Fanfiction Sleeping Hae chapter 1

Cover Fanfiction Sleeping Hae by Nazimah Elfish

Title : Sleeping Hae

Author : Nazimah Agustina

Pair : KiHae

Cast : Kim Kibum, Lee Donghae, and Other Super Junior Member

Genre : Hurt/Comfort, drama, romance

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Rating : T

Summary : Entahlah, akhir-akhir ini aku merasa bingung dengan summary.

Warning : Gender Switch! Tema dengan cerita yang aku yakin sudah pernah dipublikasikan sebelumnya, RnR. Susah banget cari tema yang tidak pernah diusung oleh author lain sebelumnya.

 *

Tidak suka? tidak usah dibaca. Gampangkan?

*
*
*

~ Nazimah Agustina ~

~ Sleeping Hae ~

Chapter 1

*
*
*

Seoul, 2012

“Lelah sekali!” keluh seorang namja tampan, kesebelas namja lain yang tidak kalah tampan darinya mengangguk mengiyakan.

“Mau bagaimana lagi, ini sudah jadwal kita.” Sahut sang leader, Leeteuk.

Mereka adalah member Super Junior, Boyband yang tengah naik daun, bukan hanya di Korea Selatan saja namun sudah mendunia. Saat ini kegiatan mereka bersama Super Junior sangat padat, saat mereka tiba di tempat show pastilah ELF akan berlomba-lomba untuk bertemu dengan mereka semua. ELF –sebutan untuk fans Super Junior- selalu memadati konser mereka, mereka akan meneriakkan masing-masing nama member Super Junior jika member tersebut menyanyi di part lagu.

Kibum –namja yang mengeluh tadi- melihat jam tangannya, pukul satu pagi dan jadwal Super Junior baru saja selesai untuk hari ini.

“Aku pulang!” ucapnya mengambil ransel.

“Kemana? Rumah atau dorm?” tanya Eunhyuk yang memegang posisi rapper sama seperti Kibum di grup mereka.

“Rumah.” Jawab Kibum singkat.

“Hati-hati!” dan Kibum hanya menggumam sebagai jawaban, setelahnya ia keluar dari ruang make up dan berjalan menuju parkiran.

.

.

DUKK

.

.

Kibum membanting pintu mobil kasar saat menutupnya. Ia tahu para hyung dan dongsaengnya juga lelah seperti dirinya, namun entah kenapa hari ini ia merasa begitu lelah dan ia mengeluh, padahal ia tidak pernah mengeluh sebelumnya. Matanya kemudian membidik sebotol wine yang ada di jok belakang, diambilnya botol wine dan diteguknya hingga titik terakhir.

“Lebih baik aku segera pulang!” ujarnya dan melajukan mobilnya.

.

.

Jalanan begitu sepi, wajar saja karena waktu sudah menunjukkan setengah dua dinihari. Hembusan angin malam sangat terasa, bagai menusuk tulang. Hanya sura dedaunan yang tertiup angin lah yang terdengar. Kibum melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi. Orang gila mana yang menyebrang jalan disaat seperti ini? Itulah yang ada dipikiran Kibum, ia kemudian terkekeh.

Namun ia salah menduga dan begitu terkejut, saat seorang yeoja berpakaian putih berjalan dengan sangat tenangnya menyebrang jalan.

.

.

CKIIITT!

.

.

Nafas Kibum terengah-engah, tubuhnya terpelanting ke depan, kepalanya terbentur setir. Dengan takut ia mendongak, menatap jalanan didepannya. Ini akan menjadi pertaruhan karirnya di dunia hiburan, dengan ia yang menabrak seseorang karena melajukan mobil dengan kecepatan diatas rata-rata akan menyeretnya masuk kedalam penjara.

DEG …

DEG …

DEG  …

 

Yeoja itu baik-baik saja namun detak jantung Kibum tidak kunjung normal.

Bagaimana tidak? Bayangkan jika dirimu bertemu seorang yeoja di jalanan dipagi buta dengan rambut panjang dan memakai gaun putih-putih, serta berdiri dengan jarak satu atau dua meter dari kendaraan yang kau tumpangi sendirian. (Aku sih membayangkannya seram-seram gimana gitu.)

*

*

Bulu roma Kibum berdiri, ia beberapa kali meneguk ludahnya yang tiba-tiba terasa berat, detak jantungnya juga tidak bisa diajak kompromi, serta ia yang seperti lupa cara bernapas.

Gugup? Takut? Penasaran? Semua tercampur menjadi satu!

Kibum menutup rapat kedua matanya, mengenyahkan pikiran-pikiran negatif akan sosok yeoja didepannya, walaupun Kibum tidak yakin yeoja itu memang manusia atau bukan.

‘Tidak ada hantu di dunia ini! Pasti ada penjelasan masuk akal akan hal ini!’. jeritnya dalam hati

‘Aku pasti mabuk! Ya, aku mabuk!’

Kibum tersenyum dengan mata yang masih terpejam erat, ia pikir alasan masuk akal jika ia yang melihat yeoja misterius saat ini adalah karena wine yang diteguknya tadi. Kibum membuka mata, mengumpulkan keberaniannya sebagai seorang namja, membuktikan bahwa keyakinannya itu benar, hanya I.L.U.S.I seorang Kim Kibum!

Namun Kibum kembali menahan nafas dan detak jantungnya semakin berdebar tidak karuan, yeoja itu masih berada di depan mobilnya!

Kibum mencoba berpikir jernih, berpikir positif adalah kuncinya –itu yang diteriakkan otak jeniusnya, setelah mengatur nafasnya sejenak ia mencoba memperhatikan sosok di depannya.

Dapat dilihatnya yeoja itu mengadahkan kedua tangannya menutupi wajah karena sorot lampu mobil Kibum. Dilihat baik-baik dari tempat Kibum saat ini, pakaian putih yang dikenakan yeoja itu adalah sebuah piyama tidur dan yeoja itu berkulit putih pucat, dan sepertinya yeoja itu lebih muda beberapa tahun darinya.

*

*

*

Kibum mematikan sorot lampu mobilnya, yeoja itu perlahan menurunkan tangannya dan menatap Kibum yang masih duduk manis di dalam mobilnya.

‘Manusia.’ Batin Kibum, ia menghela nafas lega.

Tunggu, untuk apa yeoja yang hanya mengenakan piyama tidur berjalan-jalan di pagi buta yang tentu sangat dingin ini?

.

.

.

Yeoja itu kembali berjalan namun dengan langkah yang melompat-lompat, Kibum melongo memperhatikannya. Yeoja itu sangat tenang seolah tidak terjadi apa-apa, padahal Kibum hampir saja menabrak dirinya, dan yang paling penting –menurut Kibum- yeoja itu tidak mengenali dirinya? Ia yang merupakan Kibum Super Junior!

Dahi Kibum semakin berkerut ketika yeoja itu ternyata melangkahkan kakinya menuju taman bermain. Taman bermain jika di pagi atau siang hari memang menyenangkan dan menggambarkan keceriaan anak-anak.

Tapi dimalam yang sangat larut ini? Sepi dengan lampu jalanan dengan cahaya remang-remang, ayunan yang bergerak sendiri karena angin malam yang meniupnya, semua itu menampilkan kesan seram juga suram. Jadi untuk apa yeoja itu kesana di saat seperti ini? Sendiri pula?

Kibum yang merasa aneh sekaligus penasaran dengan yeoja itu keluar dari mobilnya.

“Hei! Agasshi!” panggilnya.

.

.

To Be Continue ?

.

.

FF ini dibuat setelah author lebih mendalami pengetahuan soal Kleine-Levin Syndrome, bagi yang tidak tahu dengan istilah tersebut dapat bertanya dengan GOOGLE ahjussi(?) atau mengikuti perkembangan FF ini. Di FF ini saya mencoba membuat bukan hanya berdasarkan imajinasi, namun juga menyelipkan unsur ilmu pengetahuan dan kejadian nyata yang pernah dialami oleh penderita Kleine-Levin Syndrome didalamnya.

Dan bagi readers yang mungkin pernah membaca FF yang seperti ini sebelumnya, kupikir wajar karena tema ini sangat menarik (bagiku).

Semoga suka, kalau aku ya suka-suka aja, LOL.

Aku berharap aku sudah memiliki kemajuan dalam menulis FF.

Related Post :
Other Post :
Kait kata : KiHae Couple, KiHae fanfic, Cerita Cinta KiHae, Kibum Donghae FF, Kibum top Hae bottom, Nazimah Elfish, pernikahan tanpa cinta, ff KiHae, Super Junior Indonesian Fanfiction, drabble ficlet romance, kihae ff terbaru, kihae boyslove genderswitch, boyxboy, hae as the girl, canon, general, yaoi, shoneun-ai,

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 22 Desember 2012, in Fanfiction, Sleeping Hae and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. kayaknya keren, lanjut aaahhhh, heheh

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: