[Ficlet] Give me A Chance

give me a chance cover fanfic kihae kyuhae oneshoot ficlet drabble kibum yang mengamati donghae dari jauh indonesian kyuhyun super junior couple

give me a chance cover fanfic kihae

Terlihat seorang pemuda berjalan menghampiri sebuah pohon besar, secara reflex ia menggapai badan pohon tersebut, kepalanya mengengok ke samping pohon, memandang seseorang di sebrang jalan dengan teduh. Lengkungan indah tercipta di wajah pemuda itu melihat seseorang yang membuatnya jatuh ke dalam jurang cinta itu meski dari kejauhan.

Tangannya menengadah begitu merasakan percikan-percikan air yang mengenai kepala dan pundak, “gerimis,” gumamnya, dia kembali menoleh melihat sesorang tadi yang juga melakukan hal yang sama. Gerimis semakin deras, membuat si pemuda berinisiatif untuk menghampiri dia yang berada di sebrang jalan.

Title : Give Me A Chance

Cast : Kim Kibum, Lee Donghae, and Cho Kyuhyun

Pair : KiHae

Author : Nazimah Agustina

Rating : Kids

Genre : drama, romance, general, school life

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa

Summary : tentang Kibum yang setia menatap Donghae dari kejauhan.

Warning : Super Junior Fanfiction! KiHae Couple! Boyslove! Shoue-ai! Don’t like don’t read!

 

Nazimah Agustina | KiHae Graphic Art

 

Namun niat hanya tinggal niat, ada orang lain yang memberikan payung pada dia yang dicintai Kibum –pemuda yang bersembunyi di balik pohon- Donghae tersenyum cerah setelah mendongak, dia menoleh ke samping dan mendapati seorang pemuda tinggi berambut coklat madu yang juga tersenyum dengan indah padanya.

“Ayo pulang,” ajaknya, Donghae mengangguk kemudian dua anak adam itu beranjak dari depan kampus Donghae, berjalan beriringan diselingi canda tawa. Kibum masih membeku di tempatnya, baru saja dia ingin melepaskan mantelnya untuk menaungi dia dan Donghae, membelah hujan berdua dalam tawa pasti sungguh menyenangkan.

Esok hari berjumpa, Kibum kembali amati Donghae yang saat ini terduduk dalam perpustakaan. pemuda manis itu membaca sebuah buku humor yang membuatnya sesekali mengeluarkan gelak tawa yang membuat Kibum tersenyum tanpa sadar. Kibum masih menatap Donghae dari balik rak buku hingga senyumnya memudar ketika ada orang lain yang menghampiri Donghae, dia tersenyum menyambut orang itu lalu mulai mengeluarkan candaan-candaan yang ia dapat dari buku yang tadi di bacanya, spertinya Donghae dan orang itu tengah bermain teka-teki.

Kibum dilanda penasaran, siapa dia? Kenapa dia selalu bersama Donghae?

Flash back

Kibum masih sibuk dengan buku di tangannya, tatapannya menelusuri tiap baris yang termuat di dalam halaman tiap halaman hingga dirasanya ada orang lain yang terduduk di sampingnya. Kibum tidak bergeming, masih setia pada bacaannya hingga sepasang mata itu melirik ke samping ketika indera pendengarnya menangkap senandung kecil dari penumpang baru bus itu.

Seorang pemuda berparas manis dengan sepasang headset di kedua telinganya, tampak ia yang memejamkan kedua mata dengan bibir yang bernyanyi pelan. Kibum masih memperhatikan dia, buku di tangannya kini telah terabaikan, terganti dengan mengamati pahatan sempurna pada wajah pemuda di sampingnya ini.

Flash back END

Kibum tersenyum sesaat mengingat awal pertemuannya dengan Donghae, saat ini dia tengah terduduk di sebuah bangku, wajahnya menatap ke depan memperhatikan permainan yang sejak beberapa menit lalu telah dimulai.

Kibum mengukir senyum ketika benda bulat itu menggelinding dari kaki satu ke kaki lainnya, saat ini dia tengah menyaksikan permainan futsal dimana Donghae menjadi salah seorang pemain. Di keningnya mengucur deras buliran keringat namun pemuda manis itu tersenyum hangat, dia menyukai prmainan futsal.

Dada Kibum bergemuruh ketika Donghae menoleh ke arahnya dan tersenyum, apa? Iya! Dia tersenyum pada Kibum yang membeku namun Kibum tidak cukup bodoh, Donghae seperti melihat …

Pemuda itu lagi…

Kibum mencelos, pemuda yang beberapa kali dilihatnya bersama Donghae ada di belakangnya. Tidak mungkin juga Donghae tersenyum pada Kibum, kenal saja tidak pikir Kibum miris. Lima belas menit telah habis begitupun permainan babak pertama. Donghae berlari kecil menghampiri si pemuda yang juga berjalan ke arahnya, dia tersenyum sembari menyerahkan sebotol air mineral pada Donghae yang menerimanya dan langsung meneguknya hingga tersisa setengah.

Hari berikutnya tiba, masih dengan Kibum yang mengikuti Donghae di dalam kampus. Keduanya ternyata bersekolah di tempat yang sama meski berbeda jurusan, Kibum mengambil kelas seni drama sedangkan Donghae mengambil seni tari. Dengan mengendap Kibum memperhatikan latihan dance yang tengah berlangsung, semakin mengagumi Donghae yang bergerak dengan indah dan lenturnya. Buliran keringat menambah kesan gairah dalam gerakan pemuda manis itu yang sesekali tersenyum hingga matanya menyipit, menari adalah nafas dari pemuda Lee tersebut.

Kibum perlahan namun pasti semakin mengetahui sosok Lee Donghae, sosok yang berhasil menarik perhatiannya hanya karena senandung kecil, sosok yang membuatnya tersenyum bahkan hanya ketika mengingat makhluk manis di dalam bus tersebut, sosok yang membuat hari-hari Kim Kibum lebih berwarna.

Beberapa hari berlalu, Kibum menghela sambil memasukkan barang-barangnya ke dalam tas ketika dosen telah keluar kelas. Dirinya berjalan gontai hingga mata yang berbingkai kacamata persegi panjang itu berbinar cerah menatap Donghae yang kini memakai kemeja biru kota-kotak, celana jins hitam ketat, juga tatanan rambut berponi yang membuatnya terlihat semakin imut.

Pemuda tampan berbaju merah itu tidak dapat mengendalikan jantungnya ketika si pemuda manis malah berjalan ke arah dia yang menggaruk belakang kepalanya. Donghae dengan buku di tangannya tampak mengangkat sebelah tangann, Kibum lagi-lagi merasa ada yang janggal dan benar saja tidak jauh di belakangnya, pemuda yang biasa bersama Donghae berjalan dengan senyum merekah di bibir tebalnya.

“Bagaimana kuliahmu?” salah seorang diantaranya membuka percakapan.

“Seperti biasa, hanya mengeluarkan suara-suara tinggi.” Balasnya malas, si lawan bicara tertawa renyah lalu berceloteh ria yang tidak menyadari Kibum yang sedari tadi memperhatikan keduanya.

Kita masih membicarakan Kim Kibum sampai saat ini, Kim Kibum yang bahkan belum memperkenalkan diri pada Lee Donghae, bagaimana pemuda manis itu dapat mengetahui kehadirannya selama ini jika kenal saja tidak eoh?

Hari ini Kibum memakai kaos putih berlapiskan kemeja biru tua corak hitam yang melekat pas di tubuhnya, mata elangnya kembali membidik sosok Donghae yang tampak manis semakin manis dengan kaos kuning cerah dengan poni yang masih menutupi keningnya.

Kibum terus saja tersenyum di tempat masih dengan sepasang maniknya yang mengikuti pergerakan Donghae hingga manik itu membulat sempurna ketika Donghae memutuskan menyebrang jalan dengan kurang hati-hati.

CKIIIIITTTTT!!!

Perhatian para mahasiswa teralih pada jalan raya, terdapat sebuah mobil yang menabrak tiang listrik sementara Donghae nampak syok. Pemuda itu menatap Kibum yang merengkuh dia posesif. Dapat dia dengarkan irama jantung Kibum yang memompa cepat dan kuat.

“Te…terima kasih.” Tergagap Donghae berucap, mengembalikan Kibum dari rasa ketakutannya tadi. Pemuda Kim itupun tersadar lalu melepaskan Donghae dari dekapannya, suasana mendadak canggung hingga, “kau tidak apa-apa?” Donghae tersenyum manis seraya menggeleng, “terima kasih telah mdenolongku euumm…”

“Kibum, namaku Kim Kibum.” Mengulurkan tangannya yang Donghae sambut juga, “Donghae, Lee Donghae.”

“Hyung, kau tidak apa-apa?” dengan nafas terengah seorang pemuda yang biasa Kibum lihat bersama dengan Donghae menghampiri lalu bertanya pada Donghae yang mengacak surai pemuda yang lebih tinggi darinya, “hyung tidak kenapa-kenapa kok.” Lalu tatapannya beralih pada Kibum yang tersenyum canggung.

“Kyuhyun kenalkan ini Kibum-shhi, dan Kibum-sshi kenalkan ini Kyuhyun, adikku.” Kibum terdiam sepersekian detik hingga dia tersenyum lebar mendapati fakta jika pemuda bersurai coklat madu itu bukan kekasih Donghae.

Kesempatan Kim Kibum untuk mendapatkan hati seorang Lee Donghae semakin besar bukan? Dan Kibum berjanji akan memperjuangkan rasa cintanya ini sampai akhir.

The Final

BUAHAHHAHAHAHAH #ketawanistabarengkyuhyun, kejam ya saya? Ini ceritanya gantung pakai banget!!!!! Sequel? Kalau banyak yang mau siih, kekekekek. Mind to Comment???

Related Posts :

Kibum, kihae, donghae, kyuhyun, super junior, boyslove, drama, romance, general, kids

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 21 Agustus 2014, in Drabble and Oneshoot, Fanfiction and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada [Ficlet] Give me A Chance.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: