Fanfiction Lukisan Chapter 4

Title : Lukisan

Author : Nazimah Agustina aka Nazimah Elfish

Pair : KyuMin, KiHae, YeWook

Rating : T

Cast : Lee Sungmin, Kim Kibum, Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Kim Jong Woon, Kim Ryeowook

Genre : Romance, mystery, drama, angst

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Summary : Pasangan muda Kyuhyun dan Sungmin membeli sebuah rumah yang dulunya milik pelukis terkenal. Semenjak menempati rumah tersebut, Sungmin kerap kali mengalami kejadian aneh yang membuatnya takut, terutama jika mengenai lukisan pemilik rumah terdahulu. Misteri apa yang ada dibalik rumah dan lukisan itu ?

Warning : gender switch, cerita pasaran, OOC ..

.

.

Tidak suka, tidak usah dibaca ..

.

Sebelumnya …

.

.

.

“Ti … tidak mungkin!” gumam Sungmin tidak percaya dengan pemandangan yang ia lihat kini. Saat ia memasuki ambang pintu dapur Ia melihat sepasang lelaki dan perempuan yang berada di dapurnya. Karena minimnya cahaya, ia akhirnya memutuskan untuk mendekati dua insan tersebut.

Sungmin menutup mulutnya tidak percaya sesaat setelah mengenali kedua sosok itu, Kibum dan Donghae. Seakan tidak melihat Sungmin yang berada di dekat mereka, Kibum dan Donghae tidak merasa tergangggu sama sekali.

.

“Minumlah sayang!” ujar Kibum lembut menyodorkan gelas berisi air putih pada Donghae yang terlihat kalut saat ini.

“Terima kasih sayang!” sahut Donghae menerima air itu dari tangan suaminya, kemudian diminumnya dalam sekali tegukan.

Sungmin melihat semua yang mereka lakukan dalam diam, mata Sungmin menyipit melihat Kibum yang terlihat ingin berkebun padahal hari sudah sangat larut.

“Bummie kau sedang apa?” tanya Donghae khawatir melihat Kibum yang memakai sepatu bootnya.

“Nanti kau juga akan tahu sayang!” jawab Kibum, setelahnya Donghae memilih diam.

.

.

.

Beberapa saat kemudian …

“Awww” rintih Donghae merasakan kepalanya yang tiba-tiba berdenyut sakit.

“Bummie..” gumamnya lirih menyebut nama suaminya seraya memegang kepalanya.

“Hmmm…” jawab Kibum sama sekali tidak peduli akan istrinya kini, ia masih sibuk membelakangi Donghae dengan segala peralatannya.

Setelahnya Donghae pingsan.

“Donghae-ah?” panggil Sungmin panik.

“Apa yang kau lakukan? Tolong dia! Lakukan sesuatu!” hardik Sungmin pada Kibum.

Kibum berbalik, bulu yang ada di tubuh Sungmin meremang melihat Kibum yang menyerigai dengan memegang sebuah sekop. Dan Sungmin semakin terkejut karena tiba-tiba Kibum yang melihat ke arahnya dengan mata penuh amarah hingga tiba-tiba

“Aaaaaa!”

~ Nazimah Agustina ~

~ 95line ~

~ Lukisan ~

~ Chapter 4 ~

.

.

“Hosh! Hosh! Hosh!” sengal Sungmin.

“Waeyo chagiya?” tanya Kyuhyun yang ikut terbangun karena teriakan istrinya, dinyalakannya lampu duduk untuk menerangi kamar mereka yang gelap. Sungmin tak menjawab, ia hanya memandangi sekitar, ini kamarnya, jadi tadi ia hanya bermimpi?

“Mimpi buruk?” tebak Kyuhyun sambil menyeka keringat yang mengalir dari dahi istrinya, yeoja itu mengangguk kaku.

“Aku ambilkan minum eoh?” tawar Kyuhyun, Sungmin mengangguk. Namja itu kemudian memakai celananya cepat dan keluar dari kamar keduanya menuju dapur.

“Apa itu tadi?” tanya Sungmin setelah berada seorang diri di dalam kamarnya. Ia memijit pelipisnya.

.

.

“Ini, minumlah!” ujar Kyuhyun sambil menyerahkan gelas berisi air mineral pada istri cantiknya.

“Gomawo Kyu.” Sahut Sungmin tersenyum dan menyambut gelas tersebut. Diminumnya air itu tepat ketika matanya melihat sosok lain di belakang Kyuhyun –Donghae- yang menyerigai padanya.

Sungmin menjatuhkan gelas kaca itu kemudian ia menutupi kedua telinganya dengan tangan serta mata yang terpejam erat.

“Sungmin-ah! Waeyo?!” tanya Kyuhyun panik, ia memegangi kedua pundak Sungmin, memaksa yeoja itu menatapnya namun Sungmin tetap memejamkan matanya serta menunduk takut.

“Ddi…dibelakangmu!” ujar Sungmin belum membuka matanya. Kyuhyun menoleh dengan kening berkerut, tidak ada apa-apa disana.

“Ada apa di belakangku Minnie-ah?” tanya Kyuhyun lagi, Sungmin perlahan membuka matanya. Ia memandangi sekitar dengan takut, setelah memastikan tidak ada sosok lain tersebut, Sungmin menghela nafas lega.

“Tak ada!” sahutnya membuat Kyuhyun terheran-heran. Kyuhyun kemudian memungut gelas yang tergeletak di atas selimut keduanya, kini kasur mereka basah akibat tumpahan air tersebut ((Sungmin masih terduduk di ranjangnya saat melihat Donghae)).

Setelah meletakkan gelas tersebut di atas meja nakas, Kyuhyun kembali menatap Sungmin yang masih terlihat syok.

“Kau ingin kita pindah eoh?” tanya Kyuhyun akhirnya, ia tidak dapat mengingkari jika ia khawatir dengan sikap aneh Sungmin akhir-akhir ini. Sungmin menggeleng cepat, ia terlihat lebih syok dari sebelumnya hingga Kyuhyun berinisiatif memeluknya erat, menenangkan yeoja tersebut.

“Tidak perlu takut eoh? aku bersamamu!” ujarnya menenangkan, Sungmin mengangguk kemudian mengeratkan pelukannya.

 

 

Tiga hari kemudian …

Setelah mengalami mimpi buruk tersebut, Sungmin tidak pernah lagi mengalami kejadian ganjil di dalam rumahnya. Yeoja itu tidak pernah lagi mendengar bisikan-bisikan tanpa tahu siapa yang mengucapkannya, ia juga tidak pernah melihat sosok Donghae dan Kibum lagi.

Seharusnya Sungmin merasa lega bukan? Tapi tidak!

Ia malah semakin penasaran dengan dua orang penghuni rumah terdahulu, Sungmin ingin mengetahui semuanya. Ia yakin Donghae telah meninggal, tapi Kibum? Sungmin pun tidak tahu keadaan namja itu, masih hidup atau sudah meninggal.

“Apa Kibum yang telah membunuh Donghae?” tanyanya pada diri sendiri.

“Tapi kenapa?” tanyanya lagi.

“Donghae bunuh diri?” Sungmin menggeleng-gelengkan kepalanya pertanda tidak percaya.

“Dari mimpi yang kualami kemarin, bisa jadi Donghae tidak sadarkan diri karena air yang diberi Kibum. Bisa saja Kibum memberinya racun bukan?” tapi… kenapa?” tanyanya lagi.

Ting … tong … ting … tong …

Saat Sungmin masih bergelut dengan kata ‘kenapa’, ia mendengar suara bel pertanda ada tamu di rumahnya.

“Sebentar!” teriaknya berjalan menuju pintu utama rumahnya.

Ceklek

“Nuguya?” tanya Sungmin pada sang tamu yang merupakan seorang namja berambut blonde.

“Mianhae agasshi! Lee Hyukjae imnida! Saya ingin bertanya, apakah anda tahu alamat penghuni rumah ini terdahulu?” tanya namja yang merupakan Eunhyuk itu sopan.

“Eumm, apa anda mengenal Kibum dan Donghae?” tanya Sungmin memastikan. Eunhyuk tersenyum.

“Ne, saya mengenal keduanya.” Jawab Eunhyuk.

‘Ini kesempatanku untuk mengetahui lebih jauh tentang mereka berdua!’ batin Sungmin senang.

“Masuklah dahulu kalau begitu!” tawar Sungmin membuka pintu lebih lebar, mempersilahkan Eunhyuk memasuki rumahnya.

.

“Euum, jadi bagaimana hubungan kalian?” tanya Sungmin membuka pembicaraan.

“Donghae adalah sahabat sekaligus partnerku dalam mengajar tari.” Jawab Eunhyuk.

“Kibum?” tanya Sungmin lagi.

“Dia seorang pelukis yang pindah ke komplek ini sepuluh tahun lalu, dia mengatakan alasan pindah ke komplek ini untuk mencari inspirasi melukis dan ketenangan.” Jawab Eunhyuk yang dijawab ‘oh’ oleh Sungmin.

“Sudah lama aku tidak ke rumah ini, bolehkan aku melihat-lihat? Euum, sekedar bernostalgia.” Ujar Eunhyuk kemudian tersenyum canggung.

“Tentu saja!” jawab Sungmin tersenyum.

.

.

Eunhyuk sibuk memandangi rumah yang sudah lama tidak ia kunjungi ini. Ia bahkan tidak sadar jika ia telah memasuki ruang tengah rumah itu, ‘tidak banyak yang berubah!’ nilainya dalam hati.

Sungmin terus memperhatikan gelagat eunhyuk dengan tangan yang terlipat di depan dada dan pandangan yang sulit diartikan, wajah imutnya kini tampak menyeramkan.

Eunhyuk kemudian membidik sebuah lukisan yang terpajang di dinding ruangan tersebut, membuat namja itu tertegun beberapa saat. Didekatinya lukisan itu, tatapan takjub tidak dapat ia sembunyikan, lukisan ini sangat mirip dengan yeoja yang sudah lama tidak ditemuinya.

“Hae-ah?” ujar Eunhyuk terharu ketika berhadapan langsung dengan lukisan tersebut.

“Ne Hyukkie?” dan Eunhyuk sontak membalikkan badannya menghadap Sungmin, ia merasa mengenali suara itu.

“Dong…hae?” tanya Eunhyuk ragu, memandang Sungmin bingung.

Sungmin mengangguk kecil, “lama tidak bertemu eoh?” tanyanya lagi.

“Eh?” Eunhyuk yang masih merasa tidak percaya dengan pendengarannya sendiri, hanya dapat merespon dengan satu kata tersebut.

Sungmin –yang telah dirasuki arwah Donghae- tertawa kecil, “melupakan sahabatmu eoh?” tanyanya dengan raut sedih yang dibuat-buat.

“Siapa kau sebenarnya?” tanya Eunhyuk seraya melangkah mundur, menjauhi yeoja yang terus melangkah mendekatinya dengan langkah pelan namun pasti.

“Kau tidak mengenaliku?” lagi, Donghae yang menggunakan raga Sungmin bertanya.

“Kau sudah mati?” tanya Eunhyuk yang hanya dijawab Donghae dengan senyuman.

“Tapi kenapa?” tanya Eunhyuk lagi.

“Apa itu penting?” tanya Donghae kemudian menyerigai, Eunhyuk tidak menjawab, namja itu hanya berusaha menjaga jarak dengan Donghae.

“Apa benar kau mencintaiku?” tanya Donghae menatapnya serius, Eunhyuk mengangguk ragu.

“Benarkah?” tanyanya dengan mata berbinar.

“Ne!” jawab Eunhyuk lantang membuat Donghae tersenyum senang.

“Kalau begitu ikutlah denganku!” tawar Donghae membuat Eunhyuk membelalakkan matanya kaget.

“MWO?” pekik Eunhyuk, jantungnya semakin berdebar kencang mendengar tawaran yang berarti menyerahkan nyawa tersebut.

Donghae terkekeh melihat wajah pucat Eunhyuk dengan gelengan di kepalanya. Eunhyuk yang tidak mau kehilangan nyawa di rumah tersebut berlari keluar dari rumah mewah itu.

Donghae diam di tempatnya, dia sama sekali tidak mencegah Eunhyuk, yeoja itu hanya memandang dingin dimana Eunhyuk yang berlari melewatinya.

BRUUUK!

Beberapa saat kemudian tubuh Sungmin jatuh tidak sadarkan diri.

03.00 PM

Kyuhyun dengan cepat memasuki rumahnya ketika melihat pintu utama yang terbuka lebar.

“Minnie?” panggil Kyuhyun seraya melepaskan dasi yang mengikat lehernya, ia merasakan firasat yang tidak enak.

“Min.. MINNIE!” pekik Kyuhyun ketika ia sampai di ruang tengah dan melihat tubuh istrinya yang tergeletak tidak sadarkan diri, namja itu berlari menghampiri Sungmin.

“Sungmin-ah? Bangun chagi!” panggilnya panik setelah memangku kepala Sungmin. Tanpa berpikir dua kali, Kyuhyun kemudian menggendong Sungmin ala bridal style menuju kamar mereka.

Di dalam kamar …

“Bagunlah chagi!” gumam Kyuhyun, tangannya mengusap wajah Sungmin dengan kain yang telah dibasahi.

“Euunngh,” lenguh Sungmin.

“Kau sudah sadar chagiya? Syukurlah!” ucap Kyuhyun tersenyum lebar.

“Kyu? Apa yang terjadi?” tanya Sungmin seraya memegang kepalanya yang terasa agak pening, ia mendudukkan dirinya dibantu oleh Kyuhyun.

“Harusnya aku yang bertanya seprti itu padamu, apa yang terjadi chagi?” tanya Kyuhyun kemudian tersenyum lembut.

“Aku tidak tahu, yang jelas tadi ada tamu, seorang namja yang bertanya mengenai pemilik rumah terdahulu.” Jawab Sungmin sekedarnya.

“Namja? Siapa?” tanya Kyuhyun lagi.

“Lee Hyukjae.” Sahut Sungmin.

Di tempat lain namun di saat yang sama …

“Ah!” pekik Kibum, ia mengerjab-ngerjabkan matanya kaget.

“Apa itu tadi?” tanyanya entah pada siapa, ia kemudian mengedarkan pandangan di ruangan sederhana yang telah menjadi tempat tinggalnya kini.

Kibum kemudian menghela nafas lelah setelah mengusap wajahnya pelan, ia menatap sebuah lukisan yang telah selesai sketsanya. Dipandanginya seksama lukisan itu, ia menggeleng lemah.

“Kenapa masih berbeda? Aish!” sungutnya sebal.

“Sepertinya aku harus kembali ke rumahku, siapa tahu saja lukisan itu masih ada.” Ujarnya kemudian tersenyum lembut, menampilkan killer smile miliknya.

“Bagaimana keadaan rumahku sekarang ya?” tanyanya menerawang.

.

.

TO BE CONTINUE ?

.

Pendek? Memang!

Membosankan? Aku tahu itu.

Komentar / review ?

Other Post :

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 12 Januari 2013, in Lukisan and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. masrifah lubis

    hahahah singkat amat sih cerita nya makin jelas, tambah penasaran

    Suka

  2. Kibum mengasih racun ke Hae??
    EunHyuk ke rumah KiHae/KyuMin buat nanya alamat KiBum tapi malah kabur karna Sungmin dirasukin arwah Hae????
    Dan KiBum ke rumahnya????? Gimana kalo Minnie dirasukin lagi sama Hae??
    Duhh Eonni Daebak nih FF

    Suka

  3. Aigoo. . . Merinding q baca nya. Serem abs.

    Suka

  4. apa hae meninggal krn racun dr kibum?? krn kibum nyangka hae selingkuh sama hyuk???

    Suka

  5. aigoo menakutkan
    kamu g tkt apa nulisnya?
    Aku serem pas bag min kesurupan

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: