Fanfiction Option chapter 5

OPTION kihae kimin kyumin kyuhae yunhae tentang donghae hidup bersama suami dan madu dia juga mantan kekasih yang masih mengharapkannya, juga rencana dengan sang pengacara merebut kembali harta yang telah dicuri dari orang tua

Title : Option
Author : Nazimah Elfish
Pair : CRACK and PURE PAIR (KyuHae, KiMin, KiHae, KyuMin, KangTeuk, HanChul)
Rate : T untuk chap awal, entahlah untuk selanjutnya tergantung situasi
Genre : drama, romance, family, angst
Cast : Kim Kibum, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Sungmin, Kim Young Woon, Kim Heechul, Park Jung Soo, Tan Hangeng, Lee Hyukjae, Choi Siwon
Summary: Kyuhyun dan Donghae adalah sepasang kekasih, tapi kenapa Donghae menikah dengan Kibum ? Lantas bagaimana dengan Sungmin ?
Warning : GS, crack pair..

Sebelumnya ..
“Ibumu benar! Aku tak pantas untukmu Kibum!” Lirihnya, air mata seakan masih tidak mau berhenti mengalir di wajah cantiknya.
Sungmin menatap cincin berlian yang ia kenakan di jari manisnya, cincin pemberian Kibum. Ia kembali teringat dengan Kibum yang melamarnya beberapa waktu lalu, diusapnya pelan cincin itu kemudian diciumnya.
“Aku akan mengembalikannya nanti.” Lirihnya lagi, kemudian matanya kembali memandang mobil Kibum yang menjauh dari kediamannya.

Chapter 5

Terdengar suara lonceng dari sebuah gereja yang mewah ..
Gereja itu saat ini dihiasi dengan pita dan aneka bunga mawar merah dan putih yang cantik, kursi-kursi tamu yang berjejer rapi, karpet merah yang membentang menuju altar, para pelayan yang sibuk menyediakan hidangan serta minuman untuk para tamu, dan tak ketinggalan musik yang mengalun lembut.
Hari ini adalah hari dimana dua keluarga yang terpandang di Seoul akan dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan.

Di kediaman keluarga Kim ..

“Kibummie, kau sangat tampan!” puji Heechul melihat putranya setelah dirias.
“Aku tahu bu.” Jawab Kibum malas.
“Kau harus bahagia Bummie!” Galak Heechul.
“Baiklah.” Kemudian Kibum tersenyum di hadapan ibunya tercinta.
“Ya, pertahankan itu Kibummie! Hari ini adalah hari bahagia keluarga kita!” seru Heechul riang.
“Kalian sudah siap ?” Tanya Hangeng merangkul keduanya.
“Sudah ayah!” Jawab Kibum mantap.
“Kibum, walaupun tujuan kami menikahkan kau dan Donghae adalah untuk menyelamatkan perusahaan kita. Tapi ayah berharap kau bisa menjadi suami yang baik untuk Donghae. Perlakukan dia layaknya istrimu! Asal kau tahu, walaupun perusahaan kita dalam keadaan baik-baik saja, kami akan tetap menikahkan kalian karena itu janji kami dahulu.” Pesan Hangeng pada putranya, ia bermaksud agar Kibum tidak salah faham terlalu lama pada keduanya.
Kibum menganggukkan kepalanya.
‘Maaf ayah, tapi aku hanya mencintai Sungmin.’ Batinnya.
Kemudian keluarga itu pun bergegas pergi ke gereja tempat Kibum dan Donghae menikah.

Disaat yang sama di kediaman keluarga Lee ..

Donghae hanya berdiam diri, kini ia tengah dirias oleh para penata rias yang melayaninya. Ia berkali-kali menghela nafas, matanya menatap sendu cermin yang memantulkan bayangannya sendiri.
“Nona sangat cantik, tersenyumlah untuk menambah kecantikan nona ?” Pinta salah seorang dari penata riasnya. Donghae tersenyum kaku.
“Nah, dengan begitu nona terlihat berkali lipat lebih cantik!” puji penata rias itu riang.
“Kau sudah siap sayang ?” Leeteuk memasuki kamar putrinya.
“Sebentar lagi ibu.” Jawab Donghae.
“Waah, Anak ibu sangat cantik!” riang leeteuk menarik lengan putrinya untuk berdiri dan memutar-mutar tubuhnya.
“Ibu aku pusing!” protes Donghae karena ibunya terus-terusan memutar tubuhnya ke kanan ke kiri.
“Maafkan ibu sayang, tapi kau benar-benar cantik!” Donghae tersipu malu.
“Ah, ibu bisa saja!” Donghae menunduk, tersenyum.
“Nona muda sudah selesai dirias nyonya! Kalau begitu kami permisi dulu.” lapor salah satu dari penata rias yang merias Donghae.
“Pergilah.” Sahut Leeteuk singkat. Para penata rias itupun bergegas pergi meninggalkan ibu dan anak itu.
“Ada yang mau kubicarakan padamu nak!” ujar Leeteuk, dibelainya pipi sang putri.
“Apa itu bu ?” Tanya Donghae penasaran.
“Jadilah istri yang baik eoh ?” pinta Leeteuk.
“Iya bu, aku akan selalu berusaha menjadi istri yang baik untuknya.” Jawab Donghae tersenyum.
“Bagus,, ayo temui ayahmu dibawah!” keduanya keluar dari kamar Donghae menemui Kangin yang sudah menunggu keduanya.
“Cantiknya anak ayah!” Kangin memberi pelukan pada Donghae.
“Terima kasih ayah!” Donghae membalas pelukan hangat sang ayah, ia merasa Kangin benar-benar menyayanginya saat ini.
“Ayo kita berangkat!” keluarga kecil itupun pergi menggunakan mobil mereka yang telah dihias dengan pita dan mawar putih.
Mobil keluarga Donghae sampai, Leeteuk dan Kangin keluar terlebih dahulu. Leeteuk berjalan ke kursi para undangan untuk menemui Heechul dan Hangeng.
Kangin membukakan pintu untuk Donghae dan mengulurkan tangannya, Donghae menyambut uluran tangan Kangin dan keluar dari mobil.
Kangin terus menuntun Donghae menuju altar tempat Kibum dan pendeta menanti.
Kyuhyun menatap nanar wanita yang kini terus berjalan ke arah calon suaminya. Dikanan kirinya ada Siwon dan Eunhyuk yang berusaha menenangkannya. Matanya terus mengikuti gerakan mempelai wanita yang berjalan dengan anggunnya dengan tudung di kepalanya. Sayup-sayup terdengar bisikan para undangan yang menyatakan betapa serasinya pasangan pengantin itu.

Tampak mempelai pria yang memakai tuxedo putih memandang gugup ke arah sang mempelai wanita. Hingga kini Donghae telah berada di depan kibum, Kibum mengambil tangan Donghae dari Kangin kemudian membungkuk hormat pada kangin. Kangin yang setelah menyerahkan tangan Donghae pada kibum mundur menuju ke tempat istri dan calon besannya.
Kibum dan Donghae kini berada di depan pendeta yang akan menikahkan mereka. Baik Kibum maupun Donghae benar-benar gugup. Janji pernikahan itupun terucap, kini tibalah saatnya suami istri berciuman.
Kibum membuka tudung kepala Donghae, di angkatnya dagu itu sehingga mereka bertatapan. Sungguh, jantung mereka berdetak tiga kali lebih cepat dari biasanya.
Diamatinya bibir Donghae, kemudian mempertipis jarak keduanya. Kyuhyun mengalihkan wajahnya ketika Kibum dan Donghae berciuman.
Tepuk tangan para undangan terdengar saat mereka berciuman. Leeteuk yang menangis bahagia dirangkul oleh Heechul. Kangin dan Hangeng pun terharu.
Kibum dan Donghae telah memisahkan diri, Donghae memandang ke arah undangan. Matanya semakin memancarkan kesedihan ketika retinanya menangkap Kyuhyun yang menatapnya dengan mata yang berkaca-kaca. Kyuhyun tersenyum pedih ketika Donghae memandangnya. Ingin sekali Donghae berlari menghampiri pemuda itu, tapi itu tidak mungkin bukan ?
Tampak seorang wanita yang mengamati pernikahan Kibum dan Donghae dibalik pohon, wanita itu yang tak lain tak bukan adalah Sungmin menangis menyaksikan prosesi pernikahan keduanya.
“Berbahagialah Bummie.” Lirihnya ketika melihat rombongan pengantin yang hendak meninggalkan gereja. Sungmin bergegas bersembunyi di belakang pohon ketika salah seorang diantara rombongan itu menoleh ke arahnya.
‘Tidak ada apa-apa disana. Mungkin hanya perasaanku saja!’ Kibum membatin memperhatikan pohon tempat Sungmin bersembunyi.

Di kediaman keluarga Lee ..

Kibum melepas dasi yang terpasang di lehernya. Sedangkan Donghae yang kesulitan dengan gaun panjangnya memilih duduk di sisi ranjang kamarnya, ah bukan tapi di kamar mereka mulai dari sekarang.
Donghae melepas high heels setinggi lima belas senti yang dipakainya, sungguh ia baru pertama kali memakai sepatu setinggi itu. kakinya terasa pegal, ‘Aku harus berendam untuk menghilangkan penat!’ batinnya.
Kibum yang duduk di sisi tempat tidur di seberang sana pun berpikiran sama. Ia melepas tuxedonya dan bergegas ke kamar mandi tanpa menatap Donghae.
‘Aku keduluan!’ batin Donghae seraya menghela nafas pasrah.
Donghae memutuskan untuk mengganti pakaiannya dengan baju mandi, jadi ketika Kibum keluar dari kamar mandi ia bisa langsung masuk ke dalamnya dan berendam sepuasnya.
Lima belas menit berlalu tapi Kibum tidak juga keluar. ‘Apa dia berendam ya ?’ Donghae membatin.
Karena lelah, Donghae membaringkan tubuhnya di kasur empuk miliknya. Tidak lama kemudian dengkuran halus terdengar menandakan ia sudah tertidur.
Sepuluh menit kemudian Kibum keluar dari kamar mandi. Ia merasa segar kembali setelah berendam di air hangat ditemani aroma lemon yang disukainya.
Matanya menangkap istrinya yang sedang tertidur pulas, ditatapnya sang istri yang mengenakan baju mandinya membuat Kibum berpikir bahwa ia pun ingin mandi.
Kibum tersenyum melihat wajah polos itu, kemudian matanya fokus pada bibir yang beberapa waktu lalu dia cium.
‘manis.’ Batinnya meraba bibirnya sendiri.
Kibum kembali memandang Donghae, kali ini pandangannya jatuh pada tali yang menjadi pengikat baju mandi itu. Pikiran nakal mulai merasuki pikirannya tentang apa dibalik baju mandi yang dikenakan Donghae jika Kibum membuka ikatan tali itu ?
Kibum menggeleng cepat, ‘Aku tidak boleh tergoda padanya, aku milik Sungmin!’ batinnya.
Kibum mengenakan pakaian santainya dengan cepat, ia sempat ragu ingin berbaring di sebelah Donghae. Tapi mengingat malam ini adalah pesta pernikahan mereka yang akan diadakan di kediaman Lee, iapun membaringkan tubuhnya disamping wanita itu untuk beristirahat.

Sementara itu ..

Seorang wanita muda tampak melangkah dengan gontai di jalanan. Ia tidak memperhatikan jalan ketika sebuah mobil akan menabraknya dan
BRAAKKK
Wanita itu yang merupakan Sungmin terkapar di pinggir jalan membuat perhatian orang-orang tertuju pada kecelakaan itu dan menghampirinya. Sedangkan mobil yang menabraknya tadi sudah melarikan diri.
“Ada apa ramai-ramai ?” Tanya Kyuhyun pada diri sendiri ketika melihat sekelompok orang yang memenuhi pinggir jalan. Karena penasaran Kyuhyun pun menghampiri orang-orang itu.
Kyuhyun meghampiri wanita yang dipenuhi darah itu dan menggendongnya ke rumah sakit terdekat ketika dirasanya orang-orang disana hanya menonton saja, sama sekali tidak ingin menolong wanita malang itu.

Rumah Sakit Seoul

“Tolong selamatkan dia!” Seru Kyuhyun saat Sungmin dibawa masuk oleh beberapa suster ke IGD.
“Aku harus mencari tahu tentang keluarganya, tapi bagaimana caranya ?” tanyanya bingung kemudian.
Setelah setengah jam menunggu, dokter yang menangani wanita itupun keluar.
“Apakah anda suaminya ?” Tanya Dokter itu, Kyuhyun mengerutkan kening.
“I..iya dok.” Kyuhyun akhirnya mengiyakan.
“Kita bicarakan keadaannya di ruanganku.” Ucap dokter itu yang hanya bisa diikuti Kyuhyun.
“Dia keguguran, tapi keadaanya sudah mulai stabil.” Ucap dokter Park.
“Keguguran ? Tapi keadaannya baik-baik saja kan ?” Tanya Kyuhyun cemas.
“Ibunya hanya mengalami luka luar, tapi bayinya tidak bisa diselamatkan. Besok dia sudah boleh pulang tuan.” Jelas dokter Park.
“Terima kasih.” Hanya itu yang dapat Kyuhyun katakana apda dokter Park.

Kyuhyun menghampiri ranjang yang kini terbaring wanita yang ditolongnya tadi, kepalanya diperban dan tangannya di infus.
“Euunghh” Lenguh Sungmin yang mulai sadar.
“Kau sudah sadar ? Hei jangan bangun dulu nona!” Peringatnya ketika Sungmin berusaha untuk bangun.
“Aku dimana ? Apa yang terjadi ?” Tanya Sungmin kemudian.
“Kau ada di rumah sakit, tadi kau kecelakaan, dan kau keguguran.” Jelas Kyuhyun membuat kening Sungmin berkerut.
‘Keguguran ? Jadi selama ini aku mengandung anak Kibum ? pantas saja sebulan ini aku belum datang bulan.’ Batinnya.
“terima kasih telah menolongku tuan.” Ucap Sungmin tulus ketika kembali menatap Kyuhyun.
“Kyuhyun, namaku Cho Kyuhyun.” Kyuhyun tersenyum seraya mengulurkan tangan.
“Sungmin, Lee Sungmin.” Sungmin balas tersenyum dan menjabat tangan itu.

Kediaman keluarga Lee ..

Donghae mengerjap-ngerjapkan matanya, ia lalu melihat jam wekernya, jam lima sore, masih ada dua jam sebelum pesta pernikahannya dimulai.
Dilihatnya Kibum yang masih tertidur pulas disampingnya dengan dua buah guling yang memisahkan keduanya. ‘Dilihat dari sisi manapun, dia tetap tampan!’ batin Donghae mengamati wajah Kibum.
Setelahnya Donghae bergegas pergi ke kamar mandi kemudian bersiap-siap untuk pesta nanti malam.

Malam hari di kediaman keluarga Lee ..

Para undangan terlihat mulai memenuhi ruang tamu yang menjadi tempat pesta pernikahan Kibum dan Donghae. Tampak rekan-rekan bisnis beserta anak istri dari Lee Kangin dan Kim Hangeng mendominasi para tamu di acara itu.

Donghae yang saat ini sedang mengamati penampilannya tersenyum puas, ia mengenakan mahkota bagai seorang ratu malam ini. ((Bayangkan photo editan Donghae yang menjadi SNSD Yoona di MV The Boys. Udah pernah liat belum ?))
Kibum sendiri memakai jas, celana, dasi dan sepatu berwarna hitam pekat, mengenakan kemeja putih sebagai dalamannya. Kibum dan Donghae yang memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya di tengah pesta pun turun menemui para undangan.
Pengantin baru itu turun dari tangga dengan Donghae yang mengapit lengan Kibum langsung menarik perhatian para undangan serta para photografer. Setelah keduanya berada di tengah para undangan, tak henti-hentinya mereka mengucapkan selamat atas pernikahan keduanya seraya memuji keduanya sangat serasi, Kibum dan Donghae menanggapi mereka dengan senyuman dan ucapan terima kasih.
Saat-saat yang ditunggu tiba yaitu pemotongan kue pengantin setinggi empat tingkat. Sebenarnya saat di gereja tadi keduanya sudah memotong kue pengantin, tapi malam ini moment itu kembali diulang.
Berbeda dengan kue yang hiasannya dipenuhi warna putih disetiap tingkatan saat di gereja, kue yang akan dipotong malam ini berhiaskan warna ungu di tingkatan pertama, biru di tingkatan kedua, merah jambu di tingkatan ketiga, dan kuning di tingkat teratas.
Kibum dan Donghae memegang sebuah pisau untuk memotong kue di tingkat pertama, tepukan tangan dan bunyi kamera terdengar setelah kue itu terpotong. Kibum dan Donghae terus mengembangkan senyum di bibir keduanya, saling menyuapi kue, berfoto dengan mesra dan lain sebagainya.

“Huuffhh,, akhirnya selesai juga!” seru Donghae merebahkan dirinya di tempat tidur, ia benar-benar merasa lelah seharian ini. Kibum yang tidak kalah lelah dari istrinya memilih diam, ia mendudukkan dirinya di sofa panjang yang ada di kamar tersebut.
Donghae kemudian bangun, ia mulai melepas pernak-pernik yang dipakainya malam ini, mulai dari mahkota, cincin, kalung, dan gelang. Kibum yang memperhatikannya dari samping tersentak ketika wanita itu mulai melepas pakaiannya, sepertinya Donghae melupakan kehadiran Kibum yang ada disana.
“Hentikan itu!” Seru Kibum mengalihkan wajahnya yang terasa panas ke arah lain. Donghae yang terkejut segera mengenakan kembali pakaiannya.
“Maafkan aku!” Ujar Donghae kemudian bergegas ke kamar mandi.
Setelah mandi, Donghae keluar dengan menggunakan baju mandinya serta handuk untuk mengeringkan rambutnya. Ia melewati Kibum yang sedang membaca buku dengan menyenderkan punggungnya di kepala ranjang.
Kibum sejenak memperhatikan Donghae yang sibuk memilah pakaian di lemari. Kibum kembali menelan ludah ketika ia berkeyakinan tubuh wanita yang membelakanginya kini hanya ditutupi oleh baju mandi yang dikenakannya.
‘Kalau begini terus, aku tidak akan tahan melawan nafsuku padanya!’ batin Kibum frustasi.

TBC

Bagaimana ???

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Option and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. klo kyk gn trz bummie jd lope hae. kasian minnie

    Suka

  2. aqr.x kihae menikah jga ,,
    ehhh
    minnie keguguran ,?
    buat kyumin monent donk ,,

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: