duduk disamping Donghae, Jinki duduk disamping Eunhyuk,, mereka berbincang dan sesekali  terlihat tertawa bersama.

 

Di kelas 11 B ..

“ Wookie-ah, apa aku mengganggumu ?” Tanya Kibum setelah menghampiri Ryeowook yang sedang duduk di bangkunya.

“tentu saja tidak Kibum-ah. Wae ?” jawab Ryeowook tersenyum seraya menutup buku yang tengah ia baca, kibum menduduki bangku yang ada disebelah Ryeowook.

“ kau tidak ke perpustakaan ?” Ryeowook  menyadari ada yang aneh dengan Kibum, kebiasaan Kibum saat jam istirahat adalah pergi ke perpustakaan, tapi hari ini ia tetap berada di kelas.

“ ani, aku merasa malas.” Jawab Kibum acuh, kening Ryeowok berkerut.

“oh begitu.” Tanggap Ryeowook mengerti dengan raut wajah Kibum yang terlihat murung.

“aku menyukai seorang yeoja.” Jawab Kibum terlihat lesu.

“jinja ?? akhirnya ..” Ryeowook semakin melebarkan senyumnya, tak menyadari mimik wajah Kibum yang kini terlipat-lipat.

“aku bahagia Bummie! akhirnya kau menyukai seorang yeoja juga! Siapa yeoja beruntung itu Bummie-ah ?” lanjutnya lagi dengan mata berbinar, senyum pun masih terukir di wajah manis dan imut itu.

“tapI kenapa kau terlihat murung Kibum-ah ?” lanjut Ryeowook baru menyadari raut wajah Kibum.

‘jika aku mengatakan bahwa selama ini aku menyukaimu apakah kau masih merasa bahagia Wookie-ah?’ tanya Kibum tentu dalam hati.

“kata-katamu itu menggambarkan aku selama ini menyukai namja saja! Aku normal !” cibir Kibum yang tak terima dengan ‘akhirnya kau menyukai seorang yeoja juga!’, sekaligus menolak menjawab tentang identitas yeoja yang disukainya.

Ryeowook tertawa mendengar cibiran Kibum, baginya itu sesuatu yang lucu, mereka sudah saling mengenal sejak Junior School jadi Ryeowook sudah cukup mengetahui perangai Kibum, dan inilah Kim Kibum.

“tapi dia tidak menyukaiku, dia menyukai namja lain.” Lanjut Kibum kini menjadikan lengannya sebagai bantal, senyum Ryeowook memudar.

“darimana kau tahu ? apa kau sudah pernah menyatakan perasaanmu padanya Bummie-ah ?” Tanya Ryeowook cemas, Kibum menggeleng.

“waeyo ?” tanya Ryeowook lagi terdengar khawatir.

“dia sudah bahagia bersama namjachingunya!” jawab Kibum masih menjadikan lengannya sebagai bantal. Ryeowook mencelos.

‘padahal aku sudah begitu senang kau menyukai seseorang Bummie.’ Ryeowook membatin sedih.

“tapi kurasa aku sudah dapat melupakannya karena ‘dia’.” Kibum telah bangkit dan memandang Ryewook dengan killer smilenya.

“ dia ? nugu ?” Tanya Ryeowook memastikan.

“ Lee Donghae, mantan yeojachinguku ..” jawab Kibum, ia tidak lagi memandang Ryeowook, melainkan ke langit-langit kelas, mengkhayalkan sesuatu mungkin ?

“ mwooo ?? kau punya yeojachingu ? kapan ? kenapa tak memberitahuku ? kenapa kalian bisa putus ?” pekik Ryeowook kaget mendengar penuturan Kibum, menyadarkan Kibum dari dunia khayalannya, beruntung waktu istirahat jadi kelas sepi.

“bisakah kita lanjutkan nanti sore Wookie-ya ? suaramu bisa membuatku tuli!” Kibum kembali mencibir Ryeowook setelah melepas kedua tangannya yang tadi ia gunakan untuk menutup telinga karena pekikan suara Ryeowook yang memekakkan itu.

“ suaramu hanya bagus saat menyanyi, bukan memekik seperti tadi!” Kibum mengejek suara yang sesungguhnya terkadang membuat ia tidak bisa tidur semalaman karena memikirkan pemilik suara indah itu.

Ryeowook terlihat salah tingkah, “baiklah Kibum-ah, tapi kau harus menceritakan tentang mantan yeojachingumu itu. arraseo ?” Tanya Ryeowook diakhiri oleh senyuman seolah tak terjadi apa-apa.

“ ne, arra Wookie-ah.” Jawab Kibum singkat. Tak lama setelah itu Kibum beranjak kembali ke tempat duduknya karena jam istirahat sebentar lagi usai.

Pulang sekolah …

Donghae keluar kelas bersama Eunhyuk, mereka berbincang selama perjalanan hingga Donghae melihat mobil Siwon yang menunggunya di luar gerbang, seulas senyum mengembang di bibir tipisnya.

“kau jadi ingin kuperkenalkan pada Siwon oppa ?” Tanya Donghae pada Eunhyuk.

“tentu saja Hae.” Jawab Eunhyuk ceria sambil mengangguk-angguk semangat, Donghae tersenyum melihat kelakuan temannya yang satu ini.

Di luar gerbang sekolah ..

“ Hyukkie, perkenalkan ini Siwon oppa dan oppa perkenalkan ini Hyukkie, temanku.” Donghae mengenalkan Siwon pada Eunhyuk.

“ Lee Hyukjae imnida.” Eunhyuk memperkenalkan diri dengan malu-malu.

“kau dapat memanggilku Eunhyuk atau Hyukkie.” Masih dengan malu-malu ia melanjutkan ucapannya,  membuat Donghae geleng-geleng kepala kemudian kembali tersenyum melihat kelakuan temannya itu.

“ Choi Siwon imnida, panggil saja Siwon.” Siwon memperkenalkan dirinya dengan formal.

“ bagaimana jika kita pulang bersama saja ?” tawar Donghae yang diiyakan Siwon.

 

Di mobil…

Meskipun sedang menyetir, Siwon sesekali melirik dan merayu Donghae, membuat yeojachingunya itu terkikik karena rayuan Siwon. Tak lupa Siwon juga menautkan jemari keduanya.

Tanpa disadari Donghae maupun Siwon, Hyukjae menatap mereka dengan iri di kursi belakang, sesekali menatap sebal pada tangan yang saling bertautan itu.

 

03.15 pm at café

Tampak seorang namja tampan yang tengah menunggu seseorang sambil meminum jus jeruknya.

“ apa kau sudah menunggu lama Minho-ah ? mian tadi hyung mengantar Donghae dan temannya pulang terlebih dahulu.” Jelas Siwon mendudukkan dirinya di kursi yang berhadapan dengan Minho.

“ani, aku juga  baru datang kok hyung.” Minho tersenyum.

“apa yang ingin kau bicarakan Minho-ah ?” Tanya Siwon teringat pembicaraan mereka di telephone tadi, Minho lah yang tadi di koridor menelfon, dan seseorang yang di telephonenya itu adalah Siwon. Minho ingin menjawab pertanyaan hyungnya itu tetapi ada pelayan yang menghampiri meja mereka untuk melayani Siwon.

“ cappuccino dan cake strawberry saja.” Siwon menanggapi pelayan tersebut seraya tersenyum manis, membuat pelayan yeoja itu membalas senyuman itu sama manisnya.

“ ada hubungan apa hyung dengan Donghae noona ?” Tanya Minho langsung ke inti setelah pelayan itu pergi, dari raut wajahnya ia bertanya dengan  serius, Siwon tersenyum.

“ dia yeojachinguku Minho-ah, waeyo ?” jawab dan tanya Siwon.

“ mwo ? sejak kapan ?” tanya Minho berusaha setenang mungkin, tapi gagal.

“sejak kemarin. Wae ?” Tanya Siwon lagi setelah pesanannya datang.

“padahal dia baru saja putus dengan Kibum sunbae.” Gumam Minho tapi masih terdengar oleh Siwon.

“ apa kau bilang ?” Tanya Siwon yang penasaran.

“aniyo hyung.” Elak Minho.

“jelaskan padaku Choi Minho!” desak Siwon, Minho menelan ludah.

‘ aku memang harus mengakui kalah lagi dari Siwon hyung.’ Minho meratap dalam hati.

“ arraseo, arraseo.” Minho pun menceritakan apa saja yang ia tahu mengenai hubungan Kibum dan Donghae.

Di tempat lain ..

“ kau bodoh Kim Kibum!” komentar Ryeowook setelah Kibum menceritakan hubungannya selama ini dengan Donghae, ia menjitak kepala Kibum karena gemas dengan tingkah sahabatnya itu.

“ aww,, appo Wookie!” sungut Kibum.

“panggil aku noona! Aku lebih tua darimu!” protes ryeowook.

“ hanya dua bulan, bukan dua tahun!” Kibum membela diri.

“tetap saja aku lebih tua darimu Kim Kibum bodoh!” Ryeowook masih mengejek Kibum, Kibum menghela nafas.

“ jadi apa yang akan kau lakukan ? membiarkan Donghae sunbae bersama namja lain atau kau berusaha untuk mendapatkan cintanya kembali, Kibum-ah ?” Ryeowook kembali ke topik awal mereka bertemu di sebuah café tak jauh dari sekolah mereka.

“ mollayo, Ryeowook NOONA!” Jawab Kibum malas menekan kata ‘noona’.

“ckck,, kau benar-benar bodoh Kim Kibum!” ejek Ryeowook lagi.

“ aku tidak bodoh! Aku jenius!” kembali Kibum membela diri.

“ kau memang jenius dalam bidang akademik Kibum-ah! Kau memang selalu mendapat sempurna jika berurusan dengan soal hitam di atas putih yang sangat menyebalkan itu. Tapi soal percintaan, nilaimu dibawah standar kelulusan Bummie-ah!” jelas Ryeowook, terkesan mengejek sebenarnya.

“jadi aku harus bagaimana noona ?” rengek Kibum pada Ryeowook.

“apa kau merelakan Donghae sunbae bersama namja lain ?” Tanya Ryeowook memastikan perasaan kibum.

“tentu tidak, hatiku sakit melihat dia bersama namja lain noona!” jawab Kibum. Itulah yang sebenarnya ia rasakan ketika melihat Donghae bersama Siwon dan Minho.

“bagus! Kalau begitu kau harus memberitahunya kalau kau mencintainya dan kau harus berhasil meyakinkannya Bummie-ah!” kata Ryeowook menggebu-gebu.

“ ye ?” Kibum memandang heran Ryeowook yang berdiri kemudian mengepalkan tangannya ke udara, seperti member semangatkah ? Membuat beberapa pengunjung lain menatap aneh pada mereka berdua yang duduk di pojok ruangan.

“aku tak mengenalnya, sungguh!” elak Kibum menanggapi tatapan aneh mereka.

Ryeowook yang menyadari tatapan aneh untuknya sesaat melotot pada Kibum yang justru terlihta menggemaskan, kemudian Ryeowook menjadi salah tingkah ketika melihat tatapan aneh masih ditujukan pada mereka.

“ mianhae, aku tidak sengaja, mianhae..” Ucapnya sambil membungkukkan badannya ke segala arah.

 

Back to Siwon and Minho

At café

“ jadi selama ini Donghae chagi mengejar namja bernama Kim Kibum itu ?” Minho mengangguk.

“ dan Donghae chagi telah memutuskan Kibum sebelum menjadi yeojachinguku ?” Minho kembali mengangguk membuat Siwon menghembuskan nafas lega.

“syukurlah kalau begitu.” Ucap Siwon kemudian.

“hyung, jaga Donghae noona baik-baik ne ? aku menitipkan dia padamu hyung.” Minho memberi nasehat pada kakak sepupunya itu yang dibalas acungan jempol oleh Siwon.

“ tapi sepertinya kau harus berhati-hati hyung! Sepertinya Kibum sunbae mulai menyukai Donghae noona. Hyung kan sudah tahu betapa gigihnya Donghae noona mempertahankan hubungannya dengan Kibum sunabe hingga ia menyerah. Siapa yang tahu jika Donghae noona masih memiliki harapan pada Kibum sunbae jika ia tahu Kibum sunbae mulai menyukainya?” minho memperingatkan Siwon, Siwon tampak berpikir kemudian mengangguk.

 

 

 

TBC

 

Other Post :

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Love and Tears and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: