[Ficlet] Rose Flower (Flower For Donghae)

 

rose flower super junior kihae irene red velvet suho exo romance cover fanfic fluff drama korean Kibum dengan terpaksa harus membeli bunga untuk Donghae sebagai permintaan maaf dan dia tidak menyesal akan hal itu

rose flower super junior kihae irene red velvet suho exo romance cover fanfic fluff drama korean Kibum dengan terpaksa harus membeli bunga untuk Donghae sebagai permintaan maaf dan dia tidak menyesal akan hal itu

Dahi Kibum tampak berkerut risih, tiga garis semakin nyata muncul disana menandakan keraguan yang begitu dia tunjukkan, belum lagi dengan beberapa pejalan kaki yang memandangnya geli dan bingung, Kibum menghela nafas lalu memasuki toko bunga setelah memupuk rasa percaya dirinya.

Title : Rose Flower (Flower For Donghae)

Author : Nazimah Agustina

Cast : Kim Kibum, Lee Donghae, Kim Joonmyeon (Suho EXO), Bae Joohyeon (Irene Red Velvet)

Pair : KiHae (Kibum and Donghae) slight SuRene (Suho and Irene)

Rating : Kids

Genre : Drama, romance, fluff, poetry

Disclaimer : Tuhan Yang Maha Esa, SMEnt, orang tua, diri mereka serta fans.

Summary : Kibum dengan terpaksa harus membeli bunga untuk Donghae sebagai permintaan maaf dan dia tidak menyesal akan hal itu.

Waring! Super Junior Fanfic! KiHae Couple! Gender Switch!

Ting!

Terdengar suara lonceng yang begitu manis ketika Kibum membuka pintu toko tersebut, semerbak harum bunga memenuhi penciumannya ketika itu juga. Reflex ia tersenyum menatap hamparan beraneka ragam bunga di depan mata.

“Kau yang berdiri disana tadikan?” Kibum menoleh pada florist yang memakai kemeja merah jambu namun berwarna lembut, Kibum memandang dengan sebelah alis terangkat karena florist didepannya ini adalah seorang pemuda.

“Ekhm.” Kibum berdeham untuk menutupi rasa malu. Benar, dia berdiri di depan toko bunga seperti orang bodoh selama sepuluh menit tadi. Kibum memperhatikann sang florist yang masih setia tersenyum geli untuknya.

Hemm, mari kita lihat! Pemuda ini berwajah rupawan, tidak begitu tinggi, berkulit putih, juga memiliki bibir tipis, ah ya Kibum menilai jika florist di depannya ini mirip dengan aktor yang tengah naik daun saat ini yaitu Choi Siwon, sangat mirip malah seolah-olah keduanya kakak beradik, atau memang benar florist yang bernametag Joonmyeon itu adik sang superstar yang kaya raya itu? Terka Kibum membatin.

“Kau ingin membeli bunga? Aku bisa membantumu.” Tawar sang florist ramah masih dengan senyum yang meneduhkan. Kibum mengangguk lalu mulai berjalan melewati sang florist sembari memperhatikan bunga-bunga cantik di kiri dan kanannya.

“Untuk kekasihmu?” Joonmyeon bertanya dijawab anggukan singkat oleh Kibum tanpa menoleh, dia menyapukan pandangan lalu terfokus pada tumpukan bunga mawar yang ada di pojok, kakinya melangkah kearah sana.

Mawar merah adalah mawar paling populer diantara mawar lainnya, dia memiliki makna cinta, kecantikan, kebenaran, penghormatan, keberanian, romantisme dan selamat.” Joonmyeon menjelaskan secara lancar dan singkat, Kibum mengangguk-angguk mengerti lalu bertanya, “bagaimana dengan mawar putih?”

Joonmyeon tersenyum sejenak lalu kembali melanjutkan, “mawar putih terlihat cantik dan bersih bukan?” tanyanya, Kibum mengangguk sedikit membuat sang florist tertawa kecil.

Simbol mawar putih adalah cinta sejati, kesungguhan, kelembutan, kesucian dan kerendahan hati.” Kibum berdecak, “menemukan bunga pilihanmu?” sang florist bertanya lagi, Kibum tersenyum sembari menyesap aroma mawar berwarna merah jambu.

Selama ini Kibum memang tidak pernah memberikan bunga untuk kekasihnya, dia pikir hanya membuang-buang uang saja, jangan mengira Kibum pelit loh! Dia punya pendapat sendiri tentang bunga, jika kita memberikan bunga hari ini kepada pasangannya maka besok paling sudah layu jadi itu hal mubazir bukan? Kibum lebih suka memberikan hadiah barang yang lebih tahan lama seperti buku, pakaian, atau tas pada Donghae, kekasihnya.

Mawar pink melambangkan penghargaan, kebahagiaan, kekaguman, kelembutan, dan kasih sayang.” Joonmyeon menghela sejenak, dia ini sudah sering membantu percintaan orang lain tapi dia sendiri belum mendapat pasangan, dasar jones –jomblo ngenes #digeplak.

Kibum menggeleng-gelengkan kepalanya frustasi. Mawar merah, putih, dan pink itu sudah terlalu mainstream pikirnya jadi dia tidak mau memberikannya pada Donghae yang begitu istimewa di hatinya. Matanya kembali menelisik lalu terjatuh pada sekumpulan berwarna orange yang tampak begitu segar, dia membawa diri kesana dan menginterupsi Joonmyeon agar tidak menjelaskan makna dari bunga itu.

“Aku ingin ini. Siapkan lima belas tangkai untukku.” Kibum berujar mutlak, Joonmyeon tersenyum lalu menanggapi, “pilihan tepat. Mawar oranye jarang ditem idan tidak begitu populer namun begitu memiliki makna dalam yang membuat siapapun yang menerima mawar ini akan merasa istimewa.” Kibum tersenyum senang, setidaknya bunga yang istimewa untuk orang yang istimewa bukan?

Sementara itu …

Donghae bergerak-gerak gelisah di atas kasurnya, gadis berambut coklat itu mermas-remas ujung kemejanya lalu kepalanya tertoleh pada adik sepupu yang sibuk membaca majalah fashion.

“Kau yakin ini akan berhasil, Irene?” Donghae bertanya resah pada sang sepupu yang terduduk tak jauh dari kasur. Irene menutup majalahnya lalu tersenyum pada sang sepupu, “tentu saja, kekasihmu itu tidak romantis sama sekali, dua tahun berpacaran tapi tidak pernah memberimu bunga.” Sungutnya lalu kembali membaca majalah fashion sesekali mendecak ketika menaksir barang-barang yang dilihatnya.

Donghae tampak merenung. Sebenarnya Kibum tidak sepenuhnya tidak romantis sih, hanya terlalu logis. Dia kurang bisa mengerti perasaan wanita tentang keindahan dan hal klasik, Kibum adalah seorang yang penuh dengan suatu ilmiah.

Dua hari lalu Kibum lupa menjemputnya di club dance dan Donghae hanya mau memaafkan kekasih yang lebih muda setahun itu dengan memberinya bunga –atas saran Irene si gadis pencinta warna merah muda sama seperti Tiffany. Terdengar sepele memang tapi Kibum berkali-kali menolak permintaan Donghae dengan alasan pemborosan yang membuat Donghae merengut.

Ponsel pintarnya lalu bergetar, Kibum memberinya pesan singkat berupa, ‘temui aku di taman kota setengah jam lagi.’ Donghae tersenyum lalu, “Kibum mengajakku bertemu.” Berujar riang pada Irene.

“Benarkah unnie? Berdandanlah yang cantik, aku akan membantumu. Kau kan tahu jika aku ini seorang ulzzang.” Irene melompat-lompat kecil bak kangguru, adik sepupunya yang cantik itu memang masih anak SMA yang penuh dengan keceriaan.

Setelah siap dengan penampilannya, Irene menyelipkan buku tentang bunga ke dalam tas Donghae. Dia tersenyum menatap sang kakak sepupu lalu memberinya semangat dan menyuruhnya cepat pergi menemui sang kekasih. Sebenarnya dia juga akan menemui gebetan sih.

Donghae terduduk pada kursi panjang di taman kota, sepertinya Kibum belum datang dan untuk membunuh kebosanan dia membuka-buka buku yang diselipkan Irene tadi. Beberapa menit berlalu dan Kibum sudah duduk disamping Donghae dengan senyum lebarnya.

Laki-laki itu memberikan Donghae sebuket bunga mawar berwarna orange, sang gadis berkerut lalu melayangkan Tanya, “apa florist yang memilihkannya?” Kibum menggeleng dengan masih tersenyum lebar, Donghae ikut tersenyum seraya mengambil buket tersebut lalu menghirupnya perlahan.

Gadis itu lalu menyambar buku bahasa bunga yang ada di samping tubuhnya, dia mencari-cari makna dari bunga tersebut hingga matanya terpaku pada sebuah halaman, wajahnya merah padam dan itu menghidupkan rasa penasaran dalam diri Kibum.

“Apa maknanya?” Kibum bertanya, Donghae menoleh dengan wajah masih memerah, ‘ah manisnya’ Kibum membatin.

“Artinya…” Kibum menaikkan sebelah alis ketika Donghae tidak melanjutkan kalimatnya namun tersenyum lebar dan malu. “Apa aku salah memilih bunga?” Donghae menggeleng cepat.

Bunga mawar berwarna orange memiliki pesan ‘aku ingin kamu menjadi bagian dalam hidupku.’ Warna jingga melambangkan gelora cinta yang menggebu, kekaguman yang besar, dan haus akan cinta.” Sesaat setelahnya Donghae mengecup pipi Kibum sekilas, “terima kasih.” Gumamnya dengan mata penuh gembira.

Kibum terdiam beberapa detik, rasanya Kibum rela membeli ribuan tangkai bunga beragam jenis demi melambungkan hati sang kekasih, wanita memang menyukai hal klasik seperti bunga dan puisi yang selama ini menurut Kibum adalah sesuatu yang bodoh dan boros.

Kini dia sadar jika cinta dan bahagia tidak dengan harus logika dan barang-barang mewah yang biasa dia berikan untuk Donghae, nyatanya wanita lebih menghargai hal-hal sederhana seperti nyanyian dan juga setangkai bunga yang cantik juga sedikit rayuan picisan lainnya.

Kibum kecup kening Donghae lama lalu berbisik, “tidak perlu berterima kasih. Aku berjanji akan terus membuatmu tersenyum selamanya.” Bisiknya membuahkan senyuman Donghae lalu keduanya berpelukan erat dengan atmosfer kebahagiaan yang memancar.

Dilain tempat tampak Irene yang memandang gugup lelaki yang membelakanginya, dia berdeham untuk mengalihkan perhatian sang lelaki yang tengah menatap sekumpulan anak kecil bermain bola.

“Maaf aku terlambat, apa kau sudah menunggu lama?” tanyanya gugup, sang lelaki tersenyum menenangkan lalu menggeleng, dia menyerahkan setangkai berwarna merah muda, menyebabkan lengkungan indah pada wajah cantik Irene yang bernama senyuman.

“Terima kasih Joonmyeon.” Ungkapnya, dia mengerti arti bunga itu. Mawar berwarna pink juga memaknai sebagai perasaan sebatas kagum, belum menunjukkan perasaan cinta yang mendalam, ucapan terima kasih kasih sebagai sahabat.

Tapi disisi lain Joonmyeon tampak gugup dengan air wajah Irene yang sepertinya memang mengerti, dia cukup kecewa dengan mawar pink yang diberi Joonmyeon.

“Kurasa kita perlu saling mengenal satu sama lain terlebih dulu.” Joonmyeon memecah keheningan yang ada. Irene memandangnya lalu tersenyum, “Ya kau benar.” Dimana Irene mengingat jika warna pink juga bisa menjadi tanda bahwa doi menyukai dirinya dan mulai terjun dalam gelombang cinta.

~ The Final ~

\thanks to someone yang telah menyuruhku berkali-kali untuk membaca bahasa bunga, untuk slight pair aku memilih Suho EXO dan Irene Red Velvet dengan ending yang cukup gantung.

Other posts :

Kihae, kibum, donghae, fluff, kids, romance, poetry, drama, Irene, suho, exo, red velvet, genderswitch

About agustinazimah

Nazimah Agustina | 24 Aug 1995 | East Borneo | Indonesia | SMTown Lovers | KiHae Shipper | Donghae Biased | Artworker

Posted on 28 Mei 2016, in Drabble and Oneshoot, Fanfiction and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Bagaimana menurut anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: