[Ficlet] Special Cake

SPECIAL CAKE COVER FANFIC SPECIAL KIHAE DAY

Ting tong!

Ceklek

“Pagi!” ketika pintu coklat didepannya telah terbuka, ia menyapa dengan ceria pemilik apartement.

“Pagi! Hoaahhhmm!” sahut si pemilik apartement dengan mata sayu dia, Donghae melenggang masuk begitu saja dengan belanjaan yang ada di dekapannya. Donghae melangkah menuju dapur, diletakkannya kantung besar coklat pada meja dapur.

“Kau yakin?” si pemilik apartement, Kibum bertanya lalu menguap, Donghae mengangguk cepat juga, “tentu saja!” membuat Kibum tersenyum.

Title : Special Cake

Author : Nazimah Elfish

Pair : only KiHae

Cast : Lee Donghae and Kim Kibum

Rating : Kids+

Genre : Drama, Fluff and Romance

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Warning! : BOYSLOVE! KIHAE COUPLE! CANON! SUPER JUNIOR FANFIC! Don’t like? Don’t read.


 

Kibum membantu Donghae mengeluarkan bahan-bahan membuat kue yang akan mereka buat bersama untuk mengisi waktu luang yang begitu berharga bagi keduanya mengingat jadwal di dunia hiburan yang sama-sama padat.

“Untuk bahan kulit, 300 gram tepung terigu rendah protein, 250 gram margarin, 100 gram gula halus, 50 gran tepung maizena, 4 butir kuning telur, 1 sendok makan susu bubuk, dan seperempat sendok teh garam halus.” Donghae membaca bahan-bahan membuat kue yang ada di buku resep dengan Kibum yang memilah bahan-bahan tersebut.

“Tidak ada susu bubuk.” Ujar Kibum, Donghae menyernyit lalu menepuk keningnya, “aku lupa membelinya!” Kibum lalu berjalan mendekati kulkas dan mengeluarkan sekotak susu cair, “masih bisa menggunakan ini bukan?” tanyanya pada Donghae yang memiringkan kepalanya sejenak lalu menimpali, “tidak masalah deh!”

Keduanya lalu mulai bekerja sama dalam membuat kulit dari kue yang mereka inginkan, semua bahan mereka campur sesuai petunjuk. “Sekarang membuat selai nanas, yang kita perlukan yaitu ada euum, 500 gram nanas, 150 gram gula pasir, dan seperempat sendok teh  garam halus.”

“campur semua bahan selai di dalam panci, aduk rata. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih, kental dan berwarna kuning kecoklatan. Angkat dan dinginkan.” Donghae membaca langkah-langkah membuat selai, sedang Kibum melakukan apa yang diperintahkan oleh Donghae.

“Campur tepung terigu, tepung maizena, gula halus, susu bubuk dan garam. Aduk rata, tambahkan kuning telur, margarin. Aduk hingga terbentuk adonan yang dapat di pulung.”

“Ambil setengah sendok makan adonan, bentuk bulat pipih. Letakkan setengah sendok teh selai nanas. Gulung.”

“Bisakah lebih pelan?” Kibum memprotes karena dia merasa Donghae terlalu cepat membaca, Donghae menanggapinya dengan cengiran dan,”maafkan aku, aku terlalu bersemangat, ehehehe. Perlu diulangi?”

“Yang membentuk adonan, apa saja langkahnya tadi?” dengan sigap Donghae membaca kembali buku resep di tangannya yang ditanggapi tawa kecil Kibum yang merasa itu lucu.

“Atur adonan yang telah dibentuk diatas Loyang kue kering beroleskan margarin. Oleskan bagian atasnya dengan bahan olesan dan taburi keju parut.”

“Aku mau membantu!”

“Boleh saja.” Jawab Kibum dimana Donghae melipat lengan bajunya lalu mulai mengolesi kue setelah itu menaburinya dengan parutan keju. Ditengah kegiatan mereka, niat usil terlintas di pikiran Kibum dimana di detik lain, “yak!” Donghae berteriak karena Kibum yang malah mengoleskan olesan kue pada wajahnya.

Kibum tertawa lalu kembali pada kegiatan awalnya. Donghae tidak mau kalah, dibalas sama oleh Donghae, keduanya tertawa sesekali menyantap olesan dan parutan keju tersebut.

“Panggang didalam oven dengan temperature 160 derajat C selama 25 menit, atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecoklatan. ” Donghae meletakkan buku resep dan memperhatikan Kibum yang membuka oven lalu memasukkan kue-kue tersebut ke dalamnya serta mengatur suhu di dalam oven tersebut.

“Dan, selesai!” Kibum menepuk-nepuk kedua tangannya puas, “lalu setelah ini kita melakukan apa?” bertanya pada Donghae yang mengerutkan kening, “maksudmu?”

“Ayo kita tidur!” merangkul Donghae menuju kamar dia, “waktunya kurang dari setengah jam, kalau kue kita hangus bagaiamana?” bertanya pada Kibum yang tidak peduli dan tetap menyeretnya menuju kamar.

“Kibummie!”

“Buat yang baru kalau begitu.” Kibum menjawab enteng dimana ia merebahkan dirinya kembali pada kasur sedang Donghae tetap dengan posisi berdirinya. “Ahahahahaha!” tawa Kibum pecah ketika pinggangnya digelitiki oleh Donghae yang juga ikut tertawa.

“Kena kau!” Kibum berujar tidak lupa seringai tercetak jelas di wajahnya ketika berhasil menggulingkan posisinya saat ini, dimana Donghae yang berada di bawah tubuhnya mengangkat sebelah alis.

“Lalu?” menantang dengan seringai yang juga ia perlihatkan pada Kibum yang gemas.

“Ahahahahahahhah!” sekarang Donghae yang tertawa karena gelitikan Kibum pada pinggangnya hingga permukaan kedua alat vital yang bersentuhan, menimbulkan erangan pelan yang mengalun di bibir mereka.

Namun keadaan tersebut tidak berlangsung lama dimana Donghae yang teringat akan kue mereka dan,

PLAK!

Menampar Kibum yang Donghae yakini sudah di otaknya sudah berisi hal-hal ‘ini’ dan ‘itu’.

“Untuk apa itu?” bertanya kesal pada Donghae yang tersenyum bak seorang anak kecil tanpa dosa, “aku tidak mau acara membuat kue kita berantakan karena sifat mesummu itu!” mendorong kening Kibum pelan dengan jari telunjuknya lalu tertawa.

“Ayo kita buat minuman!” setelah bangkit lalu menyeret Kibum yang mengikuti ogah-ogahan.

“Kau mau rasa apa, Bummie?” Kibum diam, Donghae menoleh padanya lalu,

CHUP!

“Jangan ngambek lagi, oke?” bujuknya setelah mengecup singkat bibir pria yang lebih muda satu tahun darinya itu, Kibum tetap diam dimana Donghae yang lalu beranjak menuju kulkas setelah berujar, “baiklah, aku mau mengambil buah-buahan untuk dijadikan juice dulu!”

“Eiits! Tunggu! Biar aku saja yang ambilkan!” Donghae mengerutkan kening, ‘kenapa cepat sekali berubahnya?’ batinnya seiring dengan Kibum yang melangkah menuju kulkas dan mengambil buah-buahan yang sebelumnya telah dipotong-potong.

Setelah buah-buahan tersebut dimasukkan ke dalam blender, Donghae hendak menambahkan susu kental manis ke dalamnya namun dicegat oleh Kibum yang mengatakan, “jangan mencampur buah dengan susu!”

“Kenapa?”

“Susu dapat menghilangkan gizi yang ada pada buah, lebih baik campur dengan madu saja!” jawab Kibum sembari menuangkan madu yang dibiarkan oleh Donghae.

“Heeuumm, baunya enak!” komentar Donghae ketika nastar ala Kibum dan Donghae telah berada di hadapan mereka. Saat ini keduanya berada di depan meja dimana mereka duduk bersebelahan ditemani sepiring besar kue nastar dan dua gelas juice.

“Masih ada lagi!” Kibum menginterupsi Donghae yang hendak mengambil satu buah nastarnya, “apalagi?” tanya Donghae namun Kibum lebih dulu beranjak dari tempatnya.

“Wow!” Komentar Donghae ketika dilihatnya Kibum yang membawa sebuah kue berkrim putih berhiaskan potongan stroberi di sisi dan atasnya.

“Happy KiHae day! Selamat hari jadi kita berdua!” ujar Kibum menatap Donghae yang berucap, “jadi ini rahasia dalam kulkas eoh?”  pada Kibum yang tertawa, “special cake, for you.”

“Kau membuatnya sendiri?” lanjutnya namun tidak menunggu jawaban Kibum, ia langsung saja mencolek krim dan mencomot stroberi, “enak!” lalu mengambil pisau untuk  memotong.

“Kau saja yang makan pertama!”

“kau yang membuat ini, jadi kau yang pertama!”

“Kau saja!”

“Kau!”

“Begini saja, kita makan bersama, bagaimana?” Kibum memberi saran yang diiyakan Donghae, dimana beberapa saat kemudian terlihat adegan suap-menyuap diantara keduanya.

“Kurang manis!” komentar Donghae setelah menelan kue tersebut.

“Karena kau kurang suka makanan manis, lagipula wajahmu jauh lebih manis!” sahut Kibum membuat Dongae tertawa, “kau benar!” jawabnya membenarkan pernyataan Kibum.

“Sekarang kita coba nastar ala KiHae!” Donghae berujar semangat mencomot kue tersebut diikuti Kibum yang mencicipinya juga.

“Enak!” komentar keduanya bersamaan lalu tertawa.

~ THE FINAL ~

Bagaimana?

Happy KiHae day for all KiHae Shipper!!!!! Aku tidak tahu apa di Korea sana ada nastar apa gak, LOL.

Gak tahu juga jatuhnya ini FF gimana mengingat saat ini aku lebih fokus ke dunia editing photo yang otomatis udah tidak seaktif dulu dalam dunia FF baik membaca dan menulis, yang jelas I love KiHae! #pelukciumKiHae

BACA JUGA

TULISAN TERBARU

Kait kata : KiHae Couple, KiHae fanfic, Cerita Cinta KiHae, Kibum Donghae FF, Kibum top Hae bottom, Nazimah Elfish, pernikahan tanpa cinta, ff KiHae, Super Junior Indonesian Fanfiction, drabble ficlet romance, kihae ff terbaru, kihae boyslove genderswitch, boyxboy, hae as the girl, canon, general, yaoi, shoneun-ai, imagination

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 12 September 2013, in Drabble and Oneshoot, Fanfiction and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 6 Komentar.

  1. Mau tau jatohnya? SUPER SWEET!!! :-D:-D

    Suka

  2. astga kibum msh jg sempet2x brpkran mesum.untng hae cpt tnggp klw g kue x kan bs gosong

    Suka

  3. aaaa~ sumpah mereka manis banget, Kihae :* tapi itu? Si kibum masih aja mesum nya kagak hilang, tapi…. Suka suka suka mesumnya kibum asalkan sama donghae.. Wkwk

    -HappyKihaeDay Untuk kihae shipper semuanya-🙂 #TebarBunga

    Suka

  4. KYAAAAAA SO FLUFFY.. DAN KOCAK BANGET HAHAHAHA KIBUMMIE TETEP YEE PERVERTNYA CKCKCK. Berasa mau lebaran ih bikin nastar xixixi. I like it!! Loved KiHae <3<3<3

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: