Deep Love Chapter 1

deep love cover fanfiction kihaekyu by Nazimah Elfish

Title : Deep Love

Author : Nazimah Agustina / Nazimah Elfish

Pair : KiHae slight KyuHae and others

Cast : Cho Kyuhyun, Kim Kibum, Lee Donghae, Park Jung Soo, Lee Hyukjae, and Choi Siwon

Rating : Teen

Genre : Drama, Romance, Hurt, little Crime

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Summary : “Kekasihmu merasa hidupnya hancur, begitupun dengan pembunuhmu, ia juga merasa hancur kala melihat kekasihmu yang bagai mayat berjalan saat mengantarmu menuju makam. Cinta begitu dahsyat rupanya, dapat membutakan mata hati seseorang, membuat bahagia seseorang juga dapat membuat seseorang merasakan kejamnya dunia, kedua insan itu adalah korban cinta yang terlalu berlebih.”

Warning : YAOI! Cerita umum! Don’t like don’t read! Read and review!

 

 

Chapter 1

Tap tap tap

Seorang pemuda berambut coklat madu dengann sepasang headset yang menyumbat telinganya tengah berjalan pada malam yang sudah cukup larut di awal musim salju, ia berjalan seorang diri menuju kediamannya yang sudah tidak jauh lagi.

Langkahnya terhenti, ia menolehkan kepalanya ke belakang, tidak ada siapa-siapa dan tidak ada apa-apa disana.

Kembali ia melanjutkan langkahnya, baru beberapa langkah ia berjalan di tumpukan salju ia kembali menolehkan kepalanya, kosong, hanya ada desir angin yang menusuk tulang, kali ini ia melepas headset itu dari kedua telinganya, ia memang tidak mendengar apapun tapi ia merasakan sesuatu.

Pemuda itu, Cho Kyuhyun kembali berbalik kemudian memasang headset dan berjalan menuju kediamannya namun, dengan langkah yang dipercepat, ia merasa firasat yang tidak enak malam ini.

Beberapa langkah lagi ia akan menyebrang dan ia akan sampai pada pintu rumahnya namun,

“Hei!” panggil seseorang, Kyuhyun menoleh.

“Siapa?” tanggapnya, seseorang yang dilihat dari perawakan tubuhnya, orang yang memanggilnya itu seorang lelaki dengan wajah yang tidak terlihat jelas oleh Kyuhyun, selain karena penerangan yang minim, juga lelaki itu memakai kacamata hitam, bertopi, dan memakai syal merah di lehernya.

Orang itu mendekati Kyuhyun, “siapa?” ulang Kyuhyun namun,

“Akh!” rintihnya kala sebilah pisau telah bersarang di perutnya, orang tadi menyerigai.

“Kau? Akh!” lagi, orang itu menusuk perut Kyuhyun untuk yang kedua kali, salju yang semula putih bersih kini telah berwarna merah karena darah Kyuhyun yang menetes dengan banyaknya, Kyuhyun hendak melawan namun tusukan ketiga terlebih dulu menghujam perutnya.

“A…pa yang ka…u ma…u?” tanyanya terbata menahan perih juga pedih di tubuhnya, namun orang tadi hanya diam tenang, ia tampak santai saja menusuk-nusukkan pisau itu pada perut Kyuhyun, seolah mengaduk isi perut seseorang di depannya ini adalah kesenangan tersendiri baginya, hingga tubuh pemuda malang itu ambruk di atas tumpukan salju yang tidak lagi berwarna putih.

 

Keesokan harinya …

“Tu… tuan muda!” panggil seorang pelayan pada majikannya itu gugup.

“Ada apa?” sahut sang majikan itu tersenyum ramah seperti biasanya.

“Tuan Cho dibunuh,” lapor pelayan itu menundukkan kepala, sang majikan terdiam, tidak ada yang berbicara setelah itu hingga majikannya tersenyum menenangkan.

“Jangan bersekongkol dengannya untuk mengerjaiku lagi Paman! Baru seminggu lalu kau melaporkan kecelakaan Kyunnie padaku, kau tahu? Aku sangat terpukul mendengarnya, nyatanya ia yang dibantu kau hanya ingin menggodaku saja!” sahutnya kemudian mengambil majalah yang ada di atas meja di dekatnya.

“Hae?” panggil seseorang yang baru saja memasuki kamar seseorang yang disebut ‘Hae’ tadi, sang majikan yang bernama lengkap Lee Donghae itu menanggapi dengan menyernyitkan dahi pada seorang yang baru saja memanggilnya.

“Biarkan aku yang berbicara padanya!” lanjut orang tadi yang baru memasuki kamar, pelayan itupun undur diri setelah menatap tuan muda lain dengan tatapan sendunya.

“Bacalah!” suruh orang tadi yang ternyata adalah Lee Hyukjae pada Donghae seraya menyerahkan Koran pagi ini. Donghae terdiam cukup lama usai membaca salah satu halaman yang dibukakan oleh Hyukjae, matanya berkaca setelah membaca serentetan kata yang termuat di dalamnya.

PAAK!

Koran itu dijatuhkan begitu saja oleh Donghae yang kini telah berurai air mata, ia menatap Hyukjae sesegukan, “katakan itu bohong! Katakan! Katakan itu hanya candaannya sajakan Hyukkie?” paksanya pilu mencengkram pundak Hyukjae yang hanya menatapnya sedih, ia kemudian menggeleng membuat intensitas kesedihan Donghae bertambah.
Beberapa hari kemudian …

“Aku dimana?” korban pembunuhan itu, Kyuhyun bertanya pada diri sendiri, ia kemudian memperhatikan dirinya juga sekitar, ia merasa asing dengan tempat berpijaknya kini.

“Kau berada di antara bumi dan langit.” Sahut suara lain, Kyuhyun mengedarkan pandangannya, mencari asal suara.

“Aku disini,” lanjut suara itu, Kyuhyun berbalik dan menemukan sesosok lelaki bermata teduh dengan senyum manis yang menambah keindahan pada dirinya.

“Namaku Leeteuk, malaikat yang akan mendampingimu.” Ujar sosok yang bernama Leeteuk itu.

“Malaikat? Maksudmu?” tanya Kyuhyun tidak mengerti, Leeteuk kembali tersenyum kemudian menjentikkan jarinya.

“Lihat itu!” perintahnya, Kyuhyun menurut.

“Hae?” gumam Kyuhyun kemudian, tampak Donghae yang tengah berkabung atas kematian kekasihnya, Donghae adalah kekasih Kyuhyun semasa hidup, Donghae yang Kyuhyun lihat sekarang bukanlah Donghae yang ia kenal, Donghae yang ia lihat sekarang adalah Donghae yang pemurung, berbeda dengan Donghae yang selalu ceria.

Pemandangan Donghae kemudian menghilang setelah Leeteuk kembali menjentikkan jarinya, berganti dengan pemandangan lain yang sama namun dengan orang yang berbeda, orang yang tidak Kyuhyun kenal.

“Siapa dia?” tanya Kyuhyun.

“Dia Kim Kibum, pembunuhmu.” Jawab leeteuk tenang, sedang Kyuhyun telah mengeraskan wajahnya, menatap nyalang pemuda yang ternyata adalah pembunuh dirinya.

“Dia mencintai kekasihmu, dia sangat membenci dirimu yang dapat bersanding dengan seorang yang ia cinta, ia juga penguntit kekasihmu. Lihatlah dinding kamar itu! dipenuhi photo kekasihmu yang diambil secara diam-diam.” Kyuhyun terperangah mendengar penuturan Leeteuk, ia kemudian memperhatikan pemandangan yang ada di dalam kamar itu, hanya ada photo-photo kekasihnya yang diambil saat ia sedang lengah.

“Kekasihmu merasa hidupnya hancur, begitupun dengan pembunuhmu, ia juga merasa hancur kala melihat kekasihmu yang bagai mayat berjalan saat mengantarmu menuju makam. Cinta begitu dahsyat rupanya, dapat membutakan mata hati seseorang, membuat bahagia seseorang juga dapat membuat seseorang merasakan kejamnya dunia, kedua insan itu adalah korban cinta yang terlalu berlebih.” Jelasnya kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya merasa miris dengan keadaan ketiga orang itu kini.

“Dan semua ini terjadi karena kau!”

“Aku?”

“Tapi aku juga korban disini!” lanjut Kyuhyun tidak terima.

“Turunlah ke dunia dan kau akan tahu berapa hati yang sakit karenamu!”

“Aku tidak mengerti!”

Dua orang pemuda kini tengah berada di depan sebuah televisi yang menayangkan liburan mereka bersama seseorang yang telah dipanggil nyawanya. Donghae menangis sesegukan memperhatikan keceriaan Kyuhyun yang masih bisa ia lihat di dalam video documenter tersebut, disampingnya ada Hyukjae yang memandang kosong televisi sesekali mengeratkan rangkulannya pada bahu Donghae yang bergetar.

Kyuhyun yang didampingi Leeteuk memperhatikan keduanya, perlahan Kyuhyun berjalan kemudian terduduk di single sofa di dekat Donghae, ia tatap wajah sembab kekasihnya, dapat ia lihat matanya yang bengkak karena terlalu banyak menangis, membuat Kyuhyun tidak tega melihatnya.

“Makan malam sudah siap tuan.” Lapor salah seorang pelayan di kediaman Lee, Hyukjae mencoba membujuk Donghae namun ditolak olehnya.

“Kau dengarkan?” tanya Hyukaje kemudian pada pelayan tersebut.

Langkah lain terdengar, tatapan Donghae tetap lurus pada televisi yang beberapa meter di depannya, sedang Hyukaje tampak sibuk menenangkan Donghae, hanya Kyuhyun yang menoleh, Siwon rupanya yang datang, ia langsung saja menduduki single sofa yang diduduki Kyuhyun, membuat penghuni(?) sebelumnya terkejut.

“Mau apa kau?” Hyukjae bertanya ketus pada Siwon yang ditanggapi senyuman olehnya.

“Ingin melihat keadaan kalian.” Setelahnya adu mulutpun tidak terelakkan lagi, dimana baik Kyuhyun dan Donghae sudah merasa biasa dengan keadaan ini, keduanya bahkan percaya jika Siwon dan Hyukjae saling menyukai.

“Berisik!” gumam Donghae, ia kemudian beranjak dari ruang tengah menuju kamarnya, Kyuhyun ikut beranjak mengikuti Donghae namun ia kembali berbalik kala mendengar suara pukulan di antara Siwon dan Hyukjae.

“Kau! Katakan! Pasti kau yang telah membunuh Kyuhyun!” kedua tangan Hyukjae kini tengah berada di leher kaus Siwon, memandang nyalang pemuda tampan itu.

“Aku tidak mengerti!” elaknya, Hyukjae menyerigai.

“Aku mendengar pembicaraanmu dengan seorang yang kau perintahkan untuk membunuhnya waktu itu!”

“Dia mati sebelum orangku membunuhnya!” Kyuhyun tertegun, sepupunya berencana membunuh dirinya?

“Jangan bohong!” sergah Hyukjae, Siwon kemudian melepas kasar cengkraman tangan Hyukaje dan balik menatap tajam pemuda bermarga Lee itu.

“Kenapa? kau seperti ini karena kau mencintai kekasih kembaranmu sendiri bukan? Kasihan sekali kau Lee Hyukjae! Kau mencintai orang yang mencintai kembaranmu sendiri!” tantangnya, Hyukjae yang merupakan kembaran tidak identik dari Donghae terpaku, begitupun dengan Kyuhyun yang kini menatap Hyukaje tidak percaya.

“Inikah, inikah yang kau sebut dengan seberapa banyak hati yang sakit karenaku?” Kyuhyun bertanya pada Leeteuk, tak ada jawaban, ia melihat sekeliling mencari sosok malaikat pendampingnya, namun nihil.

Kyuhyun kembali memperhatikan Siwon dan Hyukjae yang masih berada dalam ketegangan, ada pertanyaan lain yang belum Kyuhyun dapatkan jawabannya, alasan Siwon berniat membunuhnya.

“Sampai kapanpun, aku tidak akan rela melihat kembaranku bersanding denganmu!” penekanan di setiap kata Hyukjae lontarkan seraya menatap tajam Siwon yang hanya tersenyum mengejek padanya. Kyuhyun mencelos, jadi Choi Siwon, sepupunya, diam-diam mencintai Lee Donghae, kekasihnya.

~ To Be Continue ~

Bagaimana?

Terasa seperti drama 49days, kurasa, tapi aku akan membuat seberbeda yang kubisa.

Other Post :

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 29 April 2013, in Deep Love, Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 12 Komentar.

  1. Seruuu,,
    tapi aku pikir ini gak mirip sama 49days deh..
    Pas ak baca, aku sama sekali gak kepiran jalan cerita dari 49days.

    Kasian bgt Kyu udah harus mati di chapter pertama. Kibum seorang psikopat ya?

    Minta pw chapter 2 dong #ngarep

    Suka

  2. Keren meski ga biasa baca BL. New reader nih, hehe

    Suka

  3. kak gimana caranya biar dapet pw deep love 2? aku baru baku wp lg, rada bingung -,-

    Suka

  1. Ping-balik: Cover Fanfiction ala Nazimah | Nazimah Agustina

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: