Arsip Blog

[JaeYong Fic] Between Love and Ambition Chapter 1

jaeyong2

 


Tit!

“Tuan Lee Taeyong ada disini.” Lapor sekretaris pribadi yang ada di luar ruangannya.

“Persilakan dia masuk!” tanggap Jaehyun setelah terdiam selama beberapa detik.

.

“Apa kau sibuk?” Taeyong berbasa-basi pada Jaehyun, Jaehyun bangkit dari kursi kerjanya menuju satu set sofa yang ada di sisi meja.

“Tidak, ada apa kau menemuiku?” balasnya kemudian mempersilakan Taeyong duduk. Pria itu memilih duduk di sofa panjang, memberi celah kosong pada Taeyong untuk duduk di sampingnya, namun pemuda itu lebih memilih single sofa yang ada di kiri Jaehyun.

“Begini, aku ingin bertanya, apa kau serius pegelaran musim nanti segala urusannya diserahkan padaku?” tanyanya, terdapat keraguan di dalam perkataannya tadi. Jaehyun terdiam beberapa saat, ia kemudian menatap Taeyong yang bahkan tidak mau menatapnya.

“Tentu saja, Lee Taeyong!” jawabnya tersenyum membuat Taeyong langsung menatapnya dengan mata berbinar.

“Terima kasih, terima kasih, ini seperti mimpi tapi bagaimana bisa?” balas Taeyong yang tidak bisa menyembunyikan kesenangannya namun masih ragu, dia sadar diri jika kemampuannya tidak sebagus itu sampai dapat tanggung jawab pagelaran busana di perusahaan konveksi besar ini. Dia sadar juga jika karyawan lain sering bergunjing di belakang dirinya karena direktur mereka –Jung Jaehyun- terlihat jelas memiliki ketertarikan lain pada Taeyong.

“Jika kau mau mampir ke ranjangku mungkin?” Jaehyun berkata main-main, dia memangku sebelah tangannya pada pipi sembari memperhatikan ekspresi Taeyong yang terkejut. Read the rest of this entry

Iklan

[Ficlet] KIBUM MATI ?!

Donghae itu suka sekali dengan Kibum. Saking sukanya, Donghae rela merengek terus-terusan pada adik tirinya hanya untuk mengais informasi tentang Kibum, apapun tentang Kibum Donghae selalu ingin tahu tapi dia tidak berani bertatap muka langsung dengannya setelah pertemuan pertama mereka, membuat adik tirinya mendecih sebal.

“Aku tidak tahu!” Mark memprotes, sebal pada Donghae yang mengganggu permainan gitarnya.

“Masa kau tidak tahu Minhyung-aaaa, sha sha sha?” Donghae beraegyo ala seorang member girlband rookie yang ditontonnya beberapa hari lalu guna merayu Mark yang merengut tidak suka.

“Pokoknya aku tidak tahu, PERGI DARI KAMARKU!” Mark meraung, mendorong Donghae untuk keluar, dia benci aegyo, sungguh! Read the rest of this entry

[Request] Fanfiction Cover Season 5

[Request] Fanfiction Cover Season 5

Assalamualaikum wr.wb.

Saya kembali dating dengan poster-poster fanfiction hasil request, gak terasa sudah chapter lima aja, ehehehe. Silakan melihat-lihat siapa tahu bisa jadi inspirasi :

SCARFT CHEN EXO KIM JONGDAE jika mencintaimu adalah kesalahan maka aku tak akan menyesal nay misaki romance sad romance (2)

Title : Scarft

Author : Nay Misaki

Cast : Kim Jong Dae ( Chen EXO M )

Genre : sad and romance

Summary : jika mencintaimu adalah kesalahan maka aku tak akan menyesal

Read the rest of this entry

[Request] Fanfiction Covers Season 3

[Season 3] Fanfiction Covers

Assalamualaikum wr.wb.

Setelah sebelumnya saya memposting [Request] Fanfiction Covers Season 2 beberapa waktu lalu, kali ini saya melanjutkan kembali postingan tentang cover-cover yang pernah saya buat untuk orang lain sebagai kenang-kenangan.

Selamat melihat-lihat!

can't read your mind cover fanfic yeoja yang mampu membaca pikiran namun tidak dapat melakukannya pada namja yang dia cinta lee donghae romance supranatural fantasy moon geum yoong

can’t read your mind cover fanfic

Title : Can’t read Your Mind

Storyline : Yasinta Dyah A.M.

Genre : Romance, Fantasy, Supranatural

Summary : Kisah seorang Yeoja yang mampu membaca pikiran namun tidak dapat melakukannya pada namja yang disukainya karena dihalangi oleh perasaan cinta.

 

Read the rest of this entry

[Ficlet] Like A Love

LIKE A LOVE yoona kibum donghae kihae yoonhae yoonbum cover fanfiction super junior snsd seperti cinta tapi bukanlah cinta hanya rasa kagum yang kamu rasakan padaku selama ini, aku sendiri telah memiliki kekasih

Dia terduduk lama di kursi panjang, ditemani danau kecil yang berada beberapa meter di depan dia serta sebuah pohon rindang yang melindunginya dari terik mentari di siang ini. Dia mendongak, mencoba menatap matahari namun urung ia lakukan sebab cahayanya yang terlebih dulu menyakiti mata.

Drrt… drrttt…

Ponsel yang bergetar, membangunkan lamunan dia serta meneteskan sebutir Kristal dari kedua pelupuk mata indah itu. Ponsel putih berada tepat disamping tubuhnya, tidak langsung dia angkat panggilan itu melainkan dia pandangi hingga getar yang berhenti dengan sendirinya. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: