Fanfiction Option Chapter 7

OPTION kihae kimin kyumin kyuhae yunhae tentang donghae hidup bersama suami dan madu dia juga mantan kekasih yang masih mengharapkannya, juga rencana dengan sang pengacara merebut kembali harta yang telah dicuri dari orang tua

Title : Option
Author : Nazimah Elfish
Pair : CRACK and PURE PAIR (KyuHae, KiMin, KiHae, KyuMin, KangTeuk, HanChul)
Rate : T – M untuk chap ini
Genre : drama, romance, family, angst
Cast : Kim Kibum, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Sungmin, Kim Young Woon, Kim Heechul, Park Jung Soo, Tan Hangeng, Lee Hyukjae, Choi Siwon
Summary: Kyuhyun dan Donghae adalah sepasang kekasih, tapi kenapa Donghae menikah dengan Kibum ? Lantas bagaimana dengan Sungmin ?
Warning : GS, crack pair..

Sebelumnya ..
Donghae menatap jam yang ada di kamarnya, dari jam Sembilan pagi hingga jam sembilan malam Kibum belum pulang.
“Apa dia begitu sibuk ?” gumam Donghae.
“Dia bukan anak kecil lagi! Dia tahu jalan pulang!” gumam Donghae kesal.
Ia kemudian membuka laci nakas untuk mengambil buku yang dipinjamnya dari Eunhyuk. Alih-alih ingin mengambil buku Eunhyuk, ia malah mengambil sebuah photo berukuran 4R yang terletak disamping buku.
Tampak dirinya dan Kyuhyun di dalam photo tersebut, dengan posisi Donghae yang mencium pipi Kyuhyun, sedang Kyuhyun tersenyum lebar. Jemarinya menelusuri wajah Kyuhyun, pandangan matanya berubah menjadi sendu kini, belum lagi buliran air mata tampak menggenang di pelupuk mata, sekali kedip saja bisa dipastikan air mata itu akan menetes di pipinya.
“Maafkan aku!” gumamnya terisak.
“Maafkan aku! Bagaimana kabarmu saat ini eoh ?” tanya Donghae pada photo yang ada di tangannya itu.
“Semoga kau mendapat kebahagiaanmu Kyuhyun-ah! Walau aku tidak tahu hidupku akan bahagia atau tidak dengan pilihan yang telah kuambil.”
“Maaf!” Donghae memeluk photo itu erat dengan air mata yang semakin deras mengalir di kedua pipinya.

Chapter 7

Kediaman keluarga Lee
11.00 pm
Kibum memasuki kamarnya juga Donghae dengan kepala yang terasa pening. Dilihatnya istrinya sedang membaca buku. Perlahan wajah Donghae berganti menjadi Sungmin, Kibum mengucek-ngucek kedua matanya.
“Sungmin ?” gumamnya pelan karena tetap Sungmin yang dilihatnya.
Didekatinya wanita yang sedang duduk di ranjang itu lalu dibelainya pipi itu lembut.
“Kau kenapa ?” tanya Donghae bingung akan sikap Kibum.
“Kau minum ?” tanya Donghae lagi menutup hidungnya.
Tanpa menjawab satu pertanyaan pun dari Donghae, Kibum meraih tengkuk Donghae dan menciumnya lembut, menghisap bibir atas dan bawah bergantian.
Donghae mendorong Kibum membuat lelaki itu terjengkang ke belakang, Donghae beranjak turun dari ranjangnya ingin keluar dari kamarnya. Tapi ketika ia melangkahkan kakinya, Kibum dengan cepat mendekapnya dari belakang, membawanya kembali ke ranjang dengan posisi menindih wanita itu.
Sedetik kemudian dilumatnya bibir itu, “heen..tihkan Buumiie.” Seru Donghae disela ciumannya, tapi Kibum tidak peduli, terus dilumatnya bibir itu, tangan nakalnya pun telah bergerilya di tubuh Donghae yang pada akhirnya membuatnya mendesah.
“Aaah,, Bummie, kaau ma..aah..bbuk.” seru Donghae susah payah diantara desahannya. Tangan nakal itu kini menyusup ke dalam piyama Donghae, membelai perut ratanya dan mulai meraba payudaranya membuat Donghae semakin mendesah nikmat dibuatnya.
Ciuman Kibum perlahan turun ke leher, dihisap dan digigitnya leher itu meninggalkan bekas. Donghae semakin merasa gila saat tangan Kibum membuat gerakan memutar di payudaranya. Setelah puas meninggalkan banyak kissmark di leher Donghae, ciuman itu turun ke dadanya yang masih tertutupi piyama.
‘Mengganggu!’ Kibum membatin, kemudian dilepasnya satu persatu kancing piyama itu, menampilkan payudara yang masih dibalut bra hitam milik Donghae, Kibum menyerigai.
Dilemparnya piyama itu asal dan melepas pengait bra itu, langsung saja pemuda yang masih dibawah pengaruh alcohol itu menyerang payudara istrinya.
“aah uh oh” desah Donghae mengacak rambut kibum yang kini menghisap di putingnya yang sebelah kiri, tangan kiri Kibum meremas payudaranya yang lain.
Kemana tangan kanan Kibum ???
Tangan nakal itu kini mulai menyusup ke dalam celana istrinya dan membelai kemaluannya yang mulai terasa basah dan masih terbungkus celana dalam,, tubuh Donghae menggelinjang hebat. Kibum merasa sesuatu dibalik celananya semakin menegang. Kibum menurunkan celana istrinya dan melepasnya bersama celana dalamnya,, dibelainya kembali kemaluan yang kini malah terasa sangat basah itu.
“Kau mudah sekali terangsang eoh ?” tanya Kibum kemdian terkekeh dengan suara yang menurut Donghae sangat menggoda baginya.
“Buummiiee heen..tiikan” pikiran Donghae menolak perbuatan Kibum, tetapi tubuhnya merespon dengan baik dengan apa yang suaminya itu lakukan.
Tubuh Donghae semakin menggelinjang hebat saat suaminya itu mempermainkan klitorisnya. Kibum menghentikan segala aktivitasnya, Donghae bernafas lega dengan terengah-engah. Tapi kelegaannya langsung menghilang ketika melihat tubuh suaminya yang telah polos sama seperti dirinya. Donghae berusaha beranjak dari ranjang tapi Kibum menarik tangannya dengan kuat membuat Donghae memekik sakit, Kibum kembali memposisikan tubuh wanita itu dibawahnya dan mencumbunya.
Kibum melebarkan kaki Donghae dan bersiap-siap memasukkan miliknya ke dalam kemaluan istrinya. ‘Tidak! Dia dibawah pengaruh alkohol sekarang!’ batin Donghae. Dia mencoba melawan tapi terlambat.
“Aaaaakkhh..” teriak Donghae kesakitan ketika Kibum mulai menyerangnya.

Sementara itu ..
“Aaaaakkhh..” Leeteuk tersentak kaget mendengar jeritan Donghae, ditatapnya Kangin cemas.
“Waeyo ?” tanya Kangin.
“Donghae.” Jawab Leeteuk khawatir akan nasib putrinya sekarang, Kangin menyerigai.
“Sudahlah! Biarkan dia melayani suaminya. Dulu dia menolak habis-habisan untuk menikah dengan Kibum, sekarang ia menikmatinya bukan ?” seru Kangin meraba-raba tubuh istrinya.
“Mau apa kau ?” tanya Leeteuk waspada.
“Mendapatkan apa yang menantuku dapatkan malam ini hmm ?” Kangin menghirup aroma bau Leeteuk yang begitu disukainya.
“Membuat adik untuk Donghae tidak masalah bukan ?” Goda Kangin.
“Kita sudah tidak muda lagi Kangin-ah! Menjauhlah dariku!” tolak Leeteuk mutlak dan berbaring membelakanginya.
“Ayolaaahh!” Rengek Kangin semakin mendekati istrinya.
“Berani kau menyentuhku, aku tidak akan melayanimu saat kita di Hawaii nanti!” Ancam Leeteuk.
“Baiklah, baiklah aku menyerah!” Seru Kangin kemudian.

Back to KiHae ..

Kibum kembali memasukkan miliknya dalam sekali hentakan membuat Donghae kembali menjerit.
“Aakkkhh” air mata menetes dari pelupuk matanya, walaupun ini adalah kedua kalinya ia ‘diserang’, tapi tetap saja berhasil membuatnya menjerit kesakitan.
Kibum berdiam diri hingga dirasanya Donghae tenang, digerakkannya pinggulnya perlahan membuat istrinya mendesah nikmat.
“lee…bih ceehhpaatt aahhh..” pinta Donghae di sela desahannya yang senang hati Kibum lakukan.
“aah uuh aah” donghae dan Kibum semakin mendesah nikmat ketika Kibum semakin mempercepat gerakannya.
Pelayan-pelayan yang melewati kamar pengantin baru itu tidak sengaja mendengar suara desahan dari dalam kamar, mereka cepat-cepat bergegas melewati kamar tersebut dengan wajah yang bersemu merah.
Entah sudah berapa kali Donghae mengalami klimaks, yang jelas Kibum belum mengalaminya sehingga membuatnya terus bergerak di dalam kemaluan istrinya.
“Akkuu maa..u aahh” Belum sempat Kibum menyelesaikan kalimatnya, sperma miliknya keluar memenuhi rahim Donghae. Sangat banyak dan lengket sehingga keluar di sela-sela paha Donghae.
Kibum terjatuh tepat di atas tubuh Donghae, Donghae yang sudah terkulai lemas sedari tadi tidak merespon apapun. Keduanya pun tertidur tanpa melepas tautan tubuh mereka.

Keesokan harinya ..
06.00 am
Kibum terbangun dari tidurnya, ia terkejut melihat Donghae yang masih tertidur berada sangat dekat dengan wajahnya. Kibum sudah sadar sepenuhnya dari alkohol, Perlahan dibukanya selimut yang menutupi tubuh keduanya. Kibum kembali terkejut, ia mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi.
“Oh, sial!” kemudian ia merutuki dirinya atas kecerobohannya sendiri.
Donghae perlahan bangun, Kibum kembali pura-pura tidur. Donghae mengerjap-ngerjapkan matanya. Secara tidak sadar Donghae menggerak-gerakkan tubuhnya yang terasa sesak membuat ‘milik’ Kibum yang masih berada di dalam tubuh Donghae kembali menegang. Kibum mati-matian menahan gejolak kelelakiannya yang meminta kembali dipuaskan hingga ia tidak tahan lagi dan kembali menyerang istrinya yang tentu saja terkejut dengan apa yang ia lakukan.
“Bummiie empphh..” belum sempat Donghae menyelesaikan kalimatnya, bibirnya kembali dikunci oleh bibir Kibum, dengan pinggul Kibum yang terus bergerak di kemaluan Donghae, membuat istrinya kembali mendesah erotis.

07.30 am
Kibum melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket karena ‘aktivitas’ ia dan Donghae, tanpa memandang dan berbicara sedikitpun ke arah wanita itu yang masih terdiam di ranjang. Air mata Donghae menetes ketika pintu kamar mandi tertutup. Ia merasa seperti wanita gampangan sekarang, dua kali tubuhnya disentuh, dua kali juga pria yang menyentuhnya dalam keadaan mabuk.
“Waeyo ? kenapa terjadi lagi ?” Gumamnya menggelengkan kepalanya cepat sembari mencengkram erat selimut yang membalut tubuh telanjangnya. Ia benar-benar merasa sebagai wanita rendahan. Bahkan Kim Kibum yang notabene-nya adalah suami Donghae sama sekali tidak menghargainya baik sebagai istri maupun wanita.

Kediaman keluarga Lee
08.15 am

“Sayang kami pergi akan ke Hawaii hari ini, seminggu lagi kami baru kembali.” Leeteuk memberi tahu Kibum dan Donghae perihal keberangkatan ia dan kangin pada Kibum juga Donghae saat sarapan.
“Mwoo ? Untuk apa eomma ? kenapa mendadak sekali ?” tanya Donghae beruntun dengan kening berkerut, seingatnya ayah ibunya tidak pernah pergi ke luar kota maupun keluar negeri lebih dari tiga hari selama ini.
“Appa ada proyek disana sayang, lagipula kami ingin menikmati waktu berdua saja. Kau kan sudah ada Kibummie!” Jawab Kangin santai, Leeteuk tersenyum menanggapi.
Penuturan Kangin membuat Donghae maupun Kibum tersedak makanan, keduanya lantas mengambil air minum bersamaan, membuahkan gelak tawa Leeteuk juga Kangin.
“Ah n..ne,, hahaha.” Donghae tertawa hambar setelah membersihkan mulutnya dengan tissue.
Ada yang bertanya Kibum ?? Ia hanya diam dan melanjutkan sarapannya.

Bandara Incheon
10.00 am
Terlihat pasangan HanChul, KiHae dan Eunhyuk yang mengantarkan KangTeuk pergi ke Hawaii.
“Appa dan eomma curang! Aku yang menikah kenapa kalian yang pergi ke luar negeri huh ?” Rajuk Donghae.
“Salah kalian sendiri yang belum menentukan ingin bulan madu kemana!” Bela Kangin menunjuk anak dan menantunya dengan dagu.
“Dasar egois!” Cibir Donghae yang mendapat jitakan manis dari ayahnya. Gelak tawa terdengar dari rombongan itu, sedangkan Kibum tersenyum melihat keakraban istri dan kedua mertuanya.
Kangin kemudian memeluk anaknya yang masih meringis dengan erat, Donghae tersenyum dan membalas pelukan sang ayah sama eratnya.
“Eommaaa aku akan merindukanmu!” Seru Donghae ceria memeluk Leeteuk erat.
“Donghae sudah, kami akan kembali lagi. Kita sudah terbiasa berpisah karena pekerjaan eomma dan appa kan ?” ujarLeeteuk merasa pelukan Donghae yang begitu erat dan lama padanya.
“Kalian harus berjanji kembali!” Seru Donghae terisak masih memeluk Leeteuk.
“Ne chagiya. Jangan menangis lagi eoh ?” Donghae mengangguk kemudian melepaskan pelukannya seraya menghapus air mata dan kembali tersenyum.
“Kibummie, tolong jaga Donghae kami ?” tanya Leeteuk seraya tersenyum tulus.
“Ne eomma.” Jawab Kibum singkat dan membalas senyuman Leeteuk.
“Selamat bersenang-senang eoh!” Ujar Hangeng memukul pelan bahu Kangin.
“Tentu saja!” Jawab kangin tersenyum lebar.

KangTeuk pun menuju pesawat karena sebentar lagi pesawat akan lepas landas.
“Chagiya, bagaimana pernikahan kalian eoh ?” tanya Heechul seraya mengelus rambut Donghae saat hendak keluar dari wilayah bandara.
“Baik eomma.” Jawab Donghae tersenyum pada ibu mertuanya.
“Baguslah kalau begitu. Kalau dia berbuat kasar atau menyakitimu, kau bilang saja pada appa, akan appa remukkan tulangnya!” Ujar hangeng menimpali dengan senyum yang mengembang di wajahnya.
“Beres appa!” jawab Donghae dengan mengacungkan jempolnya pada ayah mertuanya kemudian tertawa.
“kami pergi dulu eoh ? Kibummie jaga istrimu dengan baik!” Pesan Heechul.
“Ne eomma.” Jawab Kibum singkat. Setelahnya HanChul pun memasuki mobil mereka yang mengantarkan Heechul pergi menuju kediaman keluarga Kim, kemudian Hangeng pergi ke perusahaan Kim.
Kini tinggal KiHae dan Eunhyuk yang ada di antara mobil Kibum dan mobil Eunhyuk.
“Err,, Kibummie! Aku ada urusan dengan Eunhyuk jadi aku akan pulang bersamanya!” Ujar Donghae menatap gugup Kibum. Kibum hanya menggumam sebagai jawaban kemudian melangkahkan kakinya memasuki mobil tanpa memandang EunHae. Donghae tetap saja menatap Kibum dengan tatapan yang sulit diartikan walau mobil yang dikendarainya sudah pergi.
Eunhyuk menghela nafas setelah mobil Kibum melesat pergi, “Itu yang kau bilang baik huh ?” tanya Eunhyuk memandang kesal Donghae.
“Kenapa kau mendadak jadi pendiam begini ? tadi tidak!” Ujar Eunhyuk lagi.
“Sudahlah, ayo kita jalan-jalan!” Jawab Donghae acuh.

Mobil Eunhyuk ..
“Memangnya kita mau kemana ?” tanya Eunhyuk masih fokus menyetir. Sebenarnya ia dan Donghae tidak ada urusan, tapi karena Donghae mengatakan ada urusan dengannya pada Kibum, seperti inilah jadinya.
“terserahmu sajalah Hyukkie!” Jawab Donghae, ia memandang ke arah luar untuk melihat pemandangan yang ada.

“Kenapa kita kesini ?” Tanya Donghae heran ketika mereka sampai di gedung apartement Kyuhyun.
“Aku ingin menemui Siwon!” Jawab Eunhyuk tersenyum seraya mengeluarkan cermin dari tasnya, Donghae mendengus sebal.
“Apa penampilanku sudah oke Hae ?” tanya Eunhyuk tersenyum menampilkan gusi merah miliknya.
“Hmm.” tanggap Donghae setelah memandang Eunhyuk sebentar.
“Kau ingin masuk ?” tanya Eunhyuk memasukkan cerminnya kembali ke dalam tas.
“Tidak perlu, aku disini saja!” Jawab Donghae. Ia sebenarnya enggan jika tidak sengaja bertemu dengan Kyuhyun.
“Baiklah. Kau tunggu aku disini saja!” Jawab Eunhyuk kemudian turun dari mobilnya dan melangkah masuk menuju ke apartement Siwon.
Donghae menyalakan musik selagi menunggu Eunhyuk. Kadang Donghae berpikir kenapa ia tidak menyukai Siwon saja ? kenapa ia menyukai Kyuhyun ? Choi Siwon adalah pemuda kaya raya, sopan dan sangat tampan. Pastilah ayah Donghae akan merestui hubungan keduanya.
Sedangkan Kyuhyun ? ia hanya pemuda dengan keusilan tingkat dewa, pecinta game yang terkadang lebih memilih game daripada kekasihnya, serta pemuda yang giat belajar. Donghae tersenyum mengingat pemuda itu.
Kemudian Donghae menggeleng pelan mengingat Eunhyuk yang sudah lama menyukai Siwon, juga menggeleng karena keputusannya untuk meninggalkan dan melupakan Kyuhyun.

Kediaman keluarga Lee ..
03.00 pm

Eunhyuk menghentikan mobilnya di depan rumah sepupunya.
“Bagaimana ? memuaskan ?” dia bertanya pada Donghae dengan menampilkan gummy smile-nya.
“Sangat!” Balas Donghae tersenyum manis.
Setelah Eunhyuk menyelesaikan urusannya dengan Siwon, Donghae dan Eunhyuk memutuskan pergi ke salon untuk memanjakan tubuh keduanya.
“Tubuhku terasa segar kembali! Terima kasih!” Ujar Donghae kemudian keluar dari mobil Eunhyuk.
Donghae berjalan dengan riang menuju rumahnya. Setelah membuka pintu, ponselnya bergetar.
“Halo ?” sapanya saat mengangkat telephone itu.
“ …….”
“A..Apa ?” Donghae seolah membeku, perlahan ponsel yang digenggamnya terjatuh begitu saja ke lantai marmer rumah mewahnya.

TBC

Bagaimana ????

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 20 Desember 2012, in Option and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. huhuhu
    panas. kipas…kipas
    tp kasan hae.

    Suka

  2. ehh
    kibum mabuk yach ,,
    kihae NC.an ,?
    hmm
    siapa yg nelpon hae ,?

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: