FanFiction Two Male Bride Chapter 7

Super Junior Yesung Brithday by Nazimah Elfish

Title : Two Male Bride

Author : Nazimah Agustina

Pair : KiHae slight KyuHae

Cast : Lee Donghae, Kim Kibum, Cho Kyuhyun, Song Victoria, Lee Hyukjae, Kim Ryeowook, Choi Minho, Park Jung Soo, Kim Heechul, Choi Siwon, Lee Donghwa, Kim Sae Hee.

Genre : Romance, Drama, Hurt/Comfort, Angst

Rating : Teen

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Summary : Pernikahan adalah impian setiap pasangan. Begitupun dengan Donghae, ia mempersiapkan pernikahannya dengan Kibum, namun saat di altar ia malah bersanding dengan Kyuhyun. Kenapa bisa terjadi demikian? Akankah pernikahan itu tetap terlaksana? Dan pertanyaan terbesarnya adalah, Kemana Kibum dihari pernikahannya?

Warning : Gender Switch! Tema yang aku yakin sudah pernah diusung oleh author lain sebelumnya.

.

.

Sebelumnya …

Bagai petir yang menyambar-nyambar di siang hari yang terik, pernyataan Kyuhyun seolah menambah beban yang ada di hati dan pikiran Donghae. Wanita itu tertegun, belum cukupkah hukuman yang ia terima atas pengkhianatan yang dilakukannya? Kehidupannya seolah hancur setelah malam itu, malam dimana Kibum yang menangkap basah dirinya berdua dengan Kyuhyun. Pernikahan yang tidak jelas akan tetap dilaksanakan atau tidak, pekerjaan yang terbengkalai, para investor yang entah masih setia padanya atau telah kabur pada perusahaan lain, atau mungkin ada orang lain yang menggantikan posisinya di perusahaan untuk sementara waktu?

“Kembalilah pada Victoria, Kyu. Aku bisa menyelesaikan masalahku sendiri.”

“Menyelesaikan dengan apa? Menangis meratapi nasib? Itu bukan solusi!” sahut Kyuhyun, Donghae menundukkan wajahnya.

“Eommamu sudah setuju, tinggal kau, sedang Donghwa hyung akan menyetujui semua keputusanmu.” Lanjutnya.

“Maksudmu?” Donghae bertanya karena bingung.

“Kita adakan konferensi pers, memberitahukan rencana pernikahan kita.” Satu kalimat yang keluar dari mulut Kyuhyun yang sulit Donghae percaya.

“Aku tidak mau!” jawabnya tegas, Kyuhyun menghela nafas.

Buk!

“Ap…apa yang kau lakukan?” Donghae bertanya dengan takut, sedang Kyuhyun menjawabnya dengan seringai miliknya.

Chapter 7

 

“Aku tidak mau!” Donghae bersikeras, berbalik menatap Kyuhyun angkuh dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada,” aku tidak mau menikah denganmu!” penekanan ia ucapkan tepat di depan muka Kyuhyun yang menatapnya malas.

“Kau ini egois sekali!” Kyuhyun menjawab yang tidak ditanggapi Donghae, Kyuhyun menghela lalu mengambil sesuatu dari dalam tasnya, sebuah map.

“Ini, bacalah!” ujarnya seraya menyerahkan map berwarna biru itu pada Donghae yang tampak penasaran namun butuh beberapa detik kemudian baginya untuk mengetahui isi dari map tersebut.

Ditatapnya Kyuhyun sekilas yang terduduk di ranjangnya sebelum membuka map yang ada di kedua tangannya, dibuka, diperhatikan secara seksama isi dari map tersebut dan Donghae terlihat syok, bagaimana tidak? Para Investor perusahaannya telah pergi, bahkan yang tetappun hanya beberapa yang masih bertahan, dengan alasan tidak jelasnya nasib perusahaan Lee, tak ada yang memegang posisi kepemimpinan.

“Salah satu alasan Donghwa hyung pulang ke Korea, salah satunya karena ini, gosipmu memang mendongkrak nama perusahaan yang kau pimpin, tapi tidak untuk investor, mereka malah lari!” Kyuhyun memperjelas, “jika kau tidak mau karyawanmu di PHK, lebih baik kau perbaiki dirimu, tata ulang hidupmu, lupakan Kibum.”

“Terimalah aku,” dua kata terakhir Kyuhyun ucapkan dengan gumaman, dimana Donghae yang tampak berpikir, yang dikatakan Kyuhyun ada benarnya, Donghae tidak bisa begini terus jika tidak mau menyusahkan banyak orang, dia tidak mungkin mengorbankan para karyawan yang selama ini telah bekerja untuknya hanya karena masalah pribadi yang dihadapinya.

Tapi, apa tidak ada cara lain selain melupakan mimpinya bersama Kibum? Pernikahan yang diidam-idamkannya? Menjadi nyonya Kim?

“Aku tahu, kau menganggap Kibum seperti pahlawan, dan aku sebagai penjahat. Pahlawan selalu menang dari penjahat, tapi, penjahat juga punya cinta. Penjahatpun memiliki perasaan yang sama seperti pahlawan, penjahatpun ingin membahagiakan orang yang dicintainya.” Kyuhyun menjelaskan panjang lebar, membuat Donghae semakin bingung dibuatnya, ia harus memilih, Kibum atau Kyuhyun? Si artis dalam drama atau artis dalam panggung musik? Cintanya yang sekarang atau cinta lamanya? Menjadi nyonya Kim atau nyonya Cho?

 

BRUK!

Donghae terduduk tepat disamping Kyuhyun, Donghae yang melamun dengan air mata yang menggenang pada kedua pelupuk matanya yang indah, dengan Kyuhyun yang menoleh padanya, dapat dilihatnya jika gadis itu hendak menangis lagi namun, tidak seperti kisah-kisah drama yang biasa ditonton kakaknya, dimana sang lelaki akan memeluk sang wanita jika dalam keadaan seperti ini,  Kyuhyun memilih membiarkan Donghae, gadis itu perlu berpikir meski tidak dapat disebut berpikir juga karena ia hanya menangis, wanita memang cenderung memakai perasaan dalam menghadapi masalah, bukan akal, pikir Kyuhyun yang lalu membiarkan mereka berdua tenggelam dalam kesunyian, terperangkap dalam pemikiran masing-masing.

Lima menit berlalu, ‘sudah waktunya,’ Kyuhyun berucap dalam hati. Ia lalu beranjak, mengatakan pada Donghae jika Donghwa hanya memberikan ia waktu lima belas menit.

Tapi langkah Kyuhyun terhenti kala lengannya dicegat oleh Donghae yang menahannya, “aku mau,” ucapnya kemudian, Kyuhyun yang masih belum berbalik tersenyum senang, tidak sia-sia Kyuhyun meninggalkan karir menyanyinya yang cemerlang di China, meninggalkan Victoria dengan tidak berperasaan, merelakan para fan Kibum menjadi antis dirinya, kesabarannya dalam menghancurkan hubungan Kibum dan Donghae, nyatanya dia? Berhasil.

‘Kuharap kau tidak akan pernah kembali lagi, Kim Kibum!’

“Kau benar, tidakk seharusnya aku mengharap sesuatu yang tidak pasti, mungkin Kim Kibum bukanlah seseorang yang ditakdirkan untukku.” Donghae kembali berucap, kali ini Kyuhyun berbalik, membangkitkan Donghae dari duduknya lalu mendekap erat, “terima kasih, aku mencintaimu.” Gumamnya tepat di telinga Donghae, yang dibalas dengan,

“Aku tahu.” Bukan jawaban yang memuaskan sebenarnya, tapi Kyuhyun tidak mau ambil pusing terlebih dahulu, jika mereka sudah menikah, mau tidak mau Donghae harus kembali mencintainya seperti dulu.

“Ayo kita turun, kita beritahukan berita bahagia ini pada keluarga besar,” ajak Kyuhyun tersenyum manis pada Donghae, menggenggam tangannya erat lalu menuntun gadis itu keluar dari kamarnya menuju keluarga yang telah lama menanti keduanya.

Rupanya Kyuhyun begitu cepat akrab dengan keluarga Donghae, Kibumpun sama namun entah kenapa Kyuhyun lebih mudah diterima, selain karena watak Kibum yang kalem, Kyuhyunpun pernah dekat dengan keluarga ini dulu, terlebih Donghwa yang merupakan lawan Kyuhyun dalam bermain game, jadi bukan masalah besar bagi Kyuhyun untuk mengantongi restu dari keluarga di calon mempelai wanita.

Donghwa pulang ke rumahnya saat jam makan siang, dia yang menggantikan posisi Donghae di kantor, pemuda itu lalu mengintip, kebiasaan lama yang kembali terulang kala Kyuhyun dan Donghae masih berpacaran waktu SMA dulu, kali ini keduanya kembali berpacaran meski dengan cara yang kurang mengenakkan.

Donghwa memperhatikan keduanya, Kyuhyun sedang bermain PSP dengan berbantalkan kedua paha Donghae, sedang Donghae mengusap-usap rambut ikal dan tebal Kyuhyun. Tidak berapa lama setelahnya, Kyuhyun mendongakkan wajahnya, “Hae?” panggilnya.

“Iya?”

“Aku menang lagi.” Kyuhyun mengadu, tersenyum polos seperti anak kecil yang baru saja dibelikan permen oleh ibunya.

“Kau memang hebat, Kyu.” Donghae memuji, memberi cubitan pada sebelah pipi Kyuhyun yang chubby, kembali senyum Kyuhyun merekah, membalas cubitan Donghae juga di pipinya yang membuat Donghae mengaduh kesakitan meski itu bohong, gadis itu tertawa, Kyuhyun lalu bersorak kegirangan dan kembali berkutat pada benda mungil di tangannya, menarikan jemarinya pada tuts-tuts kecil yang ada pada PSP miliknya, sedang Donghae kembali pada kegiatan awal, mengusap surai coklat madu Kyuhyun seraya berpikir, memikirkan Kibum yang belum bisa ia hapus begitu saja dalam memori dan hatinya, dan memikirkan Victoria yang telah ia renggut cintanya.

“Ada yang kau pikirkan?” Lamunan Donghae dibuyarkan oleh pertanyaan Kyuhyun, Donghae menunduk, menatap Kyuhyun yang memandangnya dengan kepala yang masih nyaman berbaring di kedua paha Donghae, dengan senyum manis yang tersemat di bibir Donghae berkata, “aku tidak memikirkan apapun, Kyu.”

“Aku mencintaimu.”

“Aku tahu.” Kyuhyun sedikit merengut dengan balasan ‘aku tahu’ dari Donghae, ia lalu bangkit kemudian memposisikan diri di samping Donghae yang kini memandangnya bingung.

“Jika tidak ada yang kau bicarakan, aku ingin ke kamar dulu.” Donghae berujar lalu bangkit, namun Kyuhyun menariknya hingga Donghae terduduk pada paha Kyuhyun yang mendekapnya erat dari belakang.

“Lepaskan aku.”

“Tidak mau!”

“Huh!” tak ada yang berbicara setelahnya, Kyuhyun sibuk pada aroma yang menguar dari tubuh Donghae dengan dekapan yang semakin ia eratkan, sedang Donghae hanya diam dengan sesekali bergidik karena Kyuhyun yang mengusapkan-usapkan wajahnya pada tubuh Donghae, belum lagi deru nafas milik pemuda tampan itu yang dapat Donghae rasakan dibalik tubuhnya.

Dia balik tubuh Donghae hingga berhadapan dengannya, dikecupnya kasar bibir itu, Donghae tentu terkaget atas tindakan tiba-tiba Kyuhyun terlebih, tatapan marahnya pada Donghae yang bisa dipastikan sebabnya karena Kibum, Kyuhyun tahu jika Donghae belum bisa melupakan Kibum juga tengah memikirkan Kibum saat ini, dan inilah bentuk pelampiasan yang Kyuhyun lakukan.

BRUK!

Donghwa menggeram dibalik tembok tempat ia bersembunyi, kakak mana yang rela melihat adiknya diperlakukan tidak senonoh oleh seorang pria?

“EHM!” Donghwa lalu keluar dari tempat persembunyiannya, menatap Kyuhyun tajam dengan kedua tangan yang terlipat di depan dada. Kyuhyun cepat-cepat bangkit dari tubuh Donghae yang sempat dia penjarakan di bawah tubuhnya, tidak berani menatap Donghwa yang kesal, “maafkan aku, itu, tidak akan pernah terulang lagi.” Kyuhyun berujar dengan kepala yang menunduk, tak lupa pada Donghae yang juga ia ucapkan maaf, yang tidak dijawab oleh si gadis yang juga menunduk, ia bahkan tidak sanggup mengangkat kepalanya hanya sekedar untuk menatap sang kakak, ia merasa terlalu malu menatap Donghwa.

“Aku pegang kata-katamu!” Donghwa menjawab ketus yang lalu dimana ia menatap Donghae dengan tatapan yang melembut, “ayo Hae, ikut oppa!” ajaknya yang langsung saja dituruti oleh Donghae, meninggalkan Kyuhyun seorang diri yang lalu mengacak rambutnya kasar serta merutuki kecerobohannya sendiri dengan kesal.

Keesokan harinya dan acara konferensi pers untuk meluruskan gossip yang beredar di masyarakatpun dilaksanakan, dimana para wartawan sedang menunggu kedatangan Kyuhyun dan Donghae yang akan berbicara langsung mengenai semua yang telah terjadi.

“Anneyoung haseyo!” Kyuhyun mengucapkan salam, Donghae yang berada di sebelahnya hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya kecil sebagai pengganti salam.

“Sebelumnya terima kasih untuk teman-teman dari kalangan wartawan sekalian yang berkenan hadir meliput konfrensi pers ini, kami mengucapkan beribu terima kasih pada pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya konfrensi pers ini.” Kyuhyun berbasa-basi, ia terdiam sejenak, Donghae yang merasa diamnya Kyuhyun sudah terlalu lama lalu menoleh kearahnya.

“Mungkin kalian bingung kenapa saya, Cho Kyuhyun yang berada disamping nona Lee Donghae-sshi sekarang, bukan seorang Kim Kibum yang merupakan kekasih dari Donghae-sshi, benar?” Kyuhyun kembali berbicara, dimana setelahnya suara gaduh mulai terdengar dari karyawan yang berbisik-bisik menebak-nebak apa yang sebenarnya telah terjadi.

“Lee Donghae-sshi akan menjawabnya secara langsung, terima kasih.” Kyuhyun melanjutkan dengan senyuman kecil yang tersungging di bibir, Donghae menatapnya dengan mata yang membulat sempurna, namun ia segera mengubah ekspresinya ketika semua mata hanya tertuju padanya.

“Saya, saya telah berpisah dengan Kibum-sshi,” dan pernyataan itu sukses membuat para wartawan kembali gaduh, berlomba mengajukan pertanyaan untuk Donghae yang lalu dilanjutkan oleh Kyuhyun.

“Meskipun begitu, pernikahan Lee Donghae-sshi akan tetap dilaksanakan dengan mempelai pria bukan Kibum-sshi, melainkan nona Lee Donghae akan menikah dengan saya, Cho Kyuhyun.” Kyuhyun melanjutkan dengan percaya diri, sontak saja awak media semakin terkaget dan gencar membidik Kyuhyun dan Donghae yang berada di depan mereka.

Klik!

Victoria mematikan televisi yang tengah mempertontonkan acara konferensi tersebut, ia menangis kala teringat Kyuhyun yang memutuskannya secara sepihak, membuat keluarganya malu karena pernikahan yang dibatalkan padahal, undangan telah tersebar. Victoria bahkan tidak habis pikir jika Kyuhyun akan membawa dia ke Korea hanya untuk Donghae, berkarir di Korea hanyalah kedok agar ia diizinkan label pulang ke Korea.

Sementara itu …

“APA? Ini tidak mungkin!” seorang gadis muda mengerucutkan bibirnya kala melihat liputan tersebut, sedang seorang yang lain meraih remote televisi yang tadinya dipegang si gadis.

Klik!

Televise itu kemudian mati, seorang yang mematikannya lalu duduk di sebelah si gadis dengan majalah di tangannya, “kau? Bisa-bisanya kau duduk tenang disini sedangkan calon istrimu akan menikah dengan orang lain? M.E.N.I.K.A.H!!!” ia menekankan kata menikah dengan sangat jelas di telinga Kibum, membuat si pemilik telinga jengah.

“Jika kami berjodoh, dia pasti akan kembali padaku.” Jawabnya santai kembali dengan mata yang tertuju pada majalah di tangannya, matanya lalu membidik sebuah jas, Kibum tersenyum sembari jemarinya menelisik gambar jas tersebut, sebuah jas yang dipakai ketika acara pernikahan.

“Aahhh,, Donghae eonnie bahagia sekali dapat menikah dengan Kyuhyun oppa! Apa kurangnya dia? Tampan, suara emas, romantis, aah!” si gadis muda menyahut, membuahkan lirikan malas Kibum yang tidak berniat memberi komentar.

“Tapi bagaimana dengan Victoria eonnie? Bukannya Kyu oppa dengan Vic eonnie juga akan menikah?” Kibum seketika menoleh, ‘benar juga’ batin Kibum berkata.

“Apa ada berita tentang Victoria, Sae Hee?” Kibum lalu bertanya pada Sae Hee, adiknya yang menetap di L.A, ya, Kibum memang memilih luar negeri sebagai tempat ia menenangkan diri.

“Aku belum melihatnya, oppa.” Sae Hee menjawab, Kibum lalu beranjak, sebelumnya berkata, “berhenti mengagumi Cho Kyuhyun! Kau kan tahu dia yang merusak hubunganku dengan Donghae!” pada Sae Hee yang mengerucutkan bibirnya, “jadi, aku harus mengagumimu gitu?” balasnya setelah sang kakak hilang dari pandangan matanya.

Donghae termangu, ia tidak tahu keputusannya sudah benar atau tidak, yang ia tahu Kyuhyun yang menggantikan tempat Kibum kini, dan itu terasa berbeda meski Kyuhyun berusaha agar ia merasa bahagia.

“Ayo kita kencan.”

“Apa?”

“Iya, kencan. Aku ingin menghapus bayangan Kibum secara perlahan dari dirimu, untuk itu kita kencan!” Kyuhyun tersenyum, memggenggam tangan Donghae lalu mengecupnya.

“Aku mencintaimu.” Dan Donghae hanya tersenyum menanggapi seraya ikut menggenggam tangan Kyuhyun.

Ceklek

“Oppa?” Panggil Sae Hee yang memasuki kamar Kibum, terlihat Kibum yang tengah berbaring dengan posisi terlentang pada kasurnya.

“Hmm?”

“Oppa benar-benar rela Donghae eonnie menikah dengan Kyuhyun oppa?” Sae Hee kembali memastikan, Kibum menggeleng.

“Tapi mereka benar-benar akan menikah tepat di hari pernikahan kalian!” Sae Hee memberitahu, Kibum terdiam.

“Oppa bilang tadi tidak rela, kenapa begini? Sesuka-sukanya aku pada Kyuhyun oppa, Kibum oppa tetap kuutamakan, aku tidak mau punya seorang oppa yang pengecut!”

“Kalau aku jadi Donghae eonnie, aku pasti bingung sekali karena calon suamiku menghilang entah kemana, padahal pernikahan kami semakin dekat, belum lagi Kyuhyun oppa datang membawa angin segar, aku pasti akan melakukan seperti yang Donghae eonnie lakukan! Untuk itu oppa harus kembali!”

“Kau tidak mengerti!”

“Apa lagi yang harus kumengerti? Oppa ingin menghukum Donghae eonnie? Sudah cukup oppa! Donghae eonnie sudah cukup menderita!”

~ To Be Continue? ~

Cahp ini full KyuHae, memang sih, mau END-kan FF lama tapi susah, masih ada yang belum tertuang jadi malas banget mau END.

Yang menggreget chap depan, gak bohong deh saya.

Artikel Terkait :
Artikel Terkait :

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 11 Juni 2013, in Two Male Bride and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

  1. mungkin Kibum nyari waktu yang tepat buat ngerebut Hae lagi kali ya??
    l

    Suka

  2. kpn kibum kmbli?

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: