[KiHae Ficlet] Sweet Kiss

sweet kis cover fanfiction kihae kibum donghae romance drama fluffy canon datanglah padaku dan akan kubisikkan secara rahasia padamu nazimah

sweet kis cover fanfiction kihae kibum donghae romance drama fluffy canon datanglah padaku dan akan kubisikkan secara rahasia padamu nazimah

: Sweet Kiss

Cast : Lee Donghae and Kim Kibum

Pair : KiHae

Author : Nazimah Agustina ( @NazimahElfish )

Genre : Romance, Drama, Fluffy, Poetry

Rating : Teen

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa, SMEnt, orang tua, diri mereka sendiri serta fans.

Summary : datanglah padaku dan akan kubisikkan secara rahasia padamu …

Warning! BOYSLOVE! CANON! SUPER JUNIOR FANFIC!

 

Saat ini dia tengah menatap refleksi diri pada cermin yang tepat di depan tubuhnya, memerlihatkan wajah rupawan yang cukup muda meski usianya kini hampir memasuki kepala tiga.

Lekuk bibir tipis itu menyunggingkan lengkungan ke atas nan indah, kedua manik indah itupun hampir tertutup karena lebarnya senyum tersebut. Perhatiannya pada cerminpun teralih oleh ponsel pintarnya yang bergetar, “datanglah padaku…” isi pesan itu yang membuatnya tertawa.

Dia –yang biasa disebut donghae- kembali menilik pada cermin, memperbaiki tatanan rambut serta merapikan sedikit kemeja juga tersenyum sebelum mengambil ponselnya lalu meninggalkan dorm.

Ah ada yang lupa! Penyamaran, dengan enggan ia mengambil kacamata hitam, topi, masker, serta jaket lalu memakainya dengan cepat. Bagaimanapun juga dia tetap member boyband kenamaan Asia dan agensi tempat dia bernaung kini tengah menjadi sorotan tajam – tentu bukan hal baik-  publik sejak awal 2014 dimulai dari berita kencan rekannya yaitu YoonA SNSD dengan seorang aktor sekaligus penyanyi Lee Seung Gi hingga Oktober lalu tentang keluarnya Luhan dari EXO, jangan lupakan hubungan Sungmin –rekannya di Super Junior- dengan aktris musikal Kim Sa Eun yang terbongkar, ah ya mereka menikah akhir tahun ini, ucapkan selamat untuk Sungmin dan Saeun ^^.

Donghae berjalan cepat, jam menunjukkan pukul sebelas lewat dua puluh menit. Untuk kalangan idol sepertinya berkencan di malam yang larut sudah biasa, justru jika merka berkencan di siang hari itu akan menarik perhatian jadi ya harus pintar-pintar mengatur waktu.

“Tergesa-gesa sekali.” Komentar dia yang tengah menyenderkan diri pada kap mobil, Donghae tersenyum kecil lalu berjalan lebih lambat menghampirinya. “Bulan bersinar dengan indah malam ini.” Donghae merespon setelah mengikuti arah pandangan sang lawan bicara yang menatap langit, dia mengangguk.

“Kurasa kau lebih bersinar.” Tanggap dia yang membuat Donghae tertawa, “aku terpaku olehmu.” Balasnya dengan senyum manis, Donghae tidak akan melupakan jika Lee Donghae adalah member paling romantis di Super Junior.

“Sinarmu hanya menyinariku,” Kibum menyahut, terfokus pada mata Donghae yang senantiasa bersinar jenaka. Donghae masih tersenyum dengan kepulan asap keluar dari mulutnya pertanda suhu yang rendah, “apa kita akan disini saja?” Tanya Donghae, dia sebenarnya takut akan paparazzi yang bisa saja menangkap gambar mereka. Donghae tidak akan lupa jika YoonA, Sooyoung, Tiffany, Taeyeon, Baekhyun, Sulli, dan Sungmin terbongkar hubungan asmaranya tidak jauh-jauh dari kata mobil seperti ini.

“Kenapa kau begitu cemas?” Kibum bertanya santai sembari menyesap colanya disambut delikan tajam Donghae. “Oke-oke kita pergi.” Kibum pun mengalah, Donghae berjalan cepat memutar untuk memasuki kursi penumpang.

Donghae bahkan tidak dapat menghitung dengan jarinya sudah berapa tahun dia bersama dengan Kibum, kesepuluh jarinya tidaklah cukup, mungkin sudah dua belas tahun mereka bersama sejak Kibum bergabung dengan SMEnt untuk trainee, entahlah Donghae tidak ingat dengan pasti.

Meskipun sudah selama itu tetap saja rasa malu itu tetap ada bahkan lebih besar insetitasnya, jantungnya berdetak kencang ketika melihat Kibum terutama senyum itu.

Donghae membuang nafas pelan, tanpa sadar dia tersenyum. Saat ini dia hanya berdua dengan Kibum di dalam mobil. Dia masih mengembalikan detak jantung yang bertalu-talu di dalam rongga dadanya, ‘apa Kibum mendengar ya?’ tanyanya dalam hati. Dia melirik pada seseorang disampingnya, kembali rasa malu itu menjalar pada dirinya, pipinya merona.

Mobil itu berhenti di tepi Sungai Han yang terkenal akan keindahannya itu, sungai yang terkenal sebagai tempat romantis. Kibum menatap Donghae, “oke, jadi kenapa kau menatapku terus tadi?”

Eh…

Donghae terkesiap, langsung menghapakan diri pada kibum yang tersenyum tampan –yang sangat menyebalkan di mata Donghae. Donghae membuka mulut lalu menutupnya lagi, persis seperti ikan yang kehilangan air.

Kibum kembali tersenyum lembut lalu mengusap rambutnya pelan, “kita turun atau disini saja?” tanyanya sembari melihat sekitar.

“Disini saja!” Donghae menjawab cepat.

Hening …

Tidak ada pembicaraan selama beberapa menit, Kibum menghela nafas untuk memecah kesunyian.

“Cium aku!” Kibum mengangkat sebelah alis mendengar permintaan yang lebih cocok disebut perintah itu. Perlahan lelaki yang lebih muda mendekat, memisahkan jarak diantara keduanya yang merupakan moment yang ditunggu baik donghae ataupun Kibum yang sudah saling merindu sejak lama.

Beberapa inchi lagi dan pergerakan itu terhenti karena Donghae yang berbisik, “aku selalu merasa kau adalah mimpiku, aku lemah dengan hatimu yang lembut. Tapi, aku berani berlari ke pelukanmu sejak itu hingga sekarang.” Kibum terdiam pada pengakuan itu sebelum rasa hangat dirasakannya pada bibir tebal miliknya, Donghae lebih dulu menyambar bibirnya.

Keduanya menikmati ciuman tersebut dengan tenang, saling melumat dengan santai seperti mereka akan terus seperti ini selamanya. Kibum menyesap manisnya bibir Donghae laksana permen kapas. Sedangkan Donghae melumat bibir Kibum yang terasa seperti caramel. Ciuman keduanya begitu lembut dengan kedua mata tertutup menikmati afeksi nyata ini.

Donghae melepas tautan bibir keduanya dengan senyuman lembut bertepatan dengan Kibum yang berucap pelan, “ini seperti, hatiku telah jatuh pada mantra ajaibmu. Akan kutunjukkan sebelum malam ini berakhir jika aku mencintaimu.”

Donghae hanya dapat menyunggingkan senyum terbaiknya untuk menyampaikan rasa bahagia yang membuncah dalam dada. Kepalanya terdongak sebentar lalu membalas, “aku belum pernah merasakan ini sebelumnya. Perasaan yang menggoyah tubuh dan jiwaku. Aku sempat berpikir jika aku memiliki penyakit jantung karena jantung ini yang terus berdetak dengan cepat dan kuat, kemudian aku sadar jika aku seperti itu tiap aku berdekatan denganmu.” Donghae nyengir menyelesaikan kalimatnya, Kibumpun tertawa kecil.

Kibum menyahut, “Hanya aku dan dirimu sekarang di mimpi special kita. Akan kukatakan padamu secara rahasia jika hanya kamulah yang ada di dalam hatiku selama ini.”

THE FINAL

Ehehehe, jangan timpuk gueee!!! Ini yang buat kangen KiHae, buat yang suka KiHae. Salam author KiHae!

Other post :

Donghae, kibum, kihae, super junior, fluff, poetry, romance, boyslove, teen

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 14 Desember 2014, in Drabble and Oneshoot, Fanfiction and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. Aku kangen kihaeeeee lagiiii ini baguuss❤

    Suka

  2. Nada Kurnia Adilla

    Bahasanya bagus banget. Aku sukaaaa. Ditambah ff-nya yg gak kepanjangan/pendek:)

    Suka

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: