fanfiction Lukisan Chapter 1

Title                      :              Lukisan

Author                 :              Nazimah Elfish

Pair                       :              KyuMin, KiHae, YeWook

Rating                  :              T

Cast                      :              Kim Kibum, Lee Sungmin, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Kim Jong Woon, Kim Ryeowook

Genre                   :              Romance, mystery, drama

Disclaimer          :              Tuhan Yang Maha Esa

Summary             :              Pasangan muda Kyuhyun dan Sungmin membeli sebuah rumah yang dulunya milik pelukis terkenal. Semenjak menempati rumah tersebut, Sungmin kerap kali mengalami kejadian aneh yang membuatnya takut, terutama jika mengenai lukisan pemilik rumah terdahulu. Misteri apa yang ada dibalik rumah dan lukisan itu ?

Warning               :              gender switch, cerita pasaran, OOC ..

 

Tidak suka, tidak usah dibaca ..

 

Chapter 1

 

Seoul, 2012

 

‘Sreeettt’

 

Pintu utama rumah mewah yang sudah lama tidak ditempati itu akhirnya terbuka juga. Empat orang manusia memasuki rumah tersebut.

 

“Sudah berapa lama rumah ini tidak ditempati hyung ?” tanya Kyuhyun pada Yesung –Kim Jong Woon.

“Akupun tidak tahu pasti, tapi kata penduduk yang lebih dahulu tinggal di komplek ini sebelum aku mengatakan sudah sekitar delapan tahun Kyu-ah.” Jelas Yesung yang ditanggapi anggukan oleh Kyuhyun.

“Jelaskan tentang rumah ini hyung!” pinta Kyuhyun sembari melihat-lihat keadaan rumah itu.

“Rumah ini dulunya pemilik pelukis terkenal bernama Kim Kibum, ia dan istrinya menghilang, tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan mereka hingga kini. Setelah dibiarkan lama kosong, akhirnya kerabat Kibum-sshi memutuskan untuk menjual rumah ini, dan kalian yang membelinya.” Jelas Yesung lagi panjang lebar.

“Kau yakin ingin membeli rumah ini Kyu ?” tanya Yesung serius.

Kyuhyun menyernyit, “tentu saja!” jawabnya pasti.

‘sreeet’

Istri Kyuhyun –Sungmin dan Ryeowook –istri Yesung menyibak kain putih yang menutupi segala perabotan di rumah itu. Secara tidak sengaja, Sungmin menemukan sebuah lukisan yang langsung menarik perhatiannya.

“Cantik.” Gumam Sungmin tidak sadar masih mengamati –mengagumi lukisan tersebut yang tidak sengaja didengar oleh Ryeowook yang membelakanginya.

“Namanya Kim Donghae, ia adalah istri dari pemilik rumah terdahulu.” Jelas Ryeowook ikut mengamati lukisan yang dipegang Sungmin.

“Oh .. “ jawab Sungmin singkat memandang Ryeowook sekilas dan kembali memandang lukisan tersebut. Ryeowook kembali menyibakkan kain putih yang menutupi perabotan.

“Apa kau masih menginginkah rumah ini sayang ?” tanya Kyuhyun pada Sungmin, Sungmin menganggukkan kepala sebagai jawaban, ia masih mengamati lukisan yang tadi ia temukan.

Kyuhyun memandang Yesung penuh kemenangan, Yesung menghela nafas.

“Aaakkkkhh .. ” pekik Sungmin menghempaskan lukisan tadi ke lantai, ia memandang horror dengan nafas terengah-engah pada lukisan itu.

Kyuhyun, Yesung dan Ryeowook yang terkejut dengan teriakan wanita itu dengan cepat menghampiri Sungmin.

“Kau kenapa sayang ?” tanya Kyuhyun menangkupkan wajah Sungmin yang memucat dengan kedua tangannya.

“Lu..lukisan itu..” jawab Sungmin terbata sembari menunjuk lukisan yang tergeletak di lantai.

“Ada apa dengan lukisan itu ?” tanya Kyuhyun ikut memandang lukisan itu.

“Menangis.” lirih Sungmin tapi masih dapat didengar oleh tiga orang lain yang tentu terkejut akan penuturan Sungmin.

Ryeowook kemudian memungut lukisan itu, mengamatinya dengan mata yang menyipit.

“Mungkin karena lukisan ini sudah usang, berdebu dan banyak bagiannya sudah robek, Sungmin eonnie jadi salah lihat.” Tutur Ryeowook mencairkan suasana yang terasa canggung.

“Iya benar juga, kau pasti salah lihat Sungmin-ah!” Yesung mengiyakan perkataan istrinya setelah ikut mengamati lukisan itu.

‘Tapi,, aku benar-benar melihatnya tadi!’ pekik Sungmin dalam hati.

Kyuhyun tersenyum memandang Sungmin lagi, “Kurasa kau terlalu lelah sayang, lebih baik kau beristirahat!” ujar Kyuhyun lembut kemudian mendekap istrinya yang masih syok, kemudian ia melihat sekilas pada lukisan yang telah diletakkan oleh Ryeowook ke sofa.

‘Tak ada apa-apa!’ Kyuhyun membatin.

 

 

Keesokan harinya …

Kyuhyun mengerutkan keningnya ketika melihat Sungmin yang kembali berkutat dengan lukisan yang membuat istrinya menjerit kemarin.

“Kau sedang apa sayang ?” tanya Kyuhyun mengecup pucuk kepala Sungmin.

Sungmin tersenyum, ia kembali memandang lukisan yang keadaannya terlihat lebih baik dari kemarin.

“Aku sedang mencoba memperbaiki lukisan ini Kyu-ah!” jawab Sungmin, ia kini memandang puas pada hasil karyanya.

Kyuhyun mengamati dan ikut memegang sisi lukisan itu, dapat dilihatnya bagian robek pada lukisan itu telah dijahit dengan rapi, noda dan debu yang menempel pun sudah tidak ada lagi.

Kyuhyun tersenyum, “kerjamu bagus sayang! Nah, aku pergi dulu untuk mengurus pembelian rumah ini.” Seru Kyuhyun memandang wajah istrinya yang tidak kalah cantik dari lukisan dihadapannya.

Sungmin mengangguk dengan imutnya, Kyuhyun mengecup bibir Sungmin kilat.

“Morning kiss-ku.” Jelas Kyuhyun sebelum Sungmin bertanya.

Ia kemudian berlari keluar rumah sebelum istrinya itu menjitak kepalanya.

“Ada-ada saja!” gumam Sungmin menggeleng-gelengkan kepalanya seraya tertawa dengan kelakuan suami yang lebih muda dua tahun darinya itu.

Sungmin kemudian memajang lukisan itu di ruang tengah, bersebelahan dengan photo pernikahannya dengan Kyuhyun yang dilangsungkan beberapa minggu lalu. Awalnya photo yang terpajang di tempat photo KyuMin adaah photo pernikahan pemilik terdahulu –Kim Kibum dan Kim Donghae.

Sungmin kemudian pergi ke dapur dengan bersenandung kecil. Tanpa disadarinya, lukisan yang ia pajang kembali menitikkan cairan bening dari kedua kelopak matanya.

 

Malam harinya …

12.09 pm

Sungmin terbangun dari tidurnya karena merasa haus, dilihatnya Kyuhyun yang masih terlelap disampingnya.

Sungmin keluar dari kamarnya, ia nyalakan lampu untuk menerangi ruang tengah yang terlihat remang-remang. Sungmin melangkahkan kakinya ke dapur, ia menuangkan air dari dalam dispenser ke dalam gelas yang dipegangnya.

Ia meminum minumannya sembari melihat-lihat keadaan dapur.

Setelah rasa hausnya hilang, Sungmin kembali menuju kamarnya.

Cklek

Lampu tiba-tiba padam saat ia tengah melewati ruang tengah. Sayup-sayup didengarnya suara rintihan tangis seorang wanita. Rasa takut menyelimuti Sungmin saat ini, detak jantungnya tiba-tiba saja berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya.

“Tolooong..” lambat laun rintihan tersebut berubah menjadi suara minta tolong yang terdengar begitu lirih yang justru membuat Sungmin semakin takut.

Bluuusssh

Sungmin berbalik ke belakang ketika ia merasa seseorang –atau mungkin sesuatu- melintas dibelakangnya dengan sangat cepat. Kini ia berhadapan dengan lukisan yang ia pajang tadi pagi, entah hanya perasaannya atau memang lukisan itu berkali lipat terlihat menyeramkan saat ini ?

Suara isakan kembali terdengar, Sungmin mempertajam pendengarannya mencari dimana kiranya tangisan itu berasal.

Ia terus berjalan hingga nafasnya seolah tercekat ketika ia menyadari suara menyeramkan tersebut berasal dari lukisan yang terpajang di dinding rumahnya.

“Tolong akuuu hiks.. hiks.. ..”

“Aaakkkkkhhh” pekiknya sembari menutup kedua telinganya rapat dengan tangan, ia seolah tidak dapat bergerak,  untungnya masih dapat berteriak, setidaknya itu dapat membangunkan Kyuhyun.

Kyuhyun terbangun begitu mendengar sebuah teriakan yang ia tahu suara Sungmin, ia menoleh ke kiri dimana seharusnya sang istri masih terlelap disampingnya. Tapi nihil, dengan cepat ia menghampiri pintu kamar dan membukanya.

Kyuhyun kemudian menyalakan saklar lampu untuk memperjelas penglihatannya.

“Minnie, kau kenapa sayang ? kenapa menangis ?” tanya Kyuhyun cemas sembari mendekapnya. Ia terkejut mendapati sang istri yang terduduk, menangis histeris seraya menutup rapat kedua mata dan di telinganya, serta berada di depan photo pernikahan mereka dan lukisan yang kemarin juga membuat istrinya berteriak.

Sungmin balas mendekap suaminya dengan erat dan tubuh yang bergetar hebat.

“Aku takut Kyu! Hiks..hiks..” adunya menyembunyikan kepala di ceruk leher Kyuhyun.

“Ssstt,, tenanglah! Aku disini dan disampingmu sayang!” Kyuhyun menghujani pucuk kepala Sungmin bermaksud menenangkan wanita yang berada dalam dekapannya.

Kyuhyun kembali memandang lukisan didepannya, kali ini ia memandangnya tajam.

‘Lukisan itu harus kusingkirkan besok!’ batinnya mantap.

 

Keesokan harinya ..

Sebelum Sungmin bangun dari tidurnya, Kyuhyun mengambil lukisan cantik namun menyeramkan –menurut Sungmin. Ia kembali memandang lukisan itu, ia akui siapapun yang melukisnya pasti sangat berbakat.

Kyuhyun menelusuri wajah cantik dalam lukisan itu dengan jemarinya dengan lembut, wanita dalam lukisan itu memiliki rambut coklat brunette, warna mata yang kelam dan cantik, pipi yang putih merona, serta bibir yang merah.

“Seperti .. darah ?” gumam Kyuhyun menyadari warna bibir pada lukisan itu.

 

Kyuhyun teringat tujuan awalnya yaitu menyingkirkan atau lebih tepatnya membakar lukisan itu, bermaksud agar Sungmin tidak ketakutan lagi dikarenakan lukisan itu.

Kyuhyun mengambil korek api dan membawa lukisan itu ke halaman belakang rumahnya.

Ces

Api kecil menyala, Kyuhyun menatap sekilas lukisan yang dipegangnya.

 

Namun ia terkejut ketika lukisan yang nyaris saja dibakar oleh api yang menyala dari korek api itu direbut seseorang. Kyuhyun semakin terkejut ketika mengetahui orang yang merebut lukisan dari tangannya adalah Sungmin. Rasanya Kyuhyun sama sekali tidak mendengar suara langkah kaki yang mendekatinya.

Sungmin memeriksa keadaan lukisan itu dengan waja cemas.

“Mi..Minnie, kau sudah bangun sayang ?” tanya Kyuhyun terbata, ia merasa bergidik sekarang.

Sungmin memandang Kyuhyun dengan pandangan yang tajam, membuat Kyuhyun menelan ludah.

“Jangan mengganggu lukisanku lagi!” desisnya berbahaya.

Kyuhyun syok mendengarnya, Sungmin kemudian berbalik kembali ke dalam rumah membawa lukisan itu.

“Minnie,, mengancamku ? karena lukisan itu ?” gumamnya tidak percaya, untuk pertama kalinya Sungmin mengancam Kyuhyun berbahaya seperti tadi.

 

TBC

 

Other Post :

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Lukisan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. masrifah lubis

    kibum ma donghae udah mati pa blm ya

    Suka

  2. Serem Eonni
    Yg nangis itu Hae ya Eonni, kasian Kyu dijadiin bingung sama Minnie
    Trs Minnie kenapa tuh…
    Duh bingung

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: